Grabag TV

Grabag TV
NegaraIndonesia
Wilayah siaranGrabag
Kantor pusatJl. Ponggol No.1, RT.04/RW.02, Gowak, Grabag, Kec. Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56196
Penandatanganan nota kesepahaman antara Grabag TV dan Program Studi Film dan Televisi, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dalam acara Focus Group Discussion di Yogyakarta.Dari kiri ke kanan: Lilik Kustanto, S.Sn., M.A. (Ketua Jurusan Televisi); Dewi Prastinungrum, S.I.Kom. (Kepala Grabag TV); Lathief Rakhman Hakim, M.Sn. (Kaprodi Film dan Televisi); Dr. Irwandi, M.Sn. (Rektor ISI Yogyakarta).

Grabag TV adalah stasiun televisi komunitas yang berada di daerah Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.[1] Stasiun televisi komunitas ini didirikan pada tahun 2004 oleh dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Hartanto.[1] Stasiun produksi Grabag TV terletak di Dusun Ponggol, Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.[1] Grabag TV merupakan salah satu pelopor berdirinya Asosiasi Televisi Komunitas Indonesia (ATKI).[2] Pada 6 November 2009, para perintis Grabag TV mendapat kesempatan diundang dalam gelar wicara Kick Andy di MetroTV mengenai proses kreatif, suka-duka, dan prospek bagi masyarakat setempat.

Latar belakang

Pendirian Grabag TV dilatarbelakangi karena wilayah kecamatan Grabag, Magelang merupakan daerah yang termasuk ke dalam wilayah tanpa sinyal.[1][3] Berada dalam wilayah tanpa sinyal itu menyebabkan masyarakat yang tinggal di Grabag hanya dapat menikmati 2 hingga 5 saluran televisi nasional, seperti TVRI dan RCTI.[1][3] Hal ini yang mendasari didirikannya Grabag TV.[1][3]

Semangat berdirinya Grabag TV berawal dari kegelisahan Ki Hartanto, sang pendiri, terhadap kondisi penyiaran nasional yang masih didominasi perspektif pusat—terutama Jakarta. Sentralisasi informasi ini menciptakan ketimpangan: berita tentang daerah kerap tenggelam, sementara suara masyarakat di lapisan akar rumput sering luput dari perhatian.

Melihat kenyataan tersebut, Ki Hartanto merasa perlu menghadirkan ruang alternatif yang lebih adil bagi publik daerah. Ia kemudian membangun ekosistem jurnalistik lokal yang mendorong warga Grabag—yang sebagian besar berprofesi sebagai petani—untuk berkarya, bercerita, dan mengabarkan realitas mereka sendiri.

Melalui Grabag TV, ia berharap lahir media komunitas yang bukan hanya menyebarkan informasi, tetapi juga memberdayakan masyarakat, membuka ruang partisipasi, serta menghadirkan sudut pandang daerah yang selama ini kurang terwakili.

Program siaran

Sejak pendiriannya pada 2004, Grabag TV berada pada frekuensi 5 VHF dan tayang selama kurang lebih tiga jam setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat.[3] Program siaran yang ditayangkan di Grabag TV mencakup tiga aspek, yaitu pertanian, pendidikan, serta kesenian & kearifan lokal.[3]

Namun, sulitnya regulasi penyiaran secara terestrial, membuat Grabag TV beralih konsep menjadi televisi komunitas berbasis internet, dengan menggunakan Youtube dan Instagram sebagai platform siarannya.

Adapun saat ini, program Grabag Tv antara lain :

Feature

Menampilkan berbagai keunikan dan kekayaan yang dimiliki Kecamatan Grabag—mulai dari kuliner khas, tradisi lokal, seni budaya, hingga potret kehidupan masyarakat sehari-hari. Konten feature disajikan dengan gaya penceritaan yang hangat dan mendalam, sehingga penonton dapat merasakan keaslian dan karakter khas Grabag.

Film Fiksi Pendek

Merupakan karya film berdurasi kurang dari 20 menit yang diproduksi oleh siswa dan siswi Grabag TV. Setiap film dikerjakan dengan semangat kreativitas dan kemandirian, mencerminkan nilai media komunitas yang bebas, orisinal, dan dekat dengan realitas warga. Cerita yang diangkat beragam, mulai dari drama, komedi, hingga kisah reflektif yang terinspirasi pengalaman sehari-hari.

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)

Konten singkat yang memuat pesan ajakan atau imbauan penting bagi masyarakat. ILM disampaikan dengan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah diingat, agar pesan dapat diterima dan dipraktikkan oleh warga dalam kehidupan sehari-hari.

Reportase

Liputan langsung mengenai berbagai peristiwa di wilayah Grabag, baik dalam bentuk soft news maupun hard news. Reportase disajikan secara ringkas, informatif, dan faktual, mencakup isu sosial, kegiatan masyarakat, pemerintahan desa, hingga peristiwa menarik lainnya yang relevan bagi warga Grabag.

Kegiatan

Sejak 2009, Grabag Tv kerap menjadi tempat praktik/magang siswa SMK, Mahasiswa Program Studi Film Televisi, Komunikasi, DKV dan lain sebagainya.

Grabag TV telah menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pendidikan, antara lain :

  • SMK Negeri 1 Bondowoso
  • SMK Negeri 3 Magelang
  • SMK Negeri 1 Demak
  • SMK Tunas Harapan, Pati
  • SMK Negeri Bansari, Temanggung
  • SMK Negeri 3 Jepara
  • SMK Negeri Pejawaran, Banjarnegara
  • SMK Negeri 10, Bengkulu Utara
  • SMK Negeri 1 Padaherang, Pangandaran
  • SMK Nurul Jadid, Probolinggo
  • SMK Negeri 2 Sewon, Bantul

Kegiatan bagi siswa/siswi Magang

Grabag TV menawarkan pengalaman magang yang berbeda dari industri pada umumnya. Pendekatan yang diterapkan bersifat holistik, karena Ki Hartanto meyakini bahwa proses magang harus terhubung dengan kehidupan sehari-hari untuk membentuk karakter yang kuat. Untuk itu, Grabag TV menerapkan sistem semi-boarding, lengkap dengan asrama, studio, dan laboratorium editing yang berada dalam satu kawasan terpadu.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak subuh dengan sholat berjamaah bagi siswa muslim. Setelah itu, peserta diberi waktu kegiatan bebas hingga pukul 08.00, saat seluruh murid magang berkumpul di studio untuk mengikuti briefing pagi. Sesi ini penting untuk memastikan rencana kerja harian dapat terpantau dan dijalankan secara efektif.

Jam kerja berlangsung hingga pukul 16.00. Pada waktu tersebut, para siswa kembali berkumpul di studio untuk melakukan evaluasi. Proses evaluasi menjadi ruang refleksi, pembelajaran, dan perbaikan sebelum mereka melanjutkan aktivitas hari berikutnya.

Seluruh kegiatan yang terintegrasi dalam satu tempat dirancang untuk menanamkan nilai integritas, kejujuran, kedisiplinan, dan kemandirian. Harapannya, ke mana pun para siswa melanjutkan pendidikan atau karier mereka, nilai-nilai tersebut akan tetap melekat dan menjadi fondasi profesionalisme mereka.

Struktur Organisasi Grabag Tv

Seiring berjalannya waktu, Grabag TV berulang kali mengalami perubahan personil. Adapun sejak 2022, Grabag TV digawangi Kru sebagai berikut :

  • Dewi Prastiningrum, S.I.Kom. : Kepala Televisi Komunitas Grabag TV, Penanggung Jawab Program (2009-sekarang)
  • Bagus Nurul Arifin : Kepala Divisi Teknik (2015-sekarang)
  • Jatu Almamada, S.Psi. : Penanggung Jawab Produksi, Hubungan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (2022- sekarang)
  • Anang Wibowo : Technical Support Manager (2011-sekarang)
  • Muhammad Arief Habibi Sukur, S.Sn. : Programming Team (2022-sekarang)
    Penanggung Jawab Produksi Grabag TV, Jatu Almamada,S.Psi. sebagai guru tamu di SMK Negeri 3, Magelang


Galeri

Kegiatan Praktik Tata Kamera Siswa Magang Grabag TV
Kru Grabag TV

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c d e f akses 27 Februari 2015.
  2. ^ Anggota ATKI Diarsipkan 2015-02-25 di Wayback Machine.. Diakses 25 Februari 2015.
  3. ^ a b c d e Handoyo (14 Maret 2011). Adi, Tri (ed.). "Hartanto meningkatkan kualitas masyarakat Grabag dengan Grabag TV". Kontan.co.id. Peluang Usaha Kontan. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-23. Diakses tanggal 2015-02-27.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement