Hubungan Korea Utara dengan Swiss

Hubungan Korea Utara-Swiss
Peta memperlihatkan lokasi North Korea dan Switzerland

Korea Utara

Swiss

Hubungan Korea Utara–Swiss (Hangul스위스-조선민주주의 인민공화국 관계) adalah hubungan luar negeri antara Korea Utara dan Swiss. Swiss memiliki kantor kerjasama di Distrik Sungai Taedong, Pyongyang, Korea Utara, sementara tugas-tugas diplomatik resmi dipegang oleh kedubes Swiss di Beijing, Tiongkok. Korea Utara memiliki sebuah kedubes di Bern.

Riwayat

Swiss menjadi anggota Komisi Pengawas Negara-negara Netral di Zona Demiliterisasi Korea (DMZ) pada akhir Perang Korea (1950–1953). Dua neagra tersebut menjalin hubungan diplomatik sejak 1974.[1] Selain itu, Swiss telah lama menjadi pihak perantara dalam perbincangan antar pihak-pihak yang terlibat dalam konflik di semenanjung Korea (Korea Utara, Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Rusia, dan Amerika Serikat), yang paling terkini dengan Krisis Korea Utara 2017–18. Kemudian, presiden Swiss Doris Leuthard menyatakan bahwa negaranya dapat mentuanrumahi perbincangan semacam itu lagi pada September 2017.[2]

Pemimpin tertinggi Korut Kim Jong Un diyakini masuk sekolah asrama di sekolah Liebefeld-Steinhölzli, Bern pada akhir 1990an, dengan terdaftar di bawah sebuah pseudonim.[3]

Referensi

  1. ^ "Bilateral relations Switzerland–Democratic People's Republic of Korea". www.eda.admin.ch (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 September 2018. Diakses tanggal 19 April 2018.
  2. ^ Nebehay, Stephanie. "Swiss ready to mediate in North Korea crisis". U.S. (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 December 2020. Diakses tanggal 19 April 2018.
  3. ^ "Kim Jong Un's hidden Swiss past offers a diplomatic lifeline". NewsComAu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 November 2020. Diakses tanggal 19 April 2018.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement