Hipogeum

Pintu masuk sebuah makam di Nekropolis Thebes—TT 353. Pembangunannya diperintahkan oleh Sen-en-Mut, dengan panjang 97,36 m dan kedalaman 41,93 m
Profil pemindaian laser 3D dari Hipogeum keluarga volumnius
Ruang tablinum di dalam Hipogeum Volumni, terletak di ujung utara ruang bawah tanah
Gambar 3D ruang tablinum dalam Hipogeum Volumni, dipotong dari hasil pemindaian laser
Pintu masuk hipogeum Tiga Bersaudara di Palmyra, Suriah
Hipogeum Yarhai, Damaskus, Suriah

Hipogeum secara harfiah berarti "yang berada di bawah permukaan tanah"[a] adalah sebuah kuil atau makam bawah tanah.

Hipogeum kerap menampung relung sebagai tempat penyimpanan sisa kremasi manusia, atau lokulus untuk jasad yang dimakamkan secara utuh. Pada beberapa kesempatan, makam jenis ini juga disebut sebagai makam bangunan atau built tombs.[2]

Istilah hipogeum juga dapat merujuk pada bangunan kuno apa pun, atau bagian dari bangunan, yang dibangun di bawah tanah, misalnya jaringan terowongan di bawah Colosseum yang dahulu digunakan untuk menahan para budak (terutama tawanan dari peperangan) dan hewan-hewan liar sementara menunggu giliran dilepaskan ke arena pertarungan gladiator. Baik hewan maupun para tawanan dapat dinaikkan melalui pintu jebakan yang tersembunyi di bawah arena berpasir kapan pun selama pertunjukan berlangsung.

Catatan

  1. ^ Berasal dari bahasa Yunani ὑπόγειον (hypógeion), dari ὑπό (hypó, 'di bawah') dan γῆ (, 'bumi').[1]

Referensi

  1. ^ James Stevens Curl (2006) A Dictionary of Architecture and Landscape Architecture
  2. ^ Hadjisavvas, Sophocles (2013). The Phoenician Period Necropolis of Kition, Volume II. Shelby White and Leon Levy Program for Archaeological Publications. hlm. Preface. two important built tombs, namely the Ikarou Street Tomb and the Lefkaritis Tomb were the primary reasons for the authoring of The Phoenician Period Necropolis of Kition Volume II.

Sumber

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement