Gereja Pentakosta Di Indonesia
| GPDI | |
Logo Resmi GPDI | |
| Penggolongan | Protestan |
|---|---|
| Kitab suci | Alkitab |
| Teologi | Karismatik |
| Ketua sinode | Pdt., Dr., S.M. Manurung., M.Th., M.Min. |
| Sinode Gereja |
|
| Wilayah | Indonesia |
| Bahasa | Bahasa Indonesia dan Bahasa lokal |
| Liturgi | non-liturgis |
| Kantor pusat | Pematangsiantar |
| Pendiri | Pdt., Dr., H.M. Giring., M.Th. |
| Didirikan | Juli 23, 1966 Kota Pematangsiantar |
| Umat | +102.000 jemaat (2014) [1] |
| Rohaniwan |
|
Gereja Pentakosta Di Indonesia (disingkat; GPDI) adalah salah satu sinode gereja yang ada di Indonesia yang berpusat di kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Sinode ini merupakan gereja yang terdaftar sebagai anggota di Pesekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI).[2]
GPDI merupakan salah satu sinode gereja aliran karismatik dengan gaya ibadah penekanan pada Roh Kudus. Gereja ini tersebar luas di Indonesia dengan jumlah gereja signifikan banyak ditemui di provinsi Sumatera Utara, Riau, dan Jambi.
Hingga saat ini, sinode GPDI telah memiliki sekitar 532 gereja, di mana 51 diantaranya adalah gereja cabang. GPDI merupakan organisasi sinode gereja yang terpisah dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), di mana keduanya merupakan sinode yang berbeda.[3]
Ajaran
Sama halnya dengan gereja-gereja Pentakosta pada umumnya, GPDI adalah organisasi gereja yang menjadikan Tuhan Yesus sebagai kepala gereja, dan otoritas Roh Kudus sebagai pemimpin iman dan penggerak ibadah.[4] Hal ini diambil dan didasari melalui kitab Injil Yohanes 16:13 yang berbunyi; “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”[5]
Tata ibadah GPDI juga mempraktikkan pengalaman pribadi dengan Roh Kudus dan karunia-karunia rohani seperti berbicara dalam bahasa roh, nubuatan, dan penyembuhan ilahi. Gereja ini juga dikenal dengan ibadah yang meriah dan ekspresif, serta seringkali ditandai dengan adanya musik yang dinamis dan khotbah yang berapi-api.
Sejarah
Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI) berdiri pada tanggal 23 Juli 1966. Pada saat itu diadakan sebuah kongres besar oleh beberapa tokoh untuk mendirikan dan memisahkan organisasi sinode dari GPdI, di mana sinode tersebut dikenal sebagai GPDI. Kongres tersebut diadakan selama dua hari, yakni dari tanggal 22 hingga 23 Juli 1966, di mana pemilihan ketua baru, penandatanganan, serta peresmian Gereja Pentakosta Di Indonesia dilaksanakan pada saat itu.
Sama halnya dengan gereja-gereja karismatik lain seperti Gereja Bethel Indonesia (GBI), Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) dan Gereja Pentakosta Indonesia (GPI), Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI) merupakan pecahan langsung dari sinode gereja pentakosta awal Indonesia, yakni Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI). Sinode gereja ini merupakan salah satu gereja awal pada masa pecahnya sinode Gereja Pantekosta di Indonesia.[6]
Terpisahnya GPDI dari GPdI dikarenakan adanya masalah pengelolaan keuangan di lembaga GPdI sendiri yang pada saat itu diketuai oleh Pdt. Petrus Rumohoy. Masalah tersebut terus melebar hingga akhirnya GPdI terbagi menjadi beberapa sinode, salah satunya adalah GPDI.
Struktur Organisasi
Pada tanggal 7-9 Juli 2025, diadakan sebuah Musyawarah Besar ke-29 Sinode Gereja Pentakosta Di Indonesia di kota Pematangsiantar, di mana musyawarah tersebut dilaksanakan untuk memilih serta melantik Badan Pengurus Pusat GPDI periode 2025-2030. Musyawarah tersebut menetapkan nama tokoh-tokoh Badan Pengurus Pusat sebagai berikut;[7]
- Ketua : Pdt., Dr., Sabam. M. Manurung., M.Th., M.Min.
- Wakil Ketua I : Pdt., Yehezkiel Ompusunggu., M.min., M.Th.
- Wakil Ketua II : Pdt., Dr., H. Nainggolan., M.Th.
- Sekretaris jenderal : Pdt., Dr., Kartono Pasaribu., M.Th.[8]
- Wakil Sekretaris Jenderal I : Pdt., Ir., Pikson Sihotang., M.Th.
- Wakil Sekretaris Jenderal II : Pdt., Ronaldo Nainggolan., S.Th.
- Bendahara Umum : Pdt., Gusar Siringoringo S.Th., M.Min., M.Pd.
Referensi
- ^ hariansib.com/v1 (2025-07-17). "Hari Ini Mukernas GPDI ke-22 di P Siantar Dibuka". Harian SIB. Diakses tanggal 2025-07-17. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ "Dihadiri Ribuan Jemaat, Wali Kota Wesly Silalahi Ucap Terima Kasih Siantar Jadi Tuan Rumah Mubes XXIX GPDI Tahun 2025". utamanews.com. Diakses tanggal 2025-07-15.
- ^ "BUDAYA ORGANISASI GPdI AKAN MENJADI TOPIK UTAMA DALAM RAKORNAS BALITBANG MP GPdI DI BATAM". Pentakosta Pos. 2023-06-22. Diakses tanggal 2025-07-15.
- ^ "Sermon: THE MISSING PURPOSES OF THE HOLY SPIRIT – John 14:26". newbeginning-church.com (dalam bahasa Canadian English). Diakses tanggal 2025-07-17.
- ^ John 1 | KJV Bible | YouVersion (dalam bahasa Inggris).
- ^ Watania, Andre Kristian (2015). "Sejarah Perkembangan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pusat Silian 1956-2014" (PDF). Media Neliti. 21 Lembar (110914004). doi:82367-ID.
- ^ Satu, Editor. "Siantar Tuan Rumah Mubes Nasional GPDI 2025 - Metro Daily". Siantar Tuan Rumah Mubes Nasional GPDI 2025 - Metro Daily (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-07-17. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ "Pemko Pematangsiantar Dukung Mubes GPDI". Benteng Siantar. 2025-04-10. Diakses tanggal 2025-07-17.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


