Emilio Gentile
Emilio Gentile (lahir 4 Juni 1946) adalah seorang sejarawan Italia yang mengajar sejarah kontemporer di Universitas Sapienza Roma. Ia fokus pada studi fasisme, totalitarianisme, dan hubungan antara agama, politik, dan budaya. Karyanya sering membahas bagaimana ideologi modern membentuk identitas nasional, dengan penekanan pada kasus Italia.[1]
Kehidupan dan Karier
Gentile lahir di Bologna pada 1946 dari keluarga yang terlibat dalam kegiatan budaya lokal. Ia memulai studi di Universitas Bologna, di mana ia lulus dengan gelar doktor dalam sejarah modern. Pengalaman awalnya mencakup penelitian di arsip nasional, yang membawanya ke topik fasisme dan peran gereja dalam politik Italia. Ia juga meneliti di institusi seperti Istituto Storico Germanico di Roma, memperkaya pemahamannya tentang hubungan Italia-Jerman.[2]
Gentile bergabung dengan Universitas Sapienza Roma sebagai profesor sejarah kontemporer. Ia menjabat sebagai pengunjung di universitas Eropa dan Amerika Serikat, termasuk Universitas Yale dan Universitas California, Berkeley. Penelitiannya mencakup analisis totalitarianisme, di mana ia mengeksplorasi bagaimana rezim seperti fasisme menggunakan ritual dan simbol untuk membentuk masyarakat. Ia juga menulis esai untuk jurnal seperti Journal of Contemporary History dan Totalitarian Movements and Political Religions, membahas topik seperti sekularisme dan nasionalisme.[3][1]
Karya utamanya mencakup La via italiana al totalitarismo (1995), yang membahas asal-usul fasisme Italia; Politica e religione (2001), tentang hubungan antara politik dan agama; serta Renovating the Fascist Faith (2023), yang menganalisis reformasi ideologi fasis. Buku lain seperti The Sacralization of Politics in Fascist Italy (1996) menelusuri penggunaan simbol religius dalam propaganda.[3]
Gentile memenangkan beberapa penghargaan, termasuk Guggenheim Fellowship (2000) dan Erasmus Prize (2013). Ia juga menjadi anggota Akademi Nasional de Lincei. Karyanya sering dikutip dalam studi politik, meskipun beberapa analisisnya, seperti tentang sifat religius fasisme, menimbulkan perdebatan di kalangan sejarawan.[4]
Gentile memengaruhi studi fasisme melalui analisisnya yang menghubungkan politik dengan budaya. Karyanya menjadi rujukan dalam debat tentang totalitarianisme, meskipun beberapa aspeknya, seperti pandangannya tentang sekularisme, tetap menjadi topik diskusi. Ia terus aktif melalui tulisan dan kuliah, berkontribusi pada sejarah politik Italia modern.[5]
Referensi
- ^ a b "Stanley Payne, review of Emilio Gentile's "Storia del fascismo" and "Totalitarismo 100"". George L. Mosse Program in History (dalam bahasa American English). 2023-05-02. Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ "Emilio Gentile - Academia.edu". Academia.edu. Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ a b "Emilio Gentile — Harvard University Press". Harvard University Press (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ Bloomsbury. "Emilio Gentile". Bloomsbury. Diakses tanggal 4-11-2025.
- ^ "Politics as Religion | Princeton University Press". press.princeton.edu (dalam bahasa Inggris). 2006-07-23. Diakses tanggal 2025-11-04.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


