Hiromi Kano

Hiromi Kano

Hiromi Kano (狩野 広美, lahir 31 Januari 1967) adalah seorang pesinden wayang kulit berkebangsaan Jepang, yang dikenal luas karena kepiawaiannya dalam seni kerawitan, khususnya nyindhen dalam wayang kulit dan karawitan gaya Surakarta. Ia merupakan salah satu warga negara asing yang paling konsisten mendalami dan mempopulerkan seni tradisi Jawa di kancah nasional maupun internasional dan sering tampil bersama dalang terkenal Ki Manteb Soedharsono.[1][2]

Pendidikan

Hiromi Kano lahir di Prefektur Chiba, Jepang. Sejak muda ia mempelajari musik klasik dan kemudian menempuh pendidikan di Tokyo College of Music (1986-1990) di mana pada saat pertama kali dia mendengarkan gamelan Jawa, dan ia langsung menyukainya dan merasa cinta pada pendengaran pertama. Pada liburan musim panas 1988, ia berkunjung ke Indonesia untuk berlibur sekaligus menyaksikan pekan wayang yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ia pun semakin suka dengan kebudayaan Jawa. Wanita yang mempunyai tekad kuat inipun menginjakkan kakinya di kota Surakarta untuk belajar seni kerawitan pada tahun 1996. Sebagai mahasiswa asing, Kano harus membeayai kuliahnya yang 10x lebih mahal dari pada mahasiswa Indonesia lainnya. Selama 2 tahun (1996-1997) akhirnya dia bisa menyelesaikan pendidikan karawitannya di Institut Seni Indonesia Surakarta. Di sana ia mempelajari gamelan, rebab, gender, serta teknik vokal sinden, termasuk cengkok dan rasa karawitan Jawa di bawah bimbingan sinden terkenal, Nyi Supadmi. Ketertarikannya terhadap musik tradisional Indonesia membawanya mengenal gamelan Jawa, yang kemudian menjadi fokus utama perjalanannya dalam bidang musik. [3]

Karier

Pada bulan September 2001, ia diajak oleh dalang kondang Ki Mantep Sudarsono untuk mengadakan pentas wayang ke Jepang. Sejak itu sebagai sinden profesional, Kano sering tampil bersama sejumlah dalang lainnya termasuk Ki Manteb Soedharsono, Ki Purbo Asmoro, dan Ki Enthus Susmono dalam berbagai kelompok karawitan dan pertunjukan wayang secara nasional. Penampilannya dikenal halus dan autentik, membuatnya dihargai sebagai salah satu sinden non-Jawa paling berhasil. Wanita yang pernah tampil di "Kick Andy" show ini mengatakan bahwa belajar nyinden itu sulit, dan yang paling sulit adalah menyesuaikan larasnya, dan pengucapan syair tembangnya juga sulit. Dalam bidang kerawitan, Hiromi Kano berperan penting dalam memperkenalkan budaya Jawa kepada masyarakat Jepang melalui konser, lokakarya, dan kolaborasi seni. Dia telah dianggap sebagai jembatan budaya antara Indonesia dan Jepang dalam bidang seni tradisional.[4][5]

Referensi

  1. ^ "UI Akan Pentaskan Sinden Jepang". nasional.kompas.com. Diakses tanggal 16 Nov 2025.
  2. ^ "Hiromi Kano: Singing a different tune". thejakartapost.com. Diakses tanggal 16 Nov 2025.
  3. ^ "Hiromi Kano, Sinden asal Jepang". liputan6.com. Diakses tanggal 16 Nov 2025.
  4. ^ "Hiromi Kano Pesinden Asal Jepang". data.tempo.co. Diakses tanggal 16 Nov 2025.
  5. ^ "Pesinden Asal Jepang Manggung di UI". news.detik.com. Diakses tanggal 16 Nov 2025.

Lihat pula

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement