Daun perengat
| Daun perengat
| |
|---|---|
| Rubus moluccanus | |
| Taksonomi | |
| Kerajaan | Plantae |
| Ordo | Rosales |
| Famili | Rosaceae |
| Genus | Rubus |
| Spesies | Rubus moluccanus Linnaeus, 1753 |
| Tata nama | |
| Sinonim takson | Rubus wawrai Kuntze Rubus setosolignosus Kuntze Rubus kurzianus Kuntze Rubus kingii Kuntze Rubus hiemalis Kuntze Rubus falconeri Kuntze |
Dalam bahasa Kanayatn tumbuhan ini dikenal dengan nama daun perengat (Rubus moluccanus),[1] bahasa Banggai nggainggalat[2] dan Bahasa Balaesang sebagai nggalat[3] adalah spesies tumbuhan dari famili rosaceae. Tumbuhan ini sering dijumpai hidup di pegunungan pada ketinggian lebih dari 1.000 mdpl. Tumbuhan ini menghasilkan buah agregat berwarna merah yang dapat dimakan. Tumbuhan ini kadang dijumpai hidup bersama arbei gunung.
Pemerian
Tumbuhan ini adalah tumbuhan semak berduri dengan banyak duri di batangnya dan daunnya berbulu. Bunganya berwarna putih dan buahnya berwarna merah dan mengandung banyak biji.
Referensi
- ^ Musmuliadi; Sisillia, Lolyta; Kartikawati, Siti Masitoh (2022). "ETNOBOTANI RITUAL ADAT SUKU DAYAK KANAYATN DESA NYAYUM KECAMATAN KUALA BEHE KABUPATEN LANDAK". Jurnal Lingkungan Hutan Tropis. 1 (2): 357–375.
- ^ Ibrahim, Abd. Karim (2015). Kamus Bahasa Banggai Disertai Tata Bahasa & Bahasa Ilmiah. Salakan: LPK "Pau Sio". hlm. 251. Diakses tanggal 20 Agustus 2025. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Nunink; Kundera, I Nengah; Budiarsa, I Made; Nurdin, Musdalifah; Febriani, Vita Indri; Masrianih (2026). "Inventory of Medicinal Plants Used by the Community of Rano Village, Balaesang Tanjung District, and Their Potential as Biology Learning Media". Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi. 14 (1): 13–22.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


