Hubungan Takhta Suci dengan Yordania

Hubungan Takhta Suci-Yordania
Peta memperlihatkan lokasi Holy See dan Jordan

Takhta Suci

Yordania

Hubungan Takhta Suci–Yordania adalah hubungan luar negeri antara Takhta Suci dan Yordania. Kedua negara menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1994. Takhta Suci memiliki Nunsiatur Apostolik untuk Yordania di Amman. Yordania memiliki kedutaan besar di Roma.

Takhta Suci telah mempertahankan hubungan yang relatif baik dengan Yordania. Nama negara tersebut berasal dari Sungai Yordan, yang penting bagi umat Kristiani karena merupakan lokasi Pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis.

Berbagai petinggi agama Katolik di dunia Arab memiliki latar belakang Yordania, seperti Maroun Lahham di Tunisia dan Fouad Twal di Israel-Palestina.

Kunjungan Paus

Paus Paulus VI, Paus Yohanes Paulus II dan Paus Benediktus XVI telah mengunjungi Yordania.

Pada tahun 2009, Paus Benediktus XVI mengunjungi Yordania di mana beliau “mendorong semua warga Yordania, baik Katolik maupun Muslim, untuk membangun di atas fondasi toleransi beragama yang memungkinkan anggota dari berbagai komunitas untuk hidup bersama dalam damai dan saling menghormati. ... Saya ingin Anda tahu bahwa saya menyimpan dalam hati saya rakyat Kerajaan Hashemite dan semua orang yang tinggal di seluruh wilayah ini.” [1]

Lihat juga

Referensi

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement