Hamza al-Isfahani
| Nama dalam bahasa asli | (ar) أبو عبد الله حمزة بن الحسن الأصفهاني |
|---|---|
| Biografi | |
| Kelahiran | 893 (Kalender Masehi Gregorius) Kota Isfahan |
| Kematian | 971 (Kalender Masehi Gregorius) Kota Isfahan |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | filolog, sejarawan |
| Karya kreatif | |
Karya terkenal | |
Hamza bin al-Hasan bin al-Mu'addib al-Iṣbahani Abu 'Abd Allāh [1] ( Arab: حمزة بن الحسن المُؤَدِّب الأصفهاني ابو عبد الله: 893 M – setelah 961), umumnya dikenal sebagai Ḥamza al-Isfahani atau Hamza Esfahani (Persia: حمزه اصفهانی) adalah seorang filolog dan sejarawan Persia [2], yang menulis dalam bahasa Arab selama era Abbasiyah dan Buwaihi. Ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di kota asalnya, Isfahan, dan mengunjungi Baghdad setidaknya tiga kali selama hidupnya. Ia berhubungan dengan banyak cendekiawan dan sejarawan penting, di antaranya al-Tabari dan Ibnu Duraid. Ia menulis sejarah Isfahan, dari dinasti pra-Islam dan Islam yang dikenal sebagai Taʾrīk̲h̲ sinī mulūk al-arḍ wa 'l-anbiyāʾ ( تاریخ سنی ملوک الارض و الانبیا ), dan beberapa karya lain tentang leksikografi dan puisi.
Biografi
Seperti banyak cendekiawan Iran abad pertengahan lainnya, detail mengenai kehidupan Hamzah masih samar. Ia lahir di kota Isfahan sekitar kira-kira 893 Masehi. Ia merupakan putra seorang kepala sekolah (mū'addib ). [3] [4] Kota ini pernah menjadi pusat penting di Iran barat di bawah Kekaisaran Akhemaniyah, Partia dan Sasaniyah . [5] Selama abad ke-9, banyak penganut Zoroaster dan penganut agama Iran non-Zoroaster lainnya terus tinggal di kota ini. Selama akhir abad ke-9 atau awal abad ke-10, kota ini mulai mendapatkan komunitas muslim yang besar sembari melestarikan pengetahuan kuno mereka. [6] Beberapa ilmuwan eperti ACS Peacock telah berteori bahwa Hamzah mungkin seorang Zoroaster rahasia, tetapi sarjana lain tidak setuju dengan pernyataan ini. [7] [8][9]
Meskipun minatnya yang besar pada sejarah Iran dan sejarah pra-Islam di negaranya, Hamzah lebih suka menulis dalam bahasa Arab, seperti halnya elit sastra Isfahan lainnya. [a] [10] Kota ini tampaknya berfungsi sebagai pusat utama untuk pengumpulan dan transmisi berbagai buku teks sejarah Persia Pertengahan Khwaday-Namag (Kitab Raja-raja). Hamzah banyak menggunakan karya tersebut, seperti yang ditunjukkan dalam Sini Muluk al-ard w'al-anbiya -nya. [6] Tidak banyak cendekiawan di Isfahan yang akrab dengan bahasa Persia Pertengahan, dan tidak pasti apakah Hamzah sendiri memiliki pengetahuan tentang itu. [11] Hamzah adalah warga negara Isfahan yang terhormat, karena pengetahuannya yang luas. [3] Dalam karyanya, Hamzah langsung menekankan pentingnya Iran di pusat dunia, sebuah tren umum dalam historiografi periode tersebut sebagaimana terlihat dalam karya at-Tabari dan Abu Hanifa Dinawari .[12]
Karyanya yang masih ada
- Tā’rīkh sinī mulūk al-arḍ wa’l-anbiyā’
- al-Durra al-fākhira fī’l-amthāl al-sāʼira
- Sawāʼir al-amthāl ʻalá af’al
- al-Amthāl al-ṣādira ‘an buyūt al-shi’r
- Dīwān ‘Abī Nuwās
- al-Tanbīh ʻalá ḥudūth al-taṣhīf
Karyanya yang sebagian masih ada
- al-Muwāzana bayn al-‘arabī wa’l-fārsīya (also titled al-Muwāzana bayn al-‘arabī wa’l-‘ajami)
Karyanya yang hilang
- Tā’rīkh Iṣbahān
- Iṣbahan wa-‘akhbāruha
- Kitāb al-tashbīhāt
- ‘Anwā’i al-du’ā’
- Kitāb rasā’il
- al-Atamāthīl fī tabāshīr al-surūr
- Kitāb jama’ feyh ‘akhbār ‘esharat min al-shu’arā’ al-muhdithuīn ‘awaluhum Bashār
- Dīwān sh’ar ‘Abi Tamām
- Maḍāhik al-‘ash’ār
- A’yād al-furs (also titled A’yād Baghdād al-furs)
- Risāla al-ash’ār al-sā’ira fī ‘l-nayrūz wa’l-mihradjān
Karya lain
Hamzah juga menyunting revisi Kitāb Naqd al-Shi'r (Buku Kritik Puisi) karya Qudama bin Ja'far, tetapi ia hanya menambahkan pembagian bab.[13]
Referensi
- ^ al-Ḥamawī, Yāqūt (1226). Mu'jam al-udabā: Irshād al-arīb ilā ma'rifat al-adīb [Encyclopedia of Writers: Expert Guide to Literature] (dalam bahasa Arab). Beirut: Dar Algharb al-Islami (dipublikasikan 1993). hlm. 1220–1221.
- ^ Danner 1975, hlm. 590–591.
- ^ a b Rosenthal 1971, hlm. 156.
- ^ al-Sam’ānī, ʻAbd al-Karīm ibn Muḥammad (1912). The Kitāb al-ansāb of ʻAbd al-Karīm ibn Muḥammad al-Sam'ānī: Reproduced in Facsimile from the MS. in the British Museum, add. 23,355 (dalam bahasa Arab). Leiden: Brill. hlm. 41r–v. hdl:2027/mdp.39015051365545.
- ^ Pourshariati 2007, hlm. 111–113.
- ^ a b Pourshariati 2007, hlm. 113.
- ^ Herzig & Stewart 2011, hlm. 62.
- ^ Zychowicz-Coghill, Edward (2022). "Remembering the Ancient Iranian City from Late Antiquity to Islam: Hamza al-Isfahani and the Sasanian Book of Kings". Dalam Jiménez, Javier Martínez; Ottewill-Soulsby, Sam (ed.). Remembering and Forgetting the Ancient City. Oxbow Books. hlm. 247–274. ISBN 9781789258165.
- ^ Sherrill, Logan J. (2024). The World of Ḥamza al-Iṣfahānī: His Life and Writings in Context (PDF) (Thesis). University of North Carolina at Greensboro. hlm. 19–21.
- ^ a b Kamaly 2006, hlm. 641–650.
- ^ Pourshariati 2007, hlm. 114.
- ^ Sherrill, Logan J. (2024). The World of Ḥamza al-Iṣfahānī: His Life and Writings in Context (PDF) (Thesis). University of North Carolina at Greensboro. hlm. 37–39, 44.
- ^ Bonebakker, S.A. (1978). "Ḥamza al-Iṣfahānī's Recension of the Kitāb Naqd Ash-Shi'r of Qudāma b. Ja'far". Rivista Degli Studi Orientali. 51 (1–4): 99–101. JSTOR 41880256.
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


