Filsafat Friedrich Nietzsche
Filsafat Friedrich Nietzsche adalah konsep filsafat yang dicetuskan oleh seorang filsuf Jerman bernama Friedrich Nietzsche (hidup dari tahun 1844–1900) pada akhir abad ke-19. Ketertarikan Friedrich Nietzsche pada bidang filsafat berawal saat membaca buku karya Arthur Schopenhauer, Die Welt als Wille und Vorstellung (Dunia sebagai kehendak dan representasi, 1819), dan mengatakan bahwa Schopenhauer adalah salah satu dari tokoh pemikir yang ia hormati. Lewat tulisannya, Friedrich Nietzsche menyebutkan bahwa Schopenhauer merupakan pendidik filsafat besar (Schopenhauer als Erzieher), dalam sebuah buku yang diterbitkan pada tahun 1874 dengan judul en:Untimely Meditations. Sejak awal abad ke-20, filsafat Nietzsche ini yang berkaitan terutama dengan Filsafat barat (beraliran filsafat kontinental) telah memiliki pengaruh intelektual dan politik yang besar di seluruh dunia. Selain dari itu, Nietzsche juga banyak menulis dan mengabdikan dirinya pada topik-topik filsafat, seperti moralitas, agama, epistemologi, puisi, ontologi, dan kritik sosial.[1][2]
Referensi
- ^ Friederich Nietzsche. The Will to Power (manuscript).
- ^ Steven A. Stolz. "Nietzsche's Psychology of the Self: the Art of Overcoming the Divided Self".
Lihat juga
- Filsafat kecerdasan buatan
- Filsafat ilmu
- Filsafat kimia
- Filsafat fisika
- Filsafat geografi
- Filsafat ilmu komputer
- Filsafat informasi
- Filsafat statistika
- Filsafat teknologi
- Filsafat matematika
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


