Disipasi
Dalam termodinamika, disipasi adalah hasil sebuah proses takterbalikkan yang mempengaruhi sebuah sistem termodinamika. Dalam suatu proses disipatif, energi (internal, kinetik aliran massal, ataupun potensial sistem) bertransformasi dari suatu bentuk awal menjadi bentuk akhir, yang mana kapasitas wujud akhir untuk melakukan usaha termodinamika lebih sedikit dari bentuk awalnya. Contohnya, transfer energi sebagai panas bersifat disipatif karena merupakan perpindahan energi selain karena usaha termodinamika atau melalui perpindahan materi, dan menyebar energi yang sebelumnya terkonsentrasi. Mengikuti hukum termodinamika kedua, dalma wujud konduksi dan radiasi dari satu badan ke yang lainnya, entropi bervariasi menurut suhu (mengurangi kapasitas kombinasi kedua badan untuk melakukan usaha), tetapi tidak pernah berkurang dalam suatu sistem terisolasi.
Pada teknik mesin, disipasi adalah perubahan energi mekanis menjadi energi panas yang takterbalikkan dengan peningkatan entropi terkait.[1]
Referensi
- ^ Escudier, Marcel; Atkins, Tony (2019). A Dictionary of Mechanical Engineering (dalam bahasa Inggris) (Edisi 2). Oxford University Press. doi:10.1093/acref/9780198832102.001.0001. ISBN 978-0-19-883210-2.
- "Dissipative system, a system that loses energy in the course of its time evolution." Benenson, W.; Harris, J. W.; Stocker, H.; Lutz, H. (2002). "6.1.3". Handbook of Physics. New York, NY: Springer-Verlag. hlm. 219. ISBN 978-0-387-21632-4.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


