Heksaklorofen
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | pHisoHex, Gamophen, Septisol, Turgex, Germa-Medica, Hexachlorophane, Almederm |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum |
|
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS | |
| PubChem CID | |
| DrugBank | |
| ChemSpider | |
| UNII | |
| KEGG | |
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.000.667 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C13H6Cl6O2 |
| Massa molar | 406,89 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| Kerapatan | 1,71 g/cm3 |
| Titik leleh | 163 hingga 165 °C (325 hingga 329 °F) |
| Titik didih | 471 °C (880 °F) |
| |
| |
Heksaklorofen merupakan suatu bisfenol terpoliklorinatsi.[1] Heksaklorofen digunakan untuk membersihkan kulit dan mencegah penyebaran infeksi.[2] Heksaklorofen juga dapat digunakan untuk kondisi lain yang ditentukan oleh dokter.[2] Heksaklorofen adalah antibakteri topikal.[2] Ia bekerja seperti deterjen untuk membersihkan kulit dan mencegah pertumbuhan bakteri tertentu.[2] Heksaklorofen lebih efektif terhadap bakteri Gram positif dibanding dengan Gram negatif.[1] Dengan konsentrasi rendah, larutan ini mengganggu transpor elektron kuman dan menghambat enzim yang terkait dengan membran.[1] Pada konsentrasi tinggi, zat ini dapat menyebabkan pecahnya membran kuman.[1] Ia memiliki efek bakteriostatik yang tinggi, tetapi perlu waktu untuk membunuh kuman dan mempunyai efek yang kecil terhadap spora.[1] Larutan heksaklorofen 3% dapat membunuh ''Staphylococcus aureus'' dalam waktu 15-30 detik, tetapi untuk kuman Gram negatif perlu waktu 24 jam.[1] Heksaklorofen sering dikombinasikan dengan paraklorometoksifenol atau paraklorokresol, tetapi masih memerlukan waktu 3 jam untuk membunuh kuman Gram negatif.[1] Heksklorofen bersifat toksik, terutama yang mengandung detergen, dan bila terminum dapat menyebabkan kematian.[1]
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


