Halim Kalla

Halim Kalla
Lahir01 Oktober 1957 (umur 68)
Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, Indonesia
KebangsaanIndonesia
PekerjaanPengusaha, CEO Haka Group
Dikenal atasPresiden Direktur PT Bumi Rama Nusantara (BRN), tersangka kasus korupsi PLTU Kalbar
KerabatJusuf Kalla (kakak)

Halim Kalla (lahir 1 Oktober 1957) adalah pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai pendiri dan CEO Haka Group, konglomerasi bisnis yang bergerak di sektor energi, otomotif, konstruksi, dan perhotelan.[1] Ia juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bumi Rama Nusantara (BRN). Halim Kalla merupakan adik kandung dari mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla.[2]

Pendidikan dan karier awal

Halim Kalla menempuh pendidikan tinggi di State University of New York at Buffalo di Amerika Serikat.[3] Ia memulai karier bisnisnya dengan mendirikan PT Bumi Rama Nusantara (BRN) pada tahun 1983.[4]

Inovasi dan bisnis

Pada tahun 2006, Halim memperkenalkan Digital Cinema System (DCS) di Indonesia, yang merevolusi sistem proyeksi film di bioskop.[5] Selain itu, melalui Haka Auto, Halim Kalla meluncurkan kendaraan listrik prototipe buatan Indonesia, yaitu Smuth, Erolis, dan Trolis.[6]

Halim Kalla juga tercatat sebagai pendiri dan CEO Haka Group, konglomerasi yang menaungi BRN serta bergerak di berbagai sektor seperti energi, konstruksi, otomotif, dan perhotelan.[7]

Kasus korupsi PLTU Kalbar

Pada 3 Oktober 2025, Kortas Tipidkor Polri menetapkan Halim Kalla sebagai tersangka dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 Kalimantan Barat bersama mantan Direktur Utama PLN, Fahmi Mochtar.[8]

Proyek PLTU ini mangkrak sejak tahun 2008 hingga 2018 akibat pengaturan kontrak yang tidak sesuai prosedur, sehingga negara diperkirakan merugi sekitar Rp 1,3 triliun.[9]

Halim Kalla dijerat Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. Saat ini, ia belum ditahan tetapi telah dicekal ke luar negeri.[10]

Referensi

  1. ^ Liputan6 (6 Oktober 2025). "Profil Lengkap Halim Kalla dan Sederet Bisnis yang Dikelola, Kini Terseret Korupsi PLTU Kalbar". Liputan6.com. Diakses tanggal 16 September 2025. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  2. ^ Dirgantara, Adhyasta (7 Oktober 2025). "Siapa Halim Kalla? Tersangka Kasus PLTU Kalbar-1". Kompas.com. Diakses tanggal 16 September 2025.
  3. ^ "Profil Halim Kalla, Tersangka Kasus PLTU Kalbar". Viva.co.id. Diakses tanggal 16 September 2025.
  4. ^ "Profil Halim Kalla yang Tersandung Kasus Korupsi PLTU Kalbar". Detik Finance. Diakses tanggal 16 September 2025.
  5. ^ Dirgantara, Adhyasta (7 Oktober 2025). "Siapa Halim Kalla? Tersangka Kasus PLTU Kalbar-1". Kompas.com. Diakses tanggal 16 September 2025.
  6. ^ Liputan6 (6 Oktober 2025). "Profil Lengkap Halim Kalla dan Sederet Bisnis yang Dikelola, Kini Terseret Korupsi PLTU Kalbar". Liputan6.com. Diakses tanggal 16 September 2025. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  7. ^ Liputan6 (6 Oktober 2025). "Profil Lengkap Halim Kalla dan Sederet Bisnis yang Dikelola, Kini Terseret Korupsi PLTU Kalbar". Liputan6.com. Diakses tanggal 16 September 2025. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  8. ^ "Profil Halim Kalla yang Tersandung Kasus Korupsi PLTU Kalbar". Detik Finance. Diakses tanggal 16 September 2025.
  9. ^ Dirgantara, Adhyasta (7 Oktober 2025). "Siapa Halim Kalla? Tersangka Kasus PLTU Kalbar-1". Kompas.com. Diakses tanggal 16 September 2025.
  10. ^ Liputan6 (6 Oktober 2025). "Profil Lengkap Halim Kalla dan Sederet Bisnis yang Dikelola, Kini Terseret Korupsi PLTU Kalbar". Liputan6.com. Diakses tanggal 16 September 2025. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement