Gedung Parlemen India, New Delhi

Parliament House
Bangunan Parlimen
Saṁsada Bhavana
புதிய நாடாளுமன்றக் கட்டிடம், புது தில்லி (Tamil)
संसद भवन (Hindi
Bangunan Parlimen Baharu, dengan Bangunan Parlimen Lama di latar belakang, bersama dengan Bangunan Perpustakaan Parlimen di sebelah kanan.
Informasi umum
Alamat118, Rafi Marg, New Delhi, Delhi
KotaNew Delhi
NegaraIndia
Penyewa sekarangParlemen India
Peletakan batu pertama1 October 2020
Selesai dibangun28 May 2023
Dibuka19 September 2023
KlienJabatan Kerja Raya Pusat India
PemilikPemerintah India
Data teknis
Jumlah lantai4
Luas tanah65,000 m2 (700,000 sq ft)
Desain dan konstruksi
ArsitekBimal Patel
Firma arsitekturHCP Design, Planning and Management Pvt. Ltd.
Kontraktor utamaTata Projects
Informasi lain
Kapasitas tempat duduk1,272(Lok Sabha : 888,Rajya Sabha: 384)
Akses transportasi umumStesen metro Sekretariat Pusat
Situs web
sansad.in

Bangunan Parlimen (Tamil :புதிய நாடாளுமன்றக் கட்டிடம், புது தில்லி, Hindi:संसद भवन ) atau secara rasmi dikenali sebagai Samsada Bhavana di New Delhi adalah tempat di mana anggota Parlemen India melakukan pertemuan. Bangunan ini menjadi tempat bagi Lok Sabha dan Rajya Sabha, yang masing-masing merupakan Dewan Rakyat dan Dewan Negara dalam sistem parlemen Dua kamar India.

Bangunan ini terletak di Rafi Marg, yang melintasi kawasan Central Vista, dan dikelilingi oleh berbagai bangunan penting seperti Gedung Parlemen Lama, Vijay Chowk, Gerbang India, Tugu Peringatan Perang Nasional, Enklaf Wakil Presiden, Hyderabad House, Gedung Sekretariat, kantor dan kediaman Perdana Menteri, gedung-gedung kementerian, serta unit administrasi lainnya milik Pemerintah India.

Sebagai bagian dari Proyek Pembangunan Kembali Central Vista India, sebuah gedung parlemen baru telah dibangun di New Delhi. Gedung tersebut diresmikan pada 28 Mei 2023 oleh Perdana Menteri,Narendra Modi.[1]

Desain

Ruang Sidang Rajya Sabha (kiri) dan Ruang Sidang Lok Sabha

Secara arsitektural, gedung ini memiliki bentuk segitiga, mencerminkan efisiensi ruang dan keselarasan dengan desain tata kota modern.[2] Berdiri di atas lahan seluas 64.500 meter persegi, gedung ini memiliki luas bangunan 20.866 meter persegi dan area terbuka tanpa atap seluas 2.000 meter persegi. Terdiri dari empat lantai, gedung ini dirancang untuk memiliki usia pakai lebih dari 150 tahun serta dilengkapi dengan teknologi tahan gempa. Tingginya dibuat setara dengan gedung parlemen lama, mempertahankan kesinambungan visual dan simbolis antara masa lalu dan masa depan. Pada puncaknya, dipasang patung Lambang Negara India (Ashoka Lion Capital) sebagai simbol kedaulatan.

Yang unik dari gedung ini adalah pembagian arsitekturnya ke dalam tiga bagian utama, yang masing-masing mengambil inspirasi dari simbol nasional India: pohon beringin, merak, dan bunga teratai. Ketiga simbol ini mencerminkan nilai-nilai kekuatan, keindahan, dan kemurnian yang dijunjung tinggi dalam tradisi India.

Gedung ini memiliki dua ruang utama sidang: Ruang Lok Sabha dan Ruang Rajya Sabha, yang mencerminkan sistem parlemen bikameral India. Ruang Lok Sabha dirancang dengan tema biru-hijau yang terinspirasi dari merak, dan mampu menampung 888 anggota. Ruang ini juga dapat diperluas hingga 1.272 kursi untuk mengakomodasi sidang gabungan parlemen. Di atas kursi Ketua (Speaker), terdapat patung Cakram Asoka, simbol keadilan dan hukum. Di sampingnya, diletakkan Sengol, tongkat kerajaan berlapis emas dan perak setinggi 1,5 meter, dihiasi dengan simbol Nandi yang melambangkan keadilan dan kebenaran.

Sementara itu, Ruang Rajya Sabha dirancang dengan tema merah yang terinspirasi dari bunga teratai, dan memiliki kapasitas 384 anggota. Seperti di Lok Sabha, Cakra Ashoka juga dipasang di atas kursi ketua sebagai simbol supremasi hukum dan integritas nasional.

Gedung parlemen baru ini bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi juga representasi dari visi India masa depan — demokratis, inklusif, modern, namun tetap berpijak pada akar budaya dan sejarah. Dengan desain yang fungsional, struktur yang tahan lama, serta makna simbolik yang mendalam, gedung ini menjadi lambang kebangkitan demokrasi India dalam era abad ke-21.

Rujukan

  1. ^ PTI (2023-05-26). "New Parliament building will make every Indian proud, says PM Modi". The Hindu (dalam bahasa Indian English). ISSN 0971-751X. Diakses tanggal 2023-12-15.
  2. ^ "Earthquake resistant, paperless offices: What will the new Parliament building be like". The Hindustan Times. 6 December 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 May 2023. Diakses tanggal 1 June 2024.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement