Ikatan Penerbit Indonesia
Topik artikel ini mungkin tidak memenuhi kriteria kelayakan organisasi dan perusahaan. (Juni 2022) |
IKAPI | |
| Singkatan | IKAPI |
|---|---|
| Tanggal pendirian | 17 Mei 1950 |
| Pendiri | Sutan Takdir Alisjahbana, M. Jusuf Ahmad, Ny. A. Notosoetardjo |
| Jenis | Asosiasi profesi |
| Tujuan | Memajukan industri penerbitan buku dan literasi nasional |
| Kantor pusat | Gedung IKAPI, Jalan Kalipasir No. 32, Cikini, Jakarta Pusat 10340, Indonesia |
Wilayah layanan | Indonesia |
Jumlah anggota | 2.512 penerbit buku (per 2025) |
Bahasa resmi | Indonesia |
Ketua Umum | Arys Hilman Nugraha |
Badan utama | Dewan Pengurus Nasional |
| Afiliasi | International Publishers Association (IPA), Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) |
| Situs web | www |
| Catatan | Penyelenggara Indonesia International Book Fair (IIBF), IKAPI Awards, dan program literasi seperti Mudik Asyik Baca Buku (MABB) |
Ikatan Penerbit Indonesia adalah perhimpunan profesi penerbit buku di Indonesia yang didirikan pada tanggal 17 Mei 1950 di Jakarta. Pendirian Ikatan Penerbit Indonesia dipelopori oleh Sutan Takdir Alisjahbana, M. Jusuf Ahmad, dan Achmad Notosoetardjo dalam rangka nasionalisasi perhimpunan setelah kemerdekaan Negara Indonesia. Asas dan prinsip yang diterapkan oleh Ikatan Penerbit Indonesia adalah asas Pancasila, gotong royong dan kekeluargaan.[1][2]
Sejarah
Setelah kemerdekaan Negara Indonesia diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, para pendiri negara berusaha menasionalisasikan segala perserikatan dan perusahaan asing yang ada di Indonesia. Sutan Takdir Alisjahbana, Mochammad Jusuf Ahmad, dan Ahmad Notosoetardjo mengambil inisiasi untuk menyatukan para penerbit buku yang ada di Indonesia ke dalam satu perhimpunan. Oleh karenanya, dibentuklah Ikatan Penerbit Indonesia pada tanggal 17 Mei 1950.
Setelah Ikatan Penerbit Indonesia terbentuk, maka diadakan rapat untuk menentukan para pemangku jabatan. Hasil rapat menetapkan Achmad Notosoetardjo sebagai Ketua dan Sutan Takdir Alisjahbana sebagai wakil ketua, sedangkan Machmoed ditetapkan sebagai sekretaris, M. Jusuf Ahmad sebagai bendahara, dan John Sirie sebagai komisaris. Para pendiri Ikatan Penerbit Indonesia terdiri dari empat belas penerbit.[1]
Panca Daya
Ikatan Penerbit Indonesia memiliki satu rumusan cita-cita pendirian organisasi yang ditetapkan pada 4 Juli 1956. Rumusan ini dikenal dengan nama Panca Daya Ikatan Penerbit Indonesia. Panca Daya ini dibuat sebagai bentuk komitmen dan dukungan dalam rangka mencerdaskan bangsa Indonesia, memajukan perbukuan nasional, dan mendukung perkembangan perpustakaan di Indonesia.[1]
Rumusan Panca Daya Ikatan Penerbit Indonesia yaitu:[1]
- Pendirian perpustakaan desa sebagai bentuk usaha memperluas kesempatan membaca dan meningkatkan jumlah pembaca.
- Pengembangan penerbitan buku pendidikan dan pengajaran dengan menggratiskan biaya alat pengajaran.
- Penyebarkan karya cipta sastrawan indonesia melalui ekspor hak cipta dan ekspor buku.
- Perlindungan hak cipta serta penerbitan buku-buku universitas dan buku-buku kesusastraan.
- Pengembangan industri grafika untuk keperluan pencetakan buku.
Peran
Ikatan Penerbit Indonesia didirikan sebagai bentuk sumbangan aktif bagi pendidikan dan peningkatan peradaban Indonesia. Dengan demikian, peningkatan literasi nasional menjadi tujuan utamanya. Tujuan ini terkhusus lagi ditujukan bagi kehidupan publik dan perkembangan industri penerbitan buku. Dalam rangka mencapai tujuannya, Ikatan Penerbit Indonesia menjalankan fungsi sebagai sarana dan pusat komunikasi, informasi, konsultasi, advokasi. Selain itu, Ikatan Penerbit Indonesia juga berfungsi memberikan pelatihan untuk industri penerbitan buku di Indonesia.[3]
Secara umum, peran Ikatan Penerbit Indonesia berperan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penerbitan buku dan memperjuangkan kepentingan anggota dan industri penerbitan buku di Indonesia. Pada skala nasional maupun internasional, Ikatan Penerbit Indonesia berperan dalam menjalin kerja sama dengan pemangku kepentingan dalam bidang penerbitan buku dan turut berkontribusi dalam kegiatan-kegiatannya. Selain itu, Ikatan Penerbit Indonesia juga berperan dalam pengelolaan acara hukum dan kegiatan lain yang sejalan dengan dengan asas Pancasila, gotong royong, dan kekeluargaan.[3]
IKAPI Awards
IKAPI Awards adalah bentuk apresiasi kepada penulis, pegiat literasi, dan insan perbukuan yang berprestasi dalam menggerakkan industri penerbitan buku di Indonesia. Penghargaan ini diselenggarakan secara rutin setiap tahun sejak 2010, biasanya bersamaan dengan pembukaan Indonesia International Book Fair (IIBF).[4]
IKAPI Awards mencakup beberapa kategori, seperti Writer of the Year, Book of the Year, Children's Book of the Year, Literacy Promoter, dan Rookie of the Year.[5]
Penghargaan ini menilai kualitas karya, dampaknya terhadap masyarakat, serta penerimaan pembaca. Penulis yang pernah menerima penghargaan diantaranya termasuk J.S. Khairen, dr. Andreas Kurniawan Sp.KJ, dr. Meta Herdiana Hanindita, Jerome Polin, Maman Suherman, Sapardi Djoko Damono, Ajip Rosidi, Pidi Baiq, Tascha Liudmila dan Ikku Nala.[6][7]
Melalui IKAPI Awards, IKAPI berupaya memajukan literasi nasional, mendukung kreativitas serta motivasi penulis, dan meningkatkan kualitas industri penerbitan buku di Indonesia. Penghargaan ini juga menjadi sarana untuk mempromosikan karya-karya berkualitas kepada masyarakat luas.[8]
Berikut ini daftar penerima penghargaan IKAPI Awards sejak tahun 2010:[9]
Penerima Penghargaan IKAPI Awards
| Kategori | Nama Penulis/Penerima | Tahun |
|---|---|---|
| Writer of the Year | J.S. Khairen | 2024 |
| Book of the Year | dr. Andreas Kurniawan Sp.KJ | 2024 |
| Children's Book of the Year | Tascha Liudmila dan Ikku Nala | 2024 |
| Literacy Promoter | Maman Suherman | 2024 |
| Writer of the Year | Maya Lestari Gf | 2023 |
| Book of the Year | Alvi Syahrin | 2023 |
| Children's Book of the Year | Andina Subarja | 2023 |
| Literacy Promoter | Roosie Setiawan | 2023 |
| Writer of the Year | Ary Nilandari | 2022 |
| Book of the Year | Leila S. Chudori | 2022 |
| Rookie of the Year | Chandra Bientang | 2022 |
| Literacy Promoter | Atalia Praratya | 2022 |
| Writer of the Year | Marchella FP | 2021 |
| Book of the Year | Eka Aryani | 2021 |
| Literacy Promoter | Firdaus Umar Dt. | 2021 |
| Writer of the Year | Meta Herdiana Hanindita | 2020 |
| Book of the Year | Eka Aryani | 2020 |
| Rookie of the Year | Jerome Polin Sijabat | 2020 |
| Literacy Promoter | Ajip Rosidi | 2020 |
| Lifetime Achievement | Sapardi Djoko Damono | 2020 |
| Writer of the Year | Pidi Baiq | 2019 |
| Book of the Year | Henry Manampiring | 2019 |
| Rookie of the Year | Fiersa Besari | 2019 |
| Literacy Promoter | Firman Venayaksa | 2019 |
| Writer of the Year | Rhenald Kasali | 2018 |
| Book of the Year | Dee Lestari | 2018 |
| Literacy Promoter | Pustaka Bergerak Indonesia | 2018 |
| Writer of the Year | Pidi Baiq | 2017 |
| Book of the Year | Retno Hening | 2017 |
| Literacy Promoter | Najwa Shihab | 2017 |
| Writer of the Year | Tere Liye | 2016 |
| Book of the Year | Dee Lestari | 2016 |
| Literacy Promoter | Anies Baswedan | 2016 |
| Book of the Year | Eka Kurniawan | 2015 |
| The Best Supporting Media | Harian Republika | 2015 |
| Book of the Year | Hanum Salsabiela Rais & Rangga Almahendra | 2014 |
| Literacy Promoter | Tri Rismaharini | 2014 |
| Writer of the Year | Ippho Santosa | 2013 |
| Book of the Year | Tjahja G. Adiredja | 2012 |
| The Best Supporting Media | Harian Media Indonesia | 2012 |
| Writer of the Year | Ahmad Fuadi | 2011 |
| Literacy Promoter | Gola Gong | 2011 |
| Writer of the Year | Andrea Hirata | 2010 |
| Lifetime Achievement | Jacob Oetama | 2010 |
| Jagoan Baca Cilik | Umay | 2010 |
Pimpinan
Pada awal pendirian Ikatan Penerbit Indonesia terdapat 5 jabatan penting yang menjadi pemimpin organisasi yaitu Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Komisaris. Berdasarkan kesepakatan para pendiri, Achmad Notosoetardjo ditetapkan sebagai Ketua dan Sutan Takdir Alisjahbana sebagai Wakil Ketua. Jabatan sekretaris diberikan kepada Machmoed dan jabatan Bendahara diberikan kepada M. Jusuf Ahmad. Sedangkan jabatan Komisaris diberikan kepada John Sirie.[1]
Berikut daftar Ketua Ikatan Penerbit Indonesia di tiap periode:[10]
| Periode | Ketua |
|---|---|
| 1950-1954 | Acmad Notosoetardjo |
| 1954-1959 | Acmad Notosoetardjo |
| 1959-1963 | Drs. Hazil Tanzil |
| 1963-1965 | M. Hoetaoeroek, S.H. |
| 1965-1968 | M. Hoetaoeroek, S.H. |
| 1968-1973 | H. Machmoed |
| 1973-1976 | Ajip Rosidi |
| 1976-1979 | Ajip Rosidi |
| 1979-1981 | Ismid Hadad MPA |
| 1982-1983 | Ismid Hadad MPA |
| 1981-1982 | Rahmat M.A.S. |
| 1983-1985 | Drs. Azmi Syahbuddin |
| 1985-1988 | H. Rozali Usman, S.H. |
| 1988-1993 | H. Rozali Usman, S.H. |
| 1993-1998 | H. Rozali Usman, S.H. |
| 1998-2002 | Drs. Arselan Harahap |
| 2002-2006 | Ir. Makhfudin Wirya Atmaja, M.M. |
| 2006-2010 | Setia Dharma Madjid |
| 2010-2015 | Dra. Lucya Andam Dewi, M.Si. |
| 2015-2020 | Ir. Rosidayati Rozalina MM |
Unit Usaha
Akademi dan Penerbitan Sastra Indonesia
Pada tahun 2012, Ikatan Penerbit Indonesia mendirikan Akademi dan Penerbitan Sastra Indonesia. Akademi ini didirikan sebagai tempat pendidikan, pembelajaran dan pelatihan literasi, serta penulisan dan penerbitan buku. Akademi ini dapat diakses oleh para penerbit, penulis, editor, akademisi, praktisi media, dan masyarakat umum.[11]
Borobudur Agency
Borobudur Agency merupakan agen penerbitan Ikatan Penerbit Indonesia yang memberikan bantuan promosi dan lisensi hak cipta konten Indonesia ke mancanegara kepada para penulis dan penerbit buku di Indonesia. Buku yang dipromosikan meliputi kategori bacaan populer dan bacaan nonfiksi. Bacaan populer berupa buku anak dan remaja, buku bergambar, buku masakan, buku busana muslim, buku gaya hidup, komik dan novel. Sedangkan buku nonfiksi berupa buku ilmu sosial, buku ilmu seni, buku ilmu budaya Indonesia, dan buku ajar. Borobudur Agency juga melakukan promosi perangkat lunak digital interaktif. Agen penerbitan asing dan penerbit buku menjadi mitra kerja dari Borobudur Agency.[12]
Referensi
- ^ a b c d e "Sejarah IKAPI | IKAPI". Diakses tanggal 2020-06-12.
- ^ UNAIR. "Anggota IKAPI". Direktori Online Vokasi Unair | Diakses pada 17 Juni 2025
- ^ a b "Tujuan, Fungsi dan Peran Organisasi | IKAPI". Diakses tanggal 2020-06-12.
- ^ Sandi, Elisabeth Diandra. (29 September 2020). "Berkat “Mantappu Jiwa”, Jerome Polin Raih Penghargaan IKAPI Awards". Kompas.com | Diakses pada 17 Juli 2025
- ^ IKAPI. (30 September 2024). "Peraih Ikapi Awards 2024". Ikapi.org | Diakses pada 17 Juli 2025
- ^ Antoni, Siri. (26 September 2024). "Novelis asal Minang, JS Khairen raih dua penghargaan bergensi". Antaranews.com | Diakses pada 17 Juli 2025
- ^ Mediana. (28 September 2020). "Ikapi Awards Kembali Diberikan kepada Penulis Muda". Kompas.id | Diakses pada 17 Juli 2025
- ^ Hutapea, Erwin. (5 September 2019). "Ikapi Award 2019, Ini Daftar Pemenangnya". Kompas | Diakses pada 17 Juli 2025
- ^ IKAPI. (13 Juni 2023). "Peraih Ikapi Awards dari Tahun ke Tahun". Ikapi.org | Diakses pada 17 Juli 2025
- ^ "Ketua IKAPI Per Periode | IKAPI". Diakses tanggal 2020-06-12.
- ^ "ALINEA IKAPI | IKAPI". Diakses tanggal 2020-06-12.
- ^ "BOROBUDUR AGENCY | IKAPI". Diakses tanggal 2020-06-12.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


