Fazlollah Zahedi
| Nama dalam bahasa asli | (fa) فضلالله زاهدی |
|---|---|
| Biografi | |
| Kelahiran | 17 Mei 1892 Hamedan |
| Kematian | 2 September 1963 Jenewa |
| Prime Minister of Iran (en) | |
| 19 Agustus 1953 – 7 April 1955 ← Mohammed Mossadegh – Hossein Ala' → | |
| Daftar Menteri Luar Negeri Iran | |
| 7 April 1953 – 29 April 1953 – Abdullah Entezam-Saltaneh (en) | |
| Category:Interior ministers of Iran (en) | |
| 17 Maret 1951 – 14 Juli 1951 ← Hossein Ala' – Amirteymour Kalali (en) | |
| Data pribadi | |
| Agama | Islam Syiah |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | personel militer, politikus |
| Periode aktif | ? – 1953 |
| Partai politik | Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran |
| Pangkat militer | jenderal |
| Keluarga | |
| Anak | Ardeshir Zahedi (en) |
| Ayah | Hossein Pirnia (en) |
Penghargaan | |
Fazlollah Zahedi adalah seorang tokoh penting dalam sejarah pemerintahan Iran.[1] Fazlollah Zahedi juga biasa dikenal dengan nama Fadi Allah Zahedi.[2] Ia merupakan seorang jenderal dan juga seorang politikus.[1] Pada Tahun 1951, menteri dalam negeri Ali Razmara meninggal karena pembunuhan sehingga Zahedi menggantikan posisi Ali Ramzara.[2] Saat itu, Zahedi berada di dalam kabinet Mohammad Mosaddeq yang menjabat sebagai perdana menteri kala itu.[2] Zahedi tidak menyetujui beberapa kebijakan dalam kabinet yang dipimpin oleh Mohammad Mosaddeq sehingga ia memilih untuk mengundurkan diri dari posisinya pada Desember 1951.[2] Pada Oktober 1952, ia dituduh mencoba melakukan kudeta terhadap perdana menteri.[2] Ketegangan terjadi antara perdana menteri Mohammad Mosaddeq dengan Mohammad Reza Shah Pahlavi.[2] Pertentangan ini menyebabkan sebuah krisis yang mengakibatkan shah melarikan diri dari Iran.[2] Zahedi adalah orang yang ditunjuk oleh shah untuk menggantikan Mosaddeq.[2] Ia menjadi perdana menteri dari tahun 1953-1955.[2] Zahedi adalah seorang pemimpin yang membangun kembali hubungan baik antara Iran dan Inggris.[1] Hubungan baik ini terbukti dari adanya perjanjian tentang minyak.[1] Setelah masa Zahedi berakhir, Husein Ala menggantikan dirinya dari posisi perdana menteri.[1]
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


