Dirty Vote II
| Dirty Vote II: o3 (Otot, Otak, dan Ongkos) | |
|---|---|
| Berkas:Dirty Vote II.jpg | |
| Sutradara | Dandhy Dwi Laksono[1] |
| Produser | Joni Aswira Irvan[1] |
| Pemeran | Bivitri Susanti Feri Amsari Zainal Arifin Mochtar[1] Bhima Yudhistira Adhinegara |
| Penyunting | Benaya Harobu[1] |
Perusahaan produksi | Watchdoc |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 240 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
Dirty Vote II (bahasa Indonesia: Pemilihan Kotor II) adalah sebuah film dokumenter politik Indonesia tahun 2025 yang disutradari oleh Dandhy Dwi Laksono dan diproduseri oleh Joni Aswira, yang merupakan sekuel dari Dirty Vote yang tayang pada tahun 2024.
Film ini menampilkan tiga pakar hukum tata negara Indonesia, yakni Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar dalam menilai satu tahun pemerintahan Prabowo dan Gibran, di mana film ini mengulas bagaimana rezim pemerintahan Prabowo dan Gibran mengonsolidasi kekuatan politik, hukum, dan ekonomi serta bagaimana masyarakat sipil menanggapinya.[2] Selain ketiga pakar hukum tata negara yang tampil kembali pada film ini, peneliti Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira Adhinegara juga dihadirkan untuk menjelaskan aspek ekonomi dari konsolidasi oligarki ini.
Ringkasan
Produksi
Penayangan
Referensi
- ^ a b c d "DIRTY VOTE - Full Movie (OFFICIAL)". Diakses tanggal 2024-02-13.
- ^ "Dirty Vote: Film 'tentang kecurangan pilpres' tuai pro-kontra, bagaimana publik harus menyikapinya?". 2024-02-13. Diakses tanggal 2024-02-13.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


