Gereja Santo Gabriel, Sumber Sari

Gereja Santo Gabriel
Gereja Santo Gabriel, Paroki Sumber Sari
Gereja Santo Gabriel, Sumber Sari
PetaKoordinat: 6°56′14.62718″S 107°34′19.67851″E / 6.9373964389°S 107.5721329194°E / -6.9373964389; 107.5721329194
Informasi umum
LokasiSumbersari, Ciparay, Bandung, Jawa Barat
NegaraIndonesia
DenominasiGereja Katolik Roma
Arsitektur
StatusGereja paroki
Status fungsionalAktif
Tipe arsitekturGereja
Administrasi
ParokiSumber Sari
DekenatBandung Selatan
KeuskupanBandung
Klerus
UskupAntonius Subianto Bunjamin, O.S.C.
PastorRP. Yohanes Budiyanto SS.CC

Gereja Santo Gabriel yang bernama resmi Gereja Paroki Santo Gabriel, Sumber Sari adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Sumbersari, Ciparay, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini didedikasikan kepada Santo Gabriel. Gereja ini berada di bawah naungan yurisdiksi Keuskupan Bandung.[1]

Sejarah

Sebelum Gereja Santo Gabriel berdiri, awalnya dibangun gedung serbaguna oleh Paroki Gereja Santo Michael, Waringin pada tahun 1989 karena gedung gereja paroki itu mulai tidak mencukupi untuk beribadah bahkan bagi umat St. Michael yang berada di lingkungan Sumber Sari, dengan itu gedung serbaguna tersebut dibangun di Sumber Sari. Nama gedung tersebut adalah Gedung Gandarusa melalui restu Willem De Bruin, SS.CC.

Saung Indung, yang dulunya adalah Gedung Gandarusa yang dipakai sebagai gedung gereja lama.

Pada tanggal 28 Januari 2001, Rm. Martin Irawan SS.CC mendirikan Paroki Santo Gabriel. Gedung Gandarusa menjadi gedung gereja paroki tersebut. Bahkan gedung tersebut pun dijadikan pastoran, tempat latihan koor, dan tempat pertemuan karena pada saat itu paroki tersebut hanya memiliki satu gedung itu. Pada bulan Januari 2004, Rm. Ferry Indrianto SS.CC membeli rumah disebelah Gedung Gandarusa dan dinamakan Graha Maria sebagai tempat pembinaan anak. Lalu pada bulan Juli 2005, rumah disebelah Graha Maria dibeli dan dinamai Graha Yosep sebagai sarana OMK dan sekretariat. Pada bulan Juli 2007 dibeli lagi rumah didepan Graha Maria dan dinamai Pondok Palma. Pada bulan Juli 2010, dibeli rumah disebelah Pondok Palma yang dijadikan Rumah Pastoran. Pada bulan April 2013 didirikan Gedung Graha Gandarusa setelah Graha Maria dan Graha Yosep dilebur dan dibangun kembali gedung yang lebih besar lagi yang masih berdiri sekarang.

Saat pembangunan Graha Gandarusa, ada lahan yang dijual dan ditawarkan kepada gereja yang sebelumnya susah didapat. Dengan segala dana yang telah terkumpul, pada tanggal 1 September 2014 lahan tersebut berhasil dibeli, dan pada tanggal 1 Februari 2015 Mgr. Antonius Subianto Bunjamin meletakan batu pertama gereja baru di lahan tersebut. Namun pada bulan Juli 2016 baru saja mendapatkan ijin pembangunan gereja baru itu. Pembangunan selesai dan pada tanggal 28 Januari 2018 bertepatan dengan ulang tahun paroki, diresmikan gedung gereja baru oleh Mgr. Antonius Subianto Bunjamin. Gedung Gandarusa yang dulu dijadikan gedung gereja oleh umat paroki, oleh Rm. Fransiskus Dedi Riberu, SS.CC diubah namanya menjadi Saung Indung. Hingga sekarang umat Paroki Santo Gabriel beribadah di gedung gereja baru.

Panti Imam didalam gedung gereja baru St. Gabriel.

Referensi

Lihat pula

Pranala luar

  • "THE ART OF CHURCH - Gereja Katolik St. Gabriel, Bandung". 25 Mei 2024 – via Youtube.


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement