Hypsipetes olivaceus

Hypsipetes olivaceus Suntingan nilai di Wikidata

Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Rentan
IUCN22713239 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KelasAves
OrdoPasseriformes
FamiliPycnonotidae
GenusHypsipetes
SpesiesHypsipetes olivaceus Suntingan nilai di Wikidata
Jardine dan Selby, 1837
Distribusi
EndemikMauritius Island (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Hypsipetes olivaceus atau yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai Mauritius bulbul merupakan burung pengicau yang termasuk dalam keluarga Pycnonotidae. Burung ini endemik di Mauritius[1] dan pada 2024, dikategorikan sebagai spesies rentan oleh IUCN (Uni Internasional untuk Konservasi Alam).[2]

Taksonomi dan sistematika

Burung ini adalah spesies tipe dari genus Ixocincla yang telah punah, yang menyatukan berbagai bulbul yang berkerabat dekat dari seluruh wilayah Samudra Hindia.[3] Sebelumnya, beberapa ahli menganggap spesies ini termasuk dalam genus Turdus. Burung ini juga telah diklasifikasikan sebagai subspesies dari réunion bulbul.[3] Nama lainnya antara lain bulbul hitam mauritius dan merle mauritius.

Deskripsi

Spesies ini bisa mencapai ukuran sampai 24 cm (9,4 inci). Ia memiliki mata kuning-cokelat cerah, kaki merah muda, dan paruh berwarna oranye hingga kuning. Bulunya umumnya berwarna keabu-abuan, kontras dengan jambul hitamnya. Bulu burung muda berwarna cokelat pucat. Paruhnya berwarna kehitaman. Sedikit mirip dengan cuckooshrike mauritius jantan, tetapi mudah dibedakan oleh paruh oranye dan banyak detail lainnya. Kicauannya berupa serangkaian nada berderak, metalik, dan gesekan yang tidak berirama, tapi bervariasi, sering kali dinyanyikan dari tempat bertengger yang tinggi. Suaranya termasuk nada "chek" dan siulan panjang[1]

Habitat

Bulbul mauritius bisa ditemukan di sisa hutan lembap serta hutan sekunder dan beberapa hutan yang didominasi pepohonan eksotis; sekarang sebagian besar terbatas di dataran menengah dan tinggi. Burung ini sering kali berada dalam kelompok kecil yang berisik.[1]

Perilaku dan ekologi

Mauritius bulbul sedang bertengger di atas batang pohon

Perkembangbiakan

Selama musim panas di selatan, betina bertelur dua butir berwarna merah muda di sarang yang terbuat dari jerami dan akar. Masa inkubasi berlangsung antara 14 dan 16 hari.[4]

Diet dan makanan

Makanan burung bulbul mauritius terdiri dari serangga, biji-bijian, dan buah-buahan. Buah beri matang dari spesies tumbuhan tahi ayam juga sangat disukai oleh bulbul ini.

Ancaman

Berdasarkan sejarah, bulbul mauritius sering disajikan sebagai hidangan pada hari-hari besar. Kemudian, ancaman utama berubah ke alih fungsi hutan habitat mereka menjadi perkebunan teh serta gulma invasif (termasuk L. camara (tanaman tahi ayam), yang disebarkan oleh burung ini sendiri) serta pemangsaan oleh kera pemakan kepiting yang diintroduksi.[4] Bulbul mauritis terakhir kali dinilai dalam Daftar Merah Spesies Terancam IUCN pada Oktober 2024, ia terdaftar sebagai spesies rentan berdasarkan kriteria D1.[2]

Persebaran

Bulbul mauritius tersebar luas di hutan asli. Spesies ini ditemukan di beberapa bagian Taman Nasional Ngarai Sungai Hitam, seperti lereng antara Bel Ombre, Air Terjun Alexandra, Combo, dan kawasan hutan di sekitarnya. Populasi yang lebih besar dilaporkan berada di bagian timur pulau, di Pegunungan Fouge dan Bambous.[5]

Daftar rujukan

  1. ^ a b c "Mauritius Bulbul - eBird". ebird.org (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2025-11-01. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ^ a b "Mauritius Bulbul". IUCN Red List. 2024-10-19. Diakses tanggal 2025-11-02.
  3. ^ a b Gregory, Steven M.S. (2000). Nomenclature of the 'Hypsipetes' Bulbuls (Pycnonotidae) (PDF). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ a b Staub, France (1976). Birds of the Mascarenes and Saint Brandon. Pemerintah Mauritius (Organisation Normale Des Entreprises Ltee.). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ "Mauritius Bulbul Hypsipetes Olivaceus Species Factsheet". BirdLife DataZone (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-01.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement