Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Alasannya ialah: Tulisan yang dihasilkan oleh ChatGPT ini perlu dirapikan. (Juni 2025) |
Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia atau disingkat ILMAGI merupakan perhimpunan pergerakan mahasiswa gizi seluruh Indonesia. Berbeda dengan perhimpunan mahasiswa gizi nasional lainnya, anggota ILMAGI merupakan himpunan organisasi jurusan atau program studi (prodi) dari universitas yang memiliki jurusan atau prodi gizi dan sejenisnya. Tujuan pembentukan organisasi ini adalah untuk menyatukan gerakan mahasiswa gizi dalam satu wadah yang terpadu, menyeluruh, dan sistematis guna mewujudkan cita-cita bersama dengan tetap menjunjung tinggi etika profesionalisme. Hingga 2025, ILMAGI telah beranggotakan 47 anggota resmi dan akan terus bertambah.
Sejarah
Gagasan awal pendirian ILMAGI muncul pada 25 Februari 2005 dalam sebuah acara pelepasan mahasiswa gizi Universitas Diponegoro (UNDIP). Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari Universitas Indonusa Esa Unggul (UIEU) (sekarang Universitas Esa Unggul) dan Universitas Brawijaya (UB), sementara Universitas Gadjah Mada (UGM) berhalangan hadir. Masing-masing kampus mengirim dua delegasi, kecuali UNDIP sebagai tuan rumah yang mengirim lima orang. Dalam pertemuan tersebut disepakati untuk membentuk sebuah organisasi nasional bagi mahasiswa gizi.[1]
Langkah awal ini kemudian ditindaklanjuti dengan komunikasi intensif melalui internet, seperti net meeting dan mailing list, untuk mempersiapkan kongres nasional. Kongres pertama diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada pada 23–24 Juli 2005, dan dihadiri oleh delegasi dari UIEU, UGM, UNDIP, dan UB.[1]
Kongres ini menghasilkan beberapa keputusan penting:[1]
- Menyepakati nama organisasi: Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia (ILMAGI)
- Merumuskan rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)
- Membentuk struktur organisasi
- Menetapkan agenda Musyawarah Nasional (MUNAS) pertama untuk pengesahan AD/ART, pemilihan Sekretaris Jenderal, penetapan anggota, dan pembahasan atribut serta iuran organisasi
Musyawarah Nasional Pertama
MUNAS I ILMAGI diselenggarakan pada 17–19 Februari 2006 di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari UNDIP, UEU, UGM, UB, serta dua peserta peninjau dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Agenda utama MUNAS adalah pengesahan AD/ART dan pemilihan Sekretaris Jenderal pertama ILMAGI.[1]
Setelah melalui sidang yang intensif selama dua hari, AD/ART ILMAGI resmi disahkan. Proses pemilihan Sekretaris Jenderal berlangsung cukup alot.[1] Tiga calon yang diajukan adalah:
- Ananda Rinata (UGM)
- Himma Adieni (UNDIP)
- Gemala Qurbani (UB)
Persaingan ketat terjadi antara Himma Adieni dan Ananda Rinata. Karena pemungutan suara tidak menghasilkan mayoritas mutlak, diusulkan metode lobbying langsung antara kedua calon. Akhirnya, Himma Adieni terpilih sebagai Sekretaris Jenderal pertama ILMAGI.[1]
Hasil lengkap MUNAS I meliputi:
- Pengesahan nama ILMAGI
- Pengesahan AD/ART ILMAGI
- Penetapan anggota tetap (UEU, UGM, UNDIP, UB) dan calon anggota (UMS)
- Pemilihan Himma Adieni (UNDIP) sebagai Sekretaris Jenderal
- Pembentukan Pengurus Harian Nasional dan Dewan Pertimbangan Agung
- Penetapan atribut organisasi dan besaran iuran anggota
- Pembentukan Dewan Formatur, terdiri dari perwakilan tiap kampus pendiri
Masa Kevakuman dan Musyawarah Luar Biasa
Pasca pembentukan kepengurusan pertama, ILMAGI mengalami masa kevakuman selama dua tahun. Tidak ada kegiatan terorganisasi yang terlaksana sebagaimana direncanakan dalam agenda awal. Minimnya koordinasi dan tidak aktifnya struktur organisasi membuat roda organisasi berhenti berjalan.
Melihat kondisi tersebut, pada tahun 2008 Himpunan Mahasiswa Gizi Universitas Gadjah Mada mendesak penyelenggaraan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) untuk menyelamatkan ILMAGI dari keterhentian. Muslub ini dihadiri oleh delegasi dari UGM, UNDIP, UB, dan Universitas Indonesia Esa Unggul (UIEU), serta peserta peninjau dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Indonesia (UI), yang kemudian resmi bergabung sebagai anggota tetap.
Muslub berlangsung selama dua hari dan melalui mekanisme musyawarah mufakat, forum secara kolektif menunjuk Muhammad Iqbal Basagili sebagai Sekretaris Jenderal ILMAGI yang kedua.
Kepengurusan awal terdiri dari posisi Sekretaris Jenderal, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, serta beberapa kepala departemen seperti Informasi dan Komunikasi (Infokom), Sumber Daya Manusia (SDM), Hubungan Masyarakat (Humas), dan Advokasi.
Di bawah kepemimpinan Iqbal, ILMAGI mengusung semangat baru melalui slogan "Change for Better", yang terinspirasi dari buku Re-code Your Change DNA karya Prof. Rhenald Kasali. Slogan ini menjadi simbol arah pembaruan dan konsolidasi organisasi yang terus digunakan hingga kini. Mekipun awalnya hanya menghimpun mahasiswa gizi yang berorientasi dietetik (gizi klinis), tetapi dalam perkembangannya ILMAGI menaungi semua mahasiswa S1 Gizi.[2]
Daftar Sekretaris Jenderal dari Masa ke Masa
Dan dalam perkembangannya, ILMAGI telah dipimpin oleh Sekretaris Jenderal di setiap masanya. Berikut adalah nama-nama Sekretaris Jenderal yang pernah memimpin ILMAGI
beserta dengan asal Universitasnya:[1]
- Himma Adieni (UNDIP)* – Periode 2006/2008
- Muhammad Iqbal Basagili (UGM) – Periode 2008/2010
- Saskia Piscesa (IPB) – Periode 2010/2012
- Koko Andi Irawan (UB) – Periode 2012/2013
- Septian Hari Pratama (UNDIP) – Periode 2013/2014
- Angga Prastyo (IPB) – Periode 2014/2015
- Mustika Cahya Nirmala (UGM) – Periode 2015/2016
- Ayu Kurnia Doovyanti (UB) – Periode 2016/2017
- Duena Firsta (UNDIP) – Periode 2017/2018
- Septian Yudhitama (UEU) – Periode 2018/2019
- Kerin Novika (UPN Veteran Jakarta) – Periode 2019/2020
- Ajeng Nadine (IKBIS) – Periode 2020/2021
- Muhammad Reihan Arianda (UPN Veteran Jakarta) – Periode 2021/2022
- Siti Utari (UNSOED) – Periode 2022/2023
- Muhammad Maulana Ardhan (UAA) – Periode 2023/2024
- M. Andie Yuniarta Ansari (UNIMUS) – Periode 2024/2025
Anggota ILMAGI
Awalnya ILMAGI hanya memiliki 4 anggota saja, hingga saat ini berkembang pesat menjadi 47 anggota. selain itu, dalam perkembangannya ILMAGI dipecah menjadi 3 wilayah untuk mempermudah koordinasi. berikut adalah anggota-anggotanya.
| Wilayah 1 | Wilayah 2 | Wilayah 3 |
|---|---|---|
Meliputi wiayah Indonesia Bagian Barat
|
Meliputi Wilayah Indonesia Bagian Tengah
|
Meliputi wilayah Indonesia Bagian Timur
|
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


