Iis Sugiarti

Iis Sugiarti
LahirAstrid Sulistyawati
14 Agustus 1965 (umur 60)
Kampung Simpar, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia
Nama lainIis Sugiarti
Pekerjaan
Kerabat
Karier musik
Genre
InstrumenVokal
Tahun aktif1978–sekarang
Label
Artis terkait
Musicbrainz: c38415a5-b55e-4b3a-821c-eeeb595e1be9 Modifica els identificadors a Wikidata

Astrid Sulistyawati atau lebih dikenal dengan nama Iis Sugiarti (lahir 14 Agustus 1965) adalah penyanyi dan pemeran Indonesia.

Biografi

Astrid Sulistyawati lahir pada tanggal 14 Agustus 1965 di Kampung Simpar, Ciamis, Jawa Barat adalah anak keenam dari tujuh bersaudara dari pasangan R.E. Baharudin dan Farida Wardaningrum merupakan kakak sepihak dari Rachma Widadiningsih, ibu penyanyi Indonesia, Yuni Shara dan Krisdayanti. Ia lebih suka menari Sunda saat duduk dibangku sekolah, sering menari-nari di hotel waktu masih kecil dan remaja sejak 1978. Menari klasik begitu ikut sanggar, buat menghibur orang-orang bule di hotel sana.

Sesudah dewasa, Astrid memulai karier menyanyinya dari panggung ke panggung, termasuk acara pernikahan dan lomba vokal lokal pada tahun 1984.

Astrid pun menceritakan kalau dia memang pernah bernyanyi di depan umum pada saat dewasa, yaitu di pernikahan teman-temannya. Ia diminta menyumbang beberapa lagu. Namun, keberuntungan mendatangi Astrid. Seorang pencari bakat yang kala itu datang dalam acara pernikahan melirik Astrid. Dia kemudian diminta membuat sampel lagu untuk diberikan pada Obbie Messakh dan akhirnya Astrid bersedia juga maju ke dunia belantika musik Indonesia. Setelah beberapa kali ditolak di berbagai label rekaman, akhirnya ia diterima di Arco Record pada tahun 1985.

Pada bulan Juli 1985, saat Astrid bergabung dengan Arco Record, Astrid akhirnya berhasil merilis album perdana Disini Aku Menanti diproduseri oleh Eddy Syam. Dalam album ini, nama Astrid berganti namanya menjadi Iis Sugiarti. Penggunaan nama inipun tidak terlalu lama, dan akhirnya berganti namanya menjadi Iis Sugiarti. Bahkan album pertama ini meledak di pasaran. Lagu ciptaan Obbie Messakh ini menjadi hit besar.

Setahun kemudian, Iis Sugiarti merilis album kedua Ingatkah Kau Padaku bahkan album ini meledak di pasaran. Lagu ciptaan Obbie Messakh ini menjadi hit besar.

Liriknya yang menyentuh, dipadukan dengan vokal Iis yang begitu emosional, menjadikan lagu tersebut sebagai salah satu lagu penyanyi pop ikonik era 80-an. Lagu itu tak hanya diputar di radio-radio, tetapi juga menghiasi hati para pendengarnya hingga kini.

Tidak berhenti di situ, Iis terus melahirkan karya. Album seperti Joget India (1987), Pulangkan Saja (1988), hingga album pop dangdut seperti Topeng Cinta dan Sakitnya Hati Ini (1997), memperkuat eksistensinya di industri musik Indonesia.

Ia dengan mulus beradaptasi dari genre pop ke dangdut tanpa kehilangan ciri khas vokalnya yang mendayu.

Selain sebagai penyanyi, Iis pun menjadi aktris kerap sebagai pemeran pembantu bermain dalam sejumlah film dan sinetron di televisi.

Meski namanya sempat tenggelam seiring berjalannya waktu, Iis Sugiarti tetap menjadi bagian penting dari sejarah musik Indonesia.

Banyak yang sempat keliru membedakannya dengan Iis Sugianto, namun para pencinta musik sejati tahu bahwa Iis Sugiarti punya warna dan gaya yang tak bisa disamakan.

Kini, di usia yang matang, Iis memang tak lagi muncul di layar kaca seperti dulu. Namun karya-karyanya tetap abadi. Lagu-lagunya masih sering diputar di kanal nostalgia dan mengiringi banyak kenangan indah di masa lalu.

Ia adalah bukti bahwa seorang penyanyi tak harus selalu tampil untuk terus hidup dalam hati para penggemarnya.

Iis Sugiarti diketahui sempat menghilang dari industri hiburan. Terhitung dia sudah 20 tahun lebih jarang tampil di televisi. Rupanya, hal tersebut lantaran ia sibuk mengurus keluarga.

Iis diketahui telah menikah dengan pria bernama Slamet Rahardjo pada tahun 1994 dan memiliki lima orang anak. Bahkan, sekarang ia juga sudah memiliki cucu.

Ia mengaku lebih fokus untuk mengurus rumah tangganya. Tetapi demikian pada 2020 lalu, Iis sempat manggung di sebuah acara. Tepatnya di Warung Rakyat Nusantara.

Diskografi

Pop

  • Disini Aku Menanti (1985)
  • Ingatlah Kau Padaku (1986)
  • Joget India (1987)
  • Cermin Yang Retak (1987)
  • Pulangkan Saja (1988)
  • Kenangan di Jalan (1989)
  • Sahabat Pena (1991)
  • Puas di Hatimu, Sakit di Hatiku (1992)
  • Cinta Inginnya Selalu Berdua (1994)
  • Kutelan Sendiri (1995)
  • Sakitnya Hati Ini (1997)

Pop Dangdut

  • Selamat Tidur Sayang (1990)
  • Topeng Cinta (1990)
  • Aku Yang Hina (1993)

Filmografi

Film

Peran akting
Tahun Judul Peran Catatan
1990 Perasaan Perempuan
Mustika Pemikat

Sinetron

Tahun Judul Peran Catatan Ref.
1992 Keluarga Van Danoe Irma
1993 Gara-Gara
Ada Ada Saja
1994 Hati Seluas Samudera
1995 Saat Memberi Saat Menerima
1996 Angin Tak Dapat Membaca
1997 Masih Ada Waktu


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement