Danau Vibhutipura
Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. (November 2025) |

Danau Vibuthipura adalah sebuah danau di pinggiran kota Hindustan Aeronautics Limited, di tenggara kota Bengaluru. Danau ini merupakan bagian dari rangkaian Danau Bellandur-Varthur.[1]
Sejarah
Sebuah danau di Vibhutipura dibangun oleh suku Hoysala (abad ke-10-14).[2] Sebuah prasasti dari abad ke-14 menggambarkan pembangunan sebuah desa dan waduk di daerah tersebut.[2]
Danau ini dikelola oleh departemen kehutanan negara bagian.[3] Pengelolaannya diserahkan kepada Otoritas Pembangunan Bangalore (BDA) dan kemudian Bruhat Bengaluru Mahanagara Palike (BBMP).[4]
Penduduk setempat terlibat dengan danau ini setelah masuknya limbah, pembuangan limbah, dan perambahan.[5] Hal ini mengakibatkan pendekatan populis dalam tata kelola danau.[5] Asosiasi perumahan dan Vibhutipura Kere Abhivridhi Mattu Samrakshane Samiti (VIKAS) telah mengkampanyekan restorasi danau.[6] Kegiatan restorasi meliputi pembangunan jalur pejalan kaki dan pagar. Pemanfaatan rekreasi telah meningkat.[7] Danau ini bersifat musiman. Saat kering, dasar danau digunakan untuk kegiatan tidak resmi seperti kriket dan penggembalaan.[8]
Permasalahan
Danau Vibhutipura, yang hanya terisi air saat hujan deras pada bulan Agustus dan September, juga telah berubah menjadi tempat pemakaman ternak yang mati. Danau Vibhutipura, yang dulunya penuh air, kini berubah menjadi 'kuburan hewan' ilegal karena bangkai sapi dikubur di sana. Pagar danau telah ditembus secara ilegal di beberapa titik dan ternak dibiarkan masuk ke Danau Vibhutipura untuk digembalakan.
Pulau-pulau di dalam danau dan pagar di sekitarnya telah diubah menjadi galeri bagi para penonton untuk menonton pertandingan.
Sumber BBMP mengonfirmasi bahwa pekerjaan pembangunan area danau saat ini sedang berlangsung, dengan pemagaran yang hampir selesai sekitar dua bulan lalu.(8)
Pada bulan April 2023, dilakukan pembersihan ekstensif eceng gondok yang menghuni danau. Hal ini menyebabkan peremajaan danau. Danau terisi air, yang merupakan pemandangan yang menakjubkan. Namun, belum jelas berapa lama kondisi ini akan bertahan. Hal ini karena limbah masih mengalir ke danau. Instalasi Pengolahan Limbah, yang direncanakan enam tahun lalu, masih menunggu penyelesaian. Jalan setapak yang rusak saat pembersihan gulma belum diperbaiki. [9]
Referensi
- ^ Final Report on Inventorisation of Water Bodies in Bengaluru Metropolitan Area (BMA), vol. II: Lake Database and Atlas (Part-2: Bengaluru East Taluk), Funded by Karnataka Lake Conservation and Development Authority (KLCDA), Centre for Lake Conservation (CLC), Environmental Management and Policy Research Institute (EMPRI) (Department of Forest, Ecology and Environment, Government of Karnataka), March 2018, pp. 890, 916, 930, 1092. Diakses 2 November 2025.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


