Hamartiologi Katolik
Hamartiologi Katolik adalah sebuah cabang pemikiran Katolik yang mengakji dosa. Menurut Gereja Katolik, dosa adalah "ungkapan, perbuatan, atau keinginan",[1] yang disebabkan oleh hawa nafsu,[2] yang menentang Allah, akal budi, kebenaran, dan hati nurani.[3] Gereja meyakini dosa adalah kejahatan terbesar dan dampak terburuk bagi pendosa (dosa asal dan penghukuman kekal), dunia (penderitaan manusia dan penghancuran lingkungan), dan Gereja Katolik sendiri (Kesengsaraan Yesus dan luka persatuan gereja).[4] Berdasarkan pada Alkitab, Gereja Katolik membedakan dua jenis dosa: dosa berat dan dosa ringan.[5] Gereja Katolik juga membedakan antara keadaan dalam dosa asal dan perbuatan dosa sebenarnya.[6]
Referensi
Karya kutipan
- Plested, Marcus (2004). The Macarian legacy: the place of Macarius-Symeon in the Eastern Christian tradition. Oxford Theological Monographs. Oxford New York: Oxford University Press. ISBN 0-19-926779-0. OCLC 56319750.
- Visotzky, Burton L. (2009). "Will and Grace: Aspects of Judaising in Pelagianism in Light of Rabbinic and Patristic Exegesis of Genesis". Dalam Grypeou, Emmanouela; Spurling, Helen (ed.). The Exegetical Encounter Between Jews and Christians in Late Antiquity (dalam bahasa Inggris). Leiden: Brill. hlm. 43–62. ISBN 978-90-04-17727-7.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


