Fregat kelas Balaputradewa

KRI Balaputradewa, kapal pemimpin dikelasnya, selama upacara peluncurannya
Tentang kelas
Nama:Fregat kelas Balaputradewa
Pembangun:PT PAL Indonesia
Operator: Angkatan Laut Indonesia
Didahului oleh:kelas  Martadinata
Subkelas:Fregat Tipe 31
Dibangun:2022–sekarang
Jumlah:2
Rencana:4
Selesai:0
Ciri-ciri umum
Jenis Fregat[1][2][3]
Berat benaman 6.626 t (6.521 ton panjang) (muatan penuh)
Panjang 140 m (459 ft 4 in)
Lebar 19,75 m (64 ft 10 in)
Pendorong Sistem propulsi CODAD
Kecepatan 28 knot (52 km/h; 32 mph)
Jangkauan 9,000 nmi (16,668 km; 10,357 mi)
Daya tahan 21 hari
Awak kapal 143
Sensor dan
sistem pemroses
  • CMS:
  • Havelsan ADVENT CMS
  • Radar:
  • Radar susunan fase multifungsi Aselsan CENK 350-N (Mete Han)
  • Radar pengawasan Aselsan CENK 400-N
  • Radar pengendali tembakan Aselsan AKR-D
  • Radar pengendali helikopter Aselsan MAR-D
  • Sonar:
  • Sonar yang dipasang di lambung Aselsan FERSAH
  • IFF:
  • Sistem IFF Leonardo
Peralatan perang
elektronik dan tipuan
  • Elettronica RESM dan RECM
  • Sistem penanggulangan torpedo Aselsan HIZIR
  • 2 × 8 sistem peluncur umpan Aselsan KARTACA-N 130 mm
  • Senjata
  • 2 × Meriam utama Otomelara 76/62 Super Rapid
  • 1 × CIWS Rheinmetall Oerlikon Millennium 35 mm
  • 4 × RCWS Leonardo Lionfish 12,7 mm
  • 64 × Roketsan MİDLAS VLS untuk
  • 2 x 3 peluncur torpedo Leonardo B515/3 kaliber 324 mm
  • Pesawat yang
    diangkut
  • 1 × helikopter ukuran sedang
  • Fasilitas penerbangan dek dan hanggar helikopter
    Catatan Sumber[4]

    Fregat kelas Balaputradewa (sebelumnya dikenal sebagai Fregat Merah Putih)[5] adalah sebuah kelas fregat yang sedang dibangun untuk TNI Angkatan Laut. Sedang dibangun oleh PAL Indonesia, fregat ini didasarkan pada lambung fregat kelas Iver Huitfeldt dari Odense Maritime Technology (OMT) dan dipasarkan dengan nama Arrowhead 140 atau Fregat Tipe 31.[6][7] Desain tersebut sudah dilisensikan oleh Indonesia pada bulan September 2021.[8][9]

    Sejarah

    Kementerian Pertahanan memberikan kontrak pembangunan dua kapal fregat kepada galangan kapal milik negara PT PAL Indonesia pada tanggal 30 April 2020. Kontrak tersebut menetapkan bahwa kapal fregat akan dibangun dalam waktu 69 bulan setelah kontrak mulai berlaku.[10]

    Pada tanggal 16 September 2021, Babcock mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian dengan PT PAL Indonesia memungkinkan untuk mendesain dua turunan AH140 untuk TNI Angkatan Laut.[11] Kelas tersebut dikenal secara lokal sebagai Fregat Merah Putih.[12]

    Upacara peletakan lunasnya Balaputradewa

    Pada tanggal 9 Desember 2022, PAL Indonesia melakukan pemotongan baja pertama Fregat Merah Putih pertama di galangan kapal mereka di Surabaya.[9] Lunas fregat pertama diletakkan pada tanggal 25 Agustus 2023.[8][13]

    Pemotongan baja pertama Fregat Merah Putih kedua dilakukan pada tanggal 5 Juni 2024.[4][14] The second ship was laid down on 15 November 2024, five months earlier from the planned date of March 2025.[15]

    Pada bulan Januari 2025, menteri pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menargetkan bahwa kapal pertama akan diluncurkan pada bulan Juni 2025, sementara kapal kedua pada akhir tahun 2025.[16]

    Selama pertemuan di Kementerian Pertahanan pada tanggal 24 Juni 2025, disimpulkan bahwa target tanggal peluncuran sebelumnya pada Juni 2025 untuk kapal pertama tidak dapat dipenuhi, dan ditunda hingga 27 Oktober 2025. Penundaan peluncuran kapal pertama tidak akan memengaruhi kemajuan pembangunan kapal kedua.[17]

    Kapal pertama, diberi nama missing name, diluncurkan pada tanggal 18 Desember.[18] Pada saat yang sama, kemajuan pembangunan kapal kedua telah mencapai 38%.pada tahun 2026 Indonesia melakukan lisensi 2 unit tambahan menjadikan semua nya 4 unit[19]

    Persenjataan dan sensor

    Sebagai bagian dari kontrak utama, Fregat Merah Putih akan dipersenjatai dengan satu meriam OTO Melara 76 mm, satu meriam Rheinmetall Oerlikon Millennium 35 mm, dan dua RCWS Leonardo Lionfish 12,7 mm, sedangkan elektronik dan sensor meliputi radar multifungsi Aselsan Mete Han / CENK-350-N AESA,[20] radar pengawasan udara dan permukaan serta kendali helikopter Aselsan MAR-D / CENK-200-N, sonar yang dipasang di lambung Aselsan FERSAH, Aselsan Target Designation Sight, sistem manajemen pertempuran HAVELSAN ADVENT, peralatan pusat informasi tempur buatan HAVELSAN, dua sistem peluncur umpan Aselsan KARTACA-N 8x6 130 mm, sistem IFF dari Leonardo, dan perangkat peperangan elektronik Elettronica.[21][22]

    Peralatan tambahan dalam konfigurasi "dipasang tetapi tidak dengan" (FFBNW) mencakup tambahan satu meriam OTO Melara 76 mm, tambahan dua RCWS Leonardo Lionfish 12,7 mm, 8x8 sel (total 64 sel) Sistem peluncuran vertikal (VLS) Roketsan MIDLAS untuk rudal permukaan-ke-permukaan dan permukaan-ke-udara, dua peluncur torpedo tiga laras Leonardo B515/3 324mm untuk torpedo MU90 LWT, dan radar pengawasan udara dan permukaan jarak jauh Aselsan CENK 400-N AESA.[21][22] Kontrak pengadaan peralatan FFBNW ditandatangani oleh PAL Indonesia pada tanggal 11 Juni 2025.[23]

    Kapal-kapal dikelasnya

    Nama Nomor panji Pembangun Dipesan Pemotongan baja pertama Pasang lunas Diluncurkan Ditugaskan Status
    KRI Balaputradewa 322 PAL Indonesia, Surabaya

    Babcock International, Rosyth

    30 April 2020 9 December 2022[9] 25 Agustus 2023[8] 18 Desember 2025[18] Diproyeksikan pada tahun 2028/2029[24][16] Fitting out
    KRI TBA 5 Juni 2024[25] 15 November 2024[15] Diproyeksikan pada tahun 2028/2029[16][24] Sedang dibangun
    KRI TBA 21 Januari 2026 Direncanakan
    KRI TBA Direncanakan

    Lihat juga

    Referensi

    1. ^ https://indonesiaproud.wordpress.com/2025/12/22/kri-balaputradewa-frigat-buatan-indonesia-yang-disebut-destroyer-menyamar-kebanggaan-teknologi-maritim-nusantara/
    2. ^ https://www.britannica.com/technology/destroyer#:~:text=Since%201945%20the%20destroyer's%20dual,carry%20crews%20of%20about%20300.
    3. ^ https://oceanweek.co.id/kapal-destroyer-agar-bisa-dibangun-di-republik-ini#:~:text=Kapal%20fregat%20itu%20diproyeksikan%20operasional,class%2C%20dan%20Corvette%20Fatahillah%20class.
    4. ^ a b Malufti, Fauzan (8 Juni 2024). "Indonesia Cuts Steel for Second Red White Frigate". navalnews.com. Diakses tanggal 5 November 2024.
    5. ^ Putra, Erik Purnama, ed. (19 Desember 2025). "KRI Balaputradewa-322 Diluncurkan, Kapal Tempur Multiperan Produksi PT PAL". Republika.co.id. Diakses tanggal 19 Desember 2025.
    6. ^ Bahtić, F. (3 Januari 2022), One more country is modernizing its naval fleet with Type 31 frigates, diakses tanggal 12 Maret 2023
    7. ^ Tovey, Alan (30 Juni 2021). "Babcock in talks to sell 'budget frigates' to five countries". The Telegraph.
    8. ^ a b c Malufti, Fauzan (26 Agustus 2023). "Indonesia Lays Keel Of First 'Red White' Frigate". navalnews.com. Diakses tanggal 26 Agustus 2023.
    9. ^ a b c Sawiyya, Rangga Baswara (10 Desember 2022). "Pemotongan baja pertama Kapal Fregat Merah Putih telah dilakukan oleh PT PAL" [The first steel cutting of the Red White Frigate Ship was carried out by PT PAL]. Airspace Review. Diakses tanggal 19 Desember 2022.
    10. ^ Ibrahim, A Malik (20 September 2021). Kusbiantoro, Didik (ed.). "PAL: Kapal perang frigate pesanan Kemenhan dikerjakan selama 69 bulan". Antara News. Diakses tanggal 27 Oktober 2025.
    11. ^ "Babcock sells first new frigate design licence to Indonesia". Babcock International. 16 September 2021. Diakses tanggal 16 September 2021.
    12. ^ "Indo Defence 2022: Indonesia prepares to cut steel on first 'Red-White' frigate". janes.com. 7 November 2022. Diakses tanggal 19 Desember 2022.
    13. ^ "Pusat Kodifikasi Kementerian Pertahanan". www.kemhan.go.id. Diakses tanggal 15 Mei 2024.
    14. ^ "Indonesia Mulai Bangun Kapal Fregat Merah Putih Unit Kedua". kompas.com. 5 Juni 2024. Diakses tanggal 6 Juni 2024.
    15. ^ a b Manumoyoso, Ambrosius Harto (15 November 2024). "Indonesia Percepat Produksi Fregat Merah Putih Ke-2". kompas.id. Diakses tanggal 15 November 2024.
    16. ^ a b c Nashrullah, Hanif (24 Januari 2025). Febrianto, Vicki (ed.). "Menhan targetkan dua unit Fregat Merah Putih beroperasi akhir 2025". ANTARAnews.com. Diakses tanggal 12 Februari 2025.
    17. ^ "Ditjen Pothan Kemhan Pimpin Rapat Pembahasan Perkembangan Pembangunan Kapal Frigate Merah Putih". Ditjen Pothan Kemhan RI (Directorate General of Defense Potential, Ministry of Defense of the Republic of Indonesia). 24 Juni 2025. Diakses tanggal 25 Juni 2025.
    18. ^ a b Rahmat, Ridzwan (19 Desember 2025). "PT PAL launches Indonesia's first Red White frigate". Janes. Diakses tanggal 19 Desember 2025.
    19. ^ Elaine, Meilita (18 Desember 2025). "Wamenhan Pimpin Shipnaming dan Launching KRI Bala Putra Dewa 322 di Surabaya". suarasurabaya.net. Diakses tanggal 19 Desember 2025.
    20. ^ Ozberk, Tayfun (4 Desember 2025). "Indonesia's Merah Putih Frigate is being fitted with new radar by Aselsan". navalnews.com. Diakses tanggal 19 Februari 2025.
    21. ^ a b Mitsopoulos, Dimitris (11 Februari 2025). "Indonesia's Merah Putih-class Frigate: What You Need to Know". navalnews.com. Diakses tanggal 12 Februari 2025.
    22. ^ a b "ASELSAN Provides Mete Han MFR to Indonesia's Future Frigates". turdef.com. 10 Februari 2025. Diakses tanggal 12 Februari 2025.
    23. ^ "PT PAL Indonesia Usung Teknologi Canggih Sistem Pertahanan Laut di Indo Defence 2024". pal.co.id. 11 Juni 2025. Diakses tanggal 28 Juni 2025.
    24. ^ a b Achmad, Nirmala Maulana; Ihsanuddin (2 Juli 2024). "Dua Kapal Fregat Merah Putih TNI AL Diharapkan Bisa Beroperasi pada 2028". kompas.com. Diakses tanggal 12 Februari 2025.
    25. ^ "Indonesia Mulai Bangun Unit Kedua Fregat Merah Putih untuk TNI AL". Indonesia Defense. 5 Juni 2024.

    Pranala luar

    Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

    ×
    Advertisement