Hurikan Irma

Hurikan Irma
Irma pada puncak intensitasnya saat diatas Antillen Kecil pada 6 September.
Sejarah meteorologi
Terbentuk30 Agustus 2017 (2017-08-30)
Sisa tekanan rendahSeptember 12, 2017
Menghilang13 September 2017 (2017-09-13)
Badai besar kategori 5
1-minute sustained (SSHWS/NWS)
Angin tertinggi155
Tekanan terendah914 mbar (hPa); 26,99 inHg
Efek keseluruhan
Korban jiwa134 total
Kerusakan$77.2 miliar (2017 USD)
(Badai atlantik paling merugikan ke-6; paling merugikan dalam sejarah Kuba)
Daerah yang terkena dampak
IBTrACSSunting di Wikidata

Bagian dari Musim badai Atlantik 2017

Hurikan Irma adalah badai yang sangat dahsyat dan menimbulkan bencana besar di Kepulauan Antilles dan Pesisir Timur Amerika Serikat. Badai bernama yang ke-9, siklon tropis ke-4, dan badai besar yang ke-2 dari musim badai Atlantik 2017, Irma terbentuk pada 30 Agustus 2017 di dekat Kepulauan Tanjung Verde dari sebuah gelombang tropis yang telah bergerak dari lepas pantai Afrika barat tiga hari sebelumnya.[1][2][3] Di bawah kondisi yang mendukung, Irma dengan cepat menghebat tidak lama setelah pembentukan, menjadi badai Kategori 3 pada skala Saffir-Simpson hanya dalam waktu 24 jam. beberapa hari setelahnya, intensitas Irma berubah-ubah antara intensitas 2 & 3 dikarenakan siklus pergantian dinding mata badai. Pada 4 September, kekuatan Irma kembali menguat dan berubah menjadi hurikan Kategori 5 dini harinya. Dini hari pada tanggal 6 September, intensitas Irma memuncak dengan kekuatan angin berkelanjutan sekitar 180 mph (290 km/h), dengan tekanan sekitar 914 HPa (27.0 inHg). Siklus penggantian dinding mata badai menyebabkan Irma melemah menjadi badai Kategori 4, tetapi badai tersebut menguat kembali, hingga mencapai status Kategori 5 sebelum mendarat di Kuba. etelah mendarat di Kuba sebagai badai Kategori 2, Irma kembali menguat menjadi Kategori 4 saat melintasi perairan hangat Selat Florida, sebelum mendarat di Cudjoe Key pada 10 September. Irma kemudian melemah menjadi status Kategori 3, sebelum mendarat lagi di Florida di Pulau Marco pada hari yang sama. Sistem tersebut melemah menjadi sisa tekanan rendah di atas Alabama dan akhirnya menghilang pada 13 September di atas Missouri.

Irma adalah badai pertama dalam rekor yang mendarat di Kepulauan Leeward, paling kuat yang teramati di Atlantik sejak Dean pada tahun 2007, paling kuat yang menerjang Amerika Serikat sejak Katrina pada tahun 2005, dan badai besar pertama yang menyerang negara bagian Florida sejak Wilma pada tahun 2005.

Riwayat meteorologis

Peta yang menggambarkan jalur dan kekuatan badai, menurut skala Saffir–Simpson
Map key
  Depresi tropikal (≤38 mph, ≤62 km/h)
  Badai tropikal (39–73 mph, 63–118 km/h)
  Kategori 1 (74–95 mph, 119–153 km/h)
  Kategori 2 (96–110 mph, 154–177 km/h)
  Kategori 3 (111–129 mph, 178–208 km/h)
  Kategori 4 (130–156 mph, 209–251 km/h)
  Kategori 5 (≥157 mph, ≥252 km/h)
  Tidak diketahui
Tipe badai
▲ Siklon ekstratropikal / Sisa badai / Gangguan tropis / Depresi monsoon

Pada tanggal 27 Agustus, sebuah gelombang tropis keluar dari pesisir barat Afrika dengan konveksi yang dalam. Konveksi tersebut menjadi lebih terkonsentrasi dibagian utara beberapa hari setelahnya. Pusat Badai Nasional memperkiran bahwa gangguan tropis tersebut menjadi depresi tropis pada tanggal 30 Agustus pukul 00:00 UTC dengan jarak 222.2 km dari Kepulauan Tanjung Verde.[4]6 jam kemudian, depresi tersebut berubah menjadi Badai Tropis Irma. Kondisi yang mendukung, seperti suhu permukaan laut yang hangat dan geser angin yang rendah, mengakibatkan Irma mengalami intensifikasi cepat. Pembentukan sebuah mata pada tanggal 31 Agustus pukul 06:00 UTC menunjukkan intensifikasi Irma menjadi sebuah hurikan. Pada tanggal 1 September, pukul 00:00 UTC, Irma mengalami intensifikasi menjadi hurikan mayor sembari bergerak kearah barat laut.

Saat Irma terus mendekati Kepulauan Leeward, badai tersebut mengalami intensifikasi cepat pada kedua kalinya pada tanggal 4 September, menjadi badai Kategori 5 pada dini hari setelahnya. Pada puncaknya, Irma mencapai kecepatan angin maksimum 180 mph (290 km/jam). Irma memperoleh karakteristik annular sekitar waktu ini, dengan badai tersebut menunjukkan tutuap awan tebal terpusat besar yang simetris.[5] Pada tanggal 6 September pukul 05:45 UTC, Irma mendarat di sepanjang pantai utara Barbuda pada intensitas puncak, dengan tekanan minimum pusat badai mencapai titik terendah pada 914 mbar (27,0 inHg)—terendah di Atlantik sejak Dean pada tahun 2007. Irma mendarat dengan kecepatan angin maksimum 180 mph (290 km/jam). Irma terus mempertahankan intensitas puncaknya hingga pukul 12:00 UTC pada tanggal 6 September dan melakukan pendaratan berturut-turut pada hari yang sama, pukul 11:15 UTC di Saint Martin, dan pukul 16:30 UTC di Virgin Gorda, Kepulauan Virgin, Britania Raya.[4]

Irma mempertahankan kekuatan Kategori 5 saat melewati utara Antilles Besar. Setelah memulai siklus penggantian dinding mata badai, Irma melemah menjadi badai Kategori 4 saat melewati selatan Kepulauan Turks dan Caicos pada awal 8 September, kemudian mengakhiri periode 60 jam intensitas Kategori 5 terus-menerus, periode terpanjang kedua yang pernah dialami badai Atlantik dengan kecepatan angin di atas 156 mph (251 km/jam) – hanya di belakang badai Kuba tahun 1932. Badai tersebut kemudian mulai bergerak lebih ke barat karena penguatan punggung (ridge) subtropis di utaranya. Setelah siklus penggantian dinding mata badai selesai, Irma mulai menguat kembali, dan mencapai intensitas Kategori 5 untuk kedua kalinya pada pukul 18:00 UTC hari itu di sebelah timur Kuba. Badai yang sangat kuat itu kemudian mendarat di Cayo Romano, Kuba, pada pukul 03:00 UTC pada 9 September, dengan kecepatan angin 165 mph (266 km/jam). Kekuatannya menjadikan Irma sebagai badai Kategori 5 kedua yang menghantam Kuba dalam sejarah yang tercatat, setelah badai Kuba tahun 1924. Saat mata badai Irma bergerak di sepanjang pantai utara Kuba, pelemahan cepat terjadi karena interaksi daratan yang berkepanjangan, dengan mata badai menjadi penuh awan. Irma mencapai titik terlemahnya sebagai badai Kategori 2 pada tanggal 9 September.[4]

Esok harinya, Irma berbelok ke arah barat laut menuju Florida dengan kecepatan yang melambat. Pergerakan ini disebabkan oleh Irma yang mengitari tekanan tinggi subtropis di timur lautnya dan sistem tekanan rendah yang terletak di atas daratan Amerika Serikat dibarat lautnya. Bergerak di atas perairan hangat Selat Florida, Irma dengan cepat kembali menguat menjadi badai Kategori 4 pada pukul 06:00 UTC tanggal 10 September, karena konveksi yang dalam membaik dan mata badai menjadi lebih jelas.[4] Irma mendarat di Cudjoe Key, Florida, pada pukul 13:00 UTC tanggal 10 September, dengan intensitas Kategori 4, dengan kecepatan angin 130 mph (210 km/jam). Peningkatan geser angin dan interaksi daratan menyebabkan penampakan satelit badai menjadi tidak beraturan pada hari itu, dan Irma melemah menjadi intensitas Kategori 3 sebelum mendarat untuk ketujuh kalinya dan terakhir kalinya pada pukul 19:30 UTC, di Pulau Marco, Florida, dengan kecepatan angin berkelanjutan 115 mph (185 km/jam).

Irma mempercepat pergerakannya ke arah utara-barat laut setelah menderat,sementara pelemahan cepat mulai terjadi karena peningkatan geser angin, interaksi daratan, dan udara kering, dengan badai tersebut turun di bawah intensitas Kategori 3 beberapa jam setelah mendarat. Irma melemah menjadi badai tropis pada tanggal 11 September saat memasuki Georgia bagian selatan,[4] berbelok ke arah barat laut dan berubah menjadi sisa tekanan rendah saat melintasi Alabama pada pukul 06:00 UTC tanggal 12 September. Sisa tekanan rendah tersebut terus melemah, dan akhirnya menghilang di atas Missouri pada hari berikutnya.[4]

Referensi

  1. ^ Brian McNoldy (Agustus 30, 2017). "Tropical Storm Irma forms in Atlantic, and we're still watching Gulf of Mexico early next week". The Washington Post (dalam bahasa American English). ISSN 0190-8286. Diakses tanggal September 6, 2017.
  2. ^ "Hurricane Irma intensifies over the Atlantic". CNBC. Reuters. September 1, 2017. Diarsipkan dari asli tanggal September 6, 2017. Diakses tanggal September 6, 2017.
  3. ^ Marina Koren (Agustus 31, 2017). "Hurricane Irma Just Hit Category 3". The Atlantic (dalam bahasa American English). Diakses tanggal September 6, 2017.
  4. ^ a b c d e f "NOAA NHC - Irma Storm Track - Best Track + Advisories". HydroShare Resources. Juli 23, 2018. Diakses tanggal April 8, 2026.
  5. ^ www.nhc.noaa.gov https://www.nhc.noaa.gov/archive/2017/al11/al112017.discus.028.shtml?. Diakses tanggal April 8, 2026.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement