Felix K. Nesi
| Felix K. Nesi | |
|---|---|
| Lahir | Felix Kandidus Nesi 31 Agustus 1988 Nesam, Insana, Timor Tengah Utara |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Pendidikan | Psikologi |
| Almamater | Universitas Merdeka Malang |
| Pekerjaan | |
| Tahun aktif | 2011–sekarang |
| Karier penulis | |
| Nama pena | Robertus Aldo Nishauf |
| Bahasa | Indonesia |
| Periode | Angkatan Pascareformasi |
| Genre | |
| Karya terkenal | Orang-Orang Oetimu |
| Penghargaan terkenal |
|
Felix K. Nesi (lahir 31 Agustus 1988) adalah seorang penulis asal Indonesia yang dikenal namanya setelah memenangkan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta lewat manuskrip berjudul Orang-Orang Oetimu pada 2018.[1]
Digali dari khazanah tradisi dan sejarah Timor, novel Orang-Orang Oetimu kemudian diterbitkan oleh Marjin Kiri pada 2019[2] serta sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman[3] dan Inggris[4], selain juga memenangkan antaranya Penghargaan Sastra 2021.[5]
Bersama Reza Rahadian, Felix juga menulis naskah skenario film Pangku dan berhasil memenangkan Piala Citra untuk Penulis Skenario Asli Terbaik pada 2025.[6]
Riwayat
Felix Kandidus Nesi lahir dan membesar dalam sebuah keluarga petani di Nesam, kampung kecil di Insana, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Tumbuh dalam masyarakat dengan tradisi bertutur yang kuat, Felix mulai suka menuliskan cerita-cerita yang pernah didengarnya sejak kelas 4 SD.[7]
Diharapkan dapat menjadi seorang pastur, oleh orang tuanya ia dimasukkan ke Seminari Lalian di Atambua. Namun, setamat sekolah menengah atas pada 2008, Felix memilih untuk merantau dan kemudian kuliah psikologi di Universitas Merdeka Malang.[8]
Di Malang, Felix semakin mendalami hobi menulisnya. Pada 2011, untuk pertama kali tulisannya dimuat surat kabar Bali Post, sebuah puisi. Menyusul kemudian karya-karya lainnya muncul di Tempo, Malang Post, juga Kompas. Ia juga mencoba menerbitkan tulisannya secara mandiri.
Nama Felix mulai dikenal lebih luas setelah menjuarai Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta pada 2018. Selain penerbitan novel perdananya, kemenangan tersebut juga membuka kesempatan mengikuti program residensi kepenulisan di Amsterdam dan Iowa.
Karya
Novel
- Orang-orang Oetimu (Marjin Kiri, 2019)
Cerita pendek
- Usaha Membunuh Sepi (Pelangi Sastra Malang, 2016)
- Di Sarang Para Pencuri Cendana (penerbitan mandiri, 2017) – kumpulan cerita anak
- Kode Etik Laki-Laki Simpanan (Buku Fanu, 2019) – ditulis memakai nama Robertus Aldo Nishauf
- Kapten Hanya Ingin ke Dili (Marjin Kiri, 2023)
Puisi
- Kita Pernah Saling Mencinta (Gramedia Pustaka Utama, 2021)
- Melepas Kepergian (Puri Sembilan, 2025) – ditulis memakai nama Raka Sulistyo Bintang
Lain-lain
- Radio Ibu (Titimangsa Foundation, 2021) – naskah monolog
- Yang Tertinggal di Jakarta (Titimangsa Foundation, 2022) – naskah monolog
- Memeluk Mimpi-Mimpi (Titimangsa Foundation, 2024) – naskah drama musikal
Filmografi
- Sailum: Song of the Rustling Leaves (2023) – sebagai produser, sutradara, penulis skenario (bersama Moses Parlindungan Ompusunggu) dan juga narator
- Keluarga Cendana (2024) – sebagai sutradara dan penulis skenario
- Pangku (2025) – sebagai penulis skenario (bersama Reza Rahadian)
Penghargaan
- Pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2018
- 5 Besar Kusala Sastra Khatulistiwa 2020[9]
- Pemenang Penghargaan Sastra Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2021[10]
- Pemenang Penulis Skenario Asli Terbaik (bersama Reza Rahadian) – Pangku – Festival Film Indonesia 2025[6]
Rujukan
- ^ Kusumaputra, Adhi (4 Desember 2018). ""Orang-orang Oetimu" Karya Felix K Nesi Pemenang Sayembara Novel DKJ 2018". Kompas.id.
- ^ Leba, Elsa Emiria (20 Februari 2022). "Felix Nesi, Provokasi Si Provokator". Kompas.id.
- ^ Pasuhuk, Hendra (15 November 2024). "Semalam Bersama Felix K Nesi dan "Orang-Orang Oetimu"". Deutsche Welle.
- ^ Hanssens-Reed, Rebecca (17 Juli 2025). "Fetishist Disavowal: On Felix Nesi's "People from Oetimu"". Cleveland Review of Books (dalam bahasa Inggris).
- ^ Agnes, Tia (29 Oktober 2021). "Novel Felix K Nesi hingga Kumpulan Puisi Aan Mansyur Raih Penghargaan Sastra 2021". Detik.com.
- ^ a b Fathurrozak (November 2025). "Reza Rahadian dan Felix K. Nesi Menang Skenario Asli Terbaik FFI 2025". Media Indonesia.
- ^ "Mengintip Rahasia Menulis Felix K Nesi; Pemenang Sayembara Novel DKJ 2018". Kurung Buka. 29 Desember 2018.
- ^ Rutmawati, Siti (24 Maret 2017). "Usaha Membunuh Sepi,tulisan kecil dari pulau Indonesia yang 'terbelah'". Merdeka.com.
- ^ Fathurrozak (28 September 2020). "Novel Orang-orang Oetimu Masuk Nomine Kusala Sastra Khatulistiwa". Media Indonesia.
- ^ Prasetyo, Ichwan (29 Oktober 2021). ""Orang-Orang Oetimu" Novel Terbaik 2021 Versi Badan Bahasa". Espos.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


