Glibenklamid
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. |
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Daonil, Diabeta, Glynase, Latibet, Micronase, Renabetic, dll[1] |
| Nama lain | Templat:Infobox drug/localINNvariants |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a684058 |
| License data | |
| Kategori kehamilan |
|
| Rute pemberian | Oral |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum | |
| Data farmakokinetika | |
| Pengikatan protein | Luas |
| Metabolisme | Hati hidroksilasi (dimediasi CYP2C9) |
| Waktu paruh eliminasi | 10 jam |
| Ekskresi | Ginjal dan saluran empedu |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS | |
| PubChem CID | |
| IUPHAR/BPS | |
| DrugBank | |
| ChemSpider | |
| UNII | |
| KEGG | |
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.030.505 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C23H28ClN3O5S |
| Massa molar | 494,00 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| Titik leleh | 169 hingga 170 °C (336 hingga 338 °F) |
| |
| |
| (verify) | |
Glibenklamid atau gliburid adalah obat yang digunakan untuk pengendalian kadar gula darah yang tinggi pada pasien diabetes tipe 2. Obat glibenklamid ini perlu digabung dengan olahraga rutin, dan pola makanan sehat demi mengontrol kadar gula darah.[3]
Sejarah
Obat ini dikembangkan pada tahun 1966 dalam sebuah studi kerjasama antara Boehringer Mannheim (sekarang bagian dari Roche) dan Hoechst (sekarang bagian dari Sanofi-Aventis).[4]
Kegunaan medis
Glibenklamid digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2, yang tidak dapat dikontrol hanya dengan diet dan olahraga.
Glibenklamid tidak sebaik metformin atau insulin pada pasien diabetes gestasional.[5]
Efek samping
Efek samping yang sering dilaporkan meliputi mual, nyeri ulu hati, penambahan berat badan, dan perut kembung.[6] Obat ini juga merupakan penyebab utama hipoglikemia akibat obat, yang risikonya lebih besar dibandingkan dengan sulfonilurea lainnya.[7]
Kontraindikasi
Glibenklamid mungkin tidak direkomendasikan bagi mereka yang mengalami defisiensi G6PD, karena dapat menyebabkan hemolisis akut.[8]
Pada kehamilan dan menyusui
Obatvini umumnya tidak direkomendasikan selama kehamilan, tetapi dapat digunakan selama menyusui.[9]
Mekanisme kerja
Obat ini bekerja dengan mengikat dan menghambat subunit regulator penghambat reseptor sulfonilurea 1 (SUR1) saluran kalium sensitif ATP (KATP)[10] pada sel beta pankreas. Penghambatan ini menyebabkan depolarisasi membran sel, yang membuka saluran kalsium yang bergantung pada tegangan.[11]
Hal ini mengakibatkan peningkatan kalsium intraseluler pada sel beta pankreas dan selanjutnya merangsang pelepasan insulin.[12]
Setelah strok, sawar darah otak rusak dan glibenklamid dapat mencapai sistem saraf pusat. Glibenklamid telah terbukti mengikat lebih efisien ke hemisfer iskemik.[13] Selain itu, dalam kondisi iskemik, SUR1, subunit regulator saluran KATP- dan NCCa-ATP-, diekspresikan dalam neuron, astrosit, oligodendrosit, sel endotelium[14], dan oleh mikroglia reaktif.[13]
Menurut penelitian, obat sulfonilurea ini dan obat lainnya juga memiliki efek ekstrahepatik. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim karnitil asil transferase I (CAT-I) secara tidak langsung, yang terdapat di dalam mitokondria. Hal ini mencegah pengangkutan asam lemak rantai panjang ke dalam mitokondria untuk oksidasi beta. Hal ini mencegah hiperglikemia yang menjadi penyebab pemberiannya.[15][16]
Referensi
- ^ "Glyburide Monograph for Professionals". Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists. Diakses tanggal 18 Maret 2019.
- ^ "Glynase- glyburide tablet". DailyMed. 7 Oktober 2017. Diakses tanggal 30 April 2022.
- ^ "Glyburide Monograph for Professionals". Drugs.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 7 Oktober 2023.
- ^ Marble A (1971). "Glibenclamide, a new sulphonylurea: whither oral hypoglycaemic agents?". Drugs. 1 (2): 109–115. doi:10.2165/00003495-197101020-00001. PMID 4999930. S2CID 13181386.
- ^ Balsells M, García-Patterson A, Solà I, Roqué M, Gich I, Corcoy R (Januari 2015). "Glibenclamide, metformin, and insulin for the treatment of gestational diabetes: a systematic review and meta-analysis". BMJ. 350: h102. doi:10.1136/bmj.h102. PMC 4301599. PMID 25609400.
- ^ "Glyburide: MedlinePlus Drug Information". MedlinePlus. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 April 2019. Diakses tanggal 29 Oktober 2019.
- ^ Gangji AS, Cukierman T, Gerstein HC, Goldsmith CH, Clase CM (Februari 2007). "A systematic review and meta-analysis of hypoglycemia and cardiovascular events: a comparison of glyburide with other secretagogues and with insulin". Diabetes Care. 30 (2): 389–394. doi:10.2337/dc06-1789. PMID 17259518.
- ^ Meloni G, Meloni T (Januari 1996). "Glyburide-induced acute haemolysis in a G6PD-deficient patient with NIDDM". British Journal of Haematology. 92 (1): 159–160. doi:10.1046/j.1365-2141.1996.275810.x. PMID 8562390. S2CID 41227257.
- ^ Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaBNF76 - ^ Serrano-Martín X, Payares G, Mendoza-León A (Desember 2006). "Glibenclamide, a blocker of K+(ATP) channels, shows antileishmanial activity in experimental murine cutaneous leishmaniasis". Antimicrobial Agents and Chemotherapy. 50 (12): 4214–4216. doi:10.1128/AAC.00617-06. PMC 1693980. PMID 17015627.
- ^ He Y, Chang Y, Peng Y, Zhu J, Liu K, Chen J, et al. (Oktober 2022). "Glibenclamide Directly Prevents Neuroinflammation by Targeting SUR1-TRPM4-Mediated NLRP3 Inflammasome Activation In Microglia". Molecular Neurobiology. 59 (10): 6590–6607. doi:10.1007/s12035-022-02998-x. PMID 35972671. S2CID 242029244.
- ^ "Glyburide". Lexicomp. Wolters Kluwer N.V. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Juni 2023. Diakses tanggal 3 Juni 2023.
- ^ a b Ortega FJ, Gimeno-Bayon J, Espinosa-Parrilla JF, Carrasco JL, Batlle M, Pugliese M, et al. (Mei 2012). "ATP-dependent potassium channel blockade strengthens microglial neuroprotection after hypoxia-ischemia in rats". Experimental Neurology. 235 (1): 282–296. doi:10.1016/j.expneurol.2012.02.010. hdl:2445/34278. PMID 22387180. S2CID 4828181.
- ^ Simard JM, Woo SK, Schwartzbauer GT, Gerzanich V (September 2012). "Sulfonylurea receptor 1 in central nervous system injury: a focused review". Journal of Cerebral Blood Flow and Metabolism. 32 (9): 1699–1717. doi:10.1038/jcbfm.2012.91. PMC 3434627. PMID 22714048.
- ^ Chen S, Ogawa A, Ohneda M, Unger RH, Foster DW, McGarry JD (Juli 1994). "More direct evidence for a malonyl-CoA-carnitine palmitoyltransferase I interaction as a key event in pancreatic beta-cell signaling". Diabetes. 43 (7): 878–883. doi:10.2337/diab.43.7.878. PMID 8013751. S2CID 25251669.
- ^ Lehtihet M, Welsh N, Berggren PO, Cook GA, Sjoholm A (Agustus 2003). "Glibenclamide inhibits islet carnitine palmitoyltransferase 1 activity, leading to PKC-dependent insulin exocytosis". American Journal of Physiology. Endocrinology and Metabolism. 285 (2): E438 – E446. doi:10.1152/ajpendo.00057.2003. PMID 12684219. S2CID 175394.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


