Distrik Siaya

Peta wilayah Distrik Siaya (hijau) di ujung utara Provinsi Nyanza, Kenya.

Distrik Siaya adalah sebuah distrik di wilayah paling utara Provinsi Nyanza, Kenya. Pembentukan Distrik Siaya diadakan pada tahun 1968. Distrik Siaya terletak di dataran tinggi dengan ketinggian berkisar antara 1.400–1.700 meter di atas permukaan laut. Wilayah Distrik Siaya sebagian besar dihuni oleh kelompok etnik dari suku Luo yang umumnya bekerja dalam bidang pertanian.

Distrik Siaya memiliki lahan pertanian yang subur karena sumber daya air yang melimpah akibat curah hujan tahunan yang tinggi yaitu antara 1.500 hingga 1.900 milimeter per tahun. Jenis tanaman pertanian di Distrik Siaya meliputi eukaliptus, cemara, markhamia, pepaya, mangga, dan alpukat.

Wilayah administratif

Pada tahun 1894 dalam wilayah Region Timur Uganda terdapat Distrik Gem, Distrik Alego, Distrik Uholo, dan Distrik Ugenya. Pada tahun 1902, keempat distrik tersebut diubah statusnya menjadi subdistrik yang merupakan bagian dari Distrik Kisumu. Status administrasi ini berlaku hingga tahun 1921.Pada tahun 1921, keempat distrik tersebut dimasukkan sebagian bagian dari wilayah Distrik Kavirondo Tengah. Kemudian pada tahun 1968, Subdistrik Gem, Subdistrik Alego, Subdistrik Uholo, dan Subdistrik Ugenya didirikan menjadi Distrik Siaya dalam wilayah Provinsi Nyanza. Pada tahun 1998, Subdistrik Bondo, Subdistrik Usigu, Subdistrik Madiany, dan Subdistrik Rarieda yang merupakan bagian dari Distrik Siaya dimekarkan wilayahnya untuk membentuk Distrik Bondo.[1] Distrik Siaya masuk dalam wilayah Provinsi Nyanza yang berada di bagian barat Kenya.[2][3] WIlayah Distrik Siaya berada di bagian paling utara dibandingkan distrik-distrik lain dalam wilayah Provinsi Nyanza.[4]

Kondisi geografi

Distrik Siaya terletak di dataran tinggi dengan ketinggian berkisar antara 1.400–1.700 meter di atas permukaan laut. Kondisi geografi di Distrik Siaya berupa punggung bukit dan lembah dengan permukaan tanah yang landai dan drainase yang mendukung kegiatan pertanian. Wilayah Distrik Siaya memiliki curah hujan yang sangat tinggi yaitu antara 1.500 hingga 1.900 milimeter per tahun.[5] Curah hujan di Distrik Siaya mengakibatkan adanya dua periode musim hujan untuk musim tanam karena sumber daya air yang melimpah di Distrik Siaya.[5][6] Periode musim hujan dengan durasi yang lama terjadi pada bulan Maret hingga Juli. Sedangkan periode musim hujan dengan durasi yang singkat terjadi pada bulan September hingga November.[5]

Perekonomian penduduk

Wilayah Distrik Siaya sebagian besar dihuni oleh kelompok etnik dari suku Luo.[5] Penduduk di Distrik Siaya merupakan petani. Sekitar 80% dari penduduk mengadakan kegiatan penanaman pohon di lahan pertanian. Jenis tanaman pohon yang ditanam ialah eukaliptus. Penduduk di Distrik Siaya memilih menanam eukaliptus karena pertumbuhannya yang cepat dengan batang yang lurus. Selain itu, eukaliptus juga dapat tumbuh kembali dari hasil penebangan yang menyisakan tunggul pohon. Eukaliptus dimanfaatkan oleh penduduk di Distrik Siaya sebagai kayu bakar dan bahan bangunan untuk pembuatan tiang. Jenis tanaman pohon lain yang ditanam oleh penduduk di Distrik Siaya ialah cemara dan markhamia. Namun kedua jenis tanaman ini hanya ditanam di perbatasan wilayah Distrik Siaya atau di dekat rumah penduduk. Penduduk di Distrik Siaya juga menanam pohon pepaya, mangga, dan alpukat. Penanamannya dalam jumlah sedikit pada lahan pertanian yang dekat dari rumah penduduk.[7]

Penduduk di Distrik Siaya menjual produk di beberapa pasar yaitu Pasar Aram, Pasar Ngiya, Pasar Akala, Pasar Nyadorera, Pasar Uhaya, dan Pasar Ugunja. Produk utama yang dijual oleh penduduk di Distrik Siaya ialah jerami dan alang-alang.[8]

Referensi

Catatan kaki

  1. ^ Cokumu, Pius Ouma (Juli 2001). The Colonial Transformation of Agriculture in Siaya, c.1894-1945 (PDF) (dalam bahasa Inggris). HAL Open Science. hlm. 5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Steketee, R. W., dkk. (1987). "In vivo Response of Plasmodium falciparum to chloroquine in Pregnant and Non-pregnant Women in Siaya District, Kenya" (PDF). Bulletin of the World Health Organization (dalam bahasa Inggris). 65 (6): 886. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ^ Rahman, Taufik (Maret 2008). Tim Hikmah (ed.). Obama: Tentang Israel, Islam, dan Amerika. Jakarta Selatan: Hikmah. hlm. 6. ISBN 978-979-114-159-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Rainey, J. J., dkk. (Oktober 2006). "Spatial clustering of endemic Burkitt's lymphoma in high-risk regions of Kenya". International Journal of Cancer. 120 (1): 124. doi:10.1002/ijc.22179. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. ^ a b c d Pender, Place, dan Ehui 2006, hlm. 193.
  6. ^ Mburugu, E. K., dan Adams, B. N. (2004). "Families in Kenya". Dalam Adams, B. N., dan Trost, J. (ed.). Handbook of World Families. Thousand Oaks: Sage Publication. hlm. 4. ISBN 0-7619-2763-8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ Pender, Place, dan Ehui 2006, hlm. 198.
  8. ^ Ikiara, M., Mwakubo, S., dan Nyang’oro, O. (2010). To Convert or Conserve the Yala Wetland: An Economic Valuation (dalam bahasa Inggris). Nairobi: Kenya Institute for Public Policy Research and Analysis. hlm. 22. ISBN 9966-777-66-0. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Daftar pustaka

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement