Elang-rawa timur
| Elang-rawa timur
| |
|---|---|
| Circus spilonotus | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 61709141 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Accipitriformes |
| Famili | Accipitridae |
| Genus | Circus |
| Spesies | Circus spilonotus Kaup, 1847 |
| Distribusi | |
| Endemik | Little Rann of Kutch (en) |
Elang-rawa timur (Circus spilonotus) merupakan burung pemangsa yang termasuk dalam kelompok elang-rawa. Sebelumnya, burung ini dianggap satu spesies dengan elang-rawa barat (Circus aeruginosus), tetapi sekarang biasanya diklasifikasikan sebagai spesies terpisah. Burung ini memiliki dua subspesies, yakni C. s. spilonotus di Asia Timur dan C. s. spilothorax (elang-rawa papua, mungkin spesies terpisah) di Pulau Papua.[1]
Deskripsi
Panjang spesies ini berkisar antara 48 hingga 58 cm, dengan lebar sayap 113 hingga 137 cm. Seperti kebanyakan elang, betina biasanya lebih besar daripada jantan. Bulu jantan bervariasi, biasanya kepala, dada, punggung, dan penutup sayap berwarna kehitaman dengan garis-garis pucat. Sisa sayap berwarna abu-abu dengan ujung sayap hitam dan tepi depan putih. Ekornya berwarna abu-abu, pantatnya putih, dan bagian bawahnya sebagian besar berwarna putih. Betinanya berwarna cokelat tua dengan garis-garis kuning kekuningan di kepala dan bagian bawahnya. Pantatnya seringkali berwarna keputihan dan ekornya memiliki garis-garis gelap. Burung muda berwarna cokelat tua dengan warna kuning kekuningan di kepala dan bercak pucat di bagian bawah sayap.[1] Secara fisik, sangat mirip dengan elang-rawa barat, tetapi tumpang tindih jangkauan mereka minim.[2]
Elang ini biasanya diam, tetapi memiliki suara mewing yang paling sering dikeluarkan di tempat bertengger.[1]
Sebaran dan habitat
Elang-rawa timur umumnya bermigrasi, kecuali elang papua yang menetap. Jangkauan perkembangbiakannya meliputi Tiongkok timur laut, Mongolia, dan Siberia tenggara (hingga Danau Baikal di sebelah barat) dengan jumlah kecil di Jepang utara (Hokkaido dan Honshu utara). Terdapat beberapa kesamaan habitat dengan elang-rawa barat di sekitar Danau Baikal, dan perkawinan silang telah terjadi.
Jangkauan musim dinginnya meliputi Tiongkok selatan, Taiwan, Korea, Jepang selatan, India timur laut, Bangladesh, dan Asia Tenggara hingga Filipina, Kalimantan, dan Sumatra di selatan. Sejumlah besar burung bermigrasi di sepanjang pantai Tiongkok, dengan ribuan burung melewati tempat-tempat seperti Beidaihe selama musim gugur.
Habitat pilihannya adalah daerah terbuka yang meliputi rawa, sawah, dan padang rumput.[1][3]
Perilaku
Makanan
Saat berburu, ia terbang rendah di atas tanah dengan sayapnya membentuk huruf V yang dangkal. Burung ini pemangsa oportunis[4], mangsanya meliputi mamalia kecil (tikus, tupai), burung air, burung pengicau (telur, anakan, burung dewasa), katak, dan ikan.[1][4]
Perkembangbiakan
Musim kawin dimulai pada bulan April. Sarangnya terbuat dari ranting dan dibangun di tanah, biasanya di hamparan alang-alang. Empat hingga tujuh telur diletakkan dan dierami selama 33 hingga 48 hari. Anak burung akan terbang setelah 35 hingga 40 hari.[1]
Daftar rujukan
- ^ a b c d e f "Eastern marsh harrier - Facts, Diet, Habitat & Pictures on Animalia.bio". animalia.bio. Diakses tanggal 2025-11-06.
- ^ "Elang-rawa timur - eBird". ebird.org (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2025-11-06. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ "Eastern Marsh Harrier". Birds of Singapore (dalam bahasa American English). 2016-01-10. Diakses tanggal 2025-11-06.
- ^ a b "Elang Rawa Timur | Biodiversity Warriors | Kehati" (dalam bahasa American English). 2015-07-01. Diakses tanggal 2025-11-06.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


