Horor psikologis (film dan televisi)

Dalam film dan serial televisi, horor psikologis membangun ketegangan dengan memanfaatkan kerentanan psikologis dan emosional yang dimiliki manusia secara umum. Hal ini berbeda dengan horor tradisional, di mana sumber ketakutan berasal dari ancaman material seperti monster yang grotesk, pembunuh berantai, atau alien,[1] serta genre splatter dan slasher yang menimbulkan efek menakutkan melalui darah dan kekerasan grafis.[1] Dalam psikologi Jung, konsep ini berkaitan dengan arketipe "bayangan", yang mencakup sisi gelap manusia yang sering ditekan, seperti rasa takut, paranoia terhadap orang lain, diri sendiri, maupun dunia.[2]
References
- ^ a b Hayward 2006, hlm. 148.
- ^ Lofberg, Ivy (16 November 2016). "Beginner's Guide: Psychological Horror". Film Inquiry (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 11 Oktober 2024.
Bibliography
- Gibron, Bill (July 31, 2013). "What Exactly is a "Psychological" Horror Film?". PopMatters. Diarsipkan dari asli tanggal August 17, 2018. Diakses tanggal July 2, 2024.
- Hayward, Susan (2001) [2000]. Cinema Studies: The Key Concepts (Edisi 2nd). Routledge. ISBN 0-415-22739-9.
- Reid, Robin Anne (2009). Women in Science Fiction and Fantasy: Overviews. ABC-CLIO. ISBN 978-0313335914.
- Skal, David J. (2001). The Monster Show: A Cultural History of Horror. Farrar, Straus and Giroux. ISBN 0571199968.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


