Damayanti Buchori

Damayanti Buchori
AlmamaterPh.D. Universitas Indiana Bloomington

M.Sc. Universitas Illinois Urbana-Champaign

S.P. Institut Pertanian Bogor
PenghargaanHonorary Fellow, ATBC (Association of Tropical Biology and Conservation), 2018.
Karier ilmiah
BidangEntomologi & Ekologi Evolusioner

Damayanti Buchori adalah seorang ahli serangga dan ahli ekologi tata guna lahan asal Indonesia yang dikenal karena penelitiannya di bidang ekologi serangga, keanekaragaman hayati, dan pertanian berkelanjutan. Selain sebagai peneliti, ia juga seorang profesor di Departemen Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Pendidikan

Pada 1984, Damayanti memulai pendidikannya di Institut Pertanian Bogor (IPB) di bidang Hama dan Penyakit Tumbuhan. Ia lalu melanjutkan pendidikannya di Universitas Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat dengan fokus di bidang entomologi dan menyelesaikan gelar masternya pada 1989. Pada 1993, ia meraih gelar Doktor Filsafat di bidang Ekologi, Evolusi, dan Perilaku Departemen Biologi di Universitas Indiana Bloomington.[1]

Karier

Damayanti Buchori memimpin sebagai Ketua di Center for Transdisciplinary and Sustainability Sciences (CTSS) di Institut Pertanian Bogor (IPB).[2] Ia juga berkerja sebagai dosen di bidang ekologi dan entimologi di IPB sejak 1993 dan kepala bidangnya sejak 2007. Penelitiannya berfokus pada penelitian pertanian mengenai pengendalian hayati, manajemen hama serangga, keanekaragaman serangga dan perubahan penggunaan lahan sehingga ia mempublikasikan lebih dari 300 penelitian ilmiah.[3][4] Penelitiannya mengenai lanskap berkelanjutan, yaitu keterkaitan antara pertanian dan konservasi termasuk praktik sumber daya yang bertanggung jawab untuk kelapa sawit dan karet dan penerapan praktik pengelolaannya.[5]

Ia bekerja sebagai Direktur Eksekutif di Yasasan KEHATI pada 2006 sampai 2009 dan direktur konservasi dan ilmuwan utama di The Nature Conservancy pada 2009 sampai 2011.[6] Pada kedua institusi tersebut, ia memimpin dan mengelola timnya dengan fokus konservasi orangutan, REDD di Berau dan juga program pemberdayaan masyarakat dalam Berau Forest Carbon Program (BFCP), serta memimpin negosiasi untuk konservasi hutan tropis. Ia juga pernah menjadi ketua bersama di Gugus Tugas Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan untuk KTT G20 Bali 2022.[7]

Penghargaan

Damayanti telah meraih beberapa penghargaan atas kontribusinya dalam bidangnya. Pada 2018, ia menerima penghargaan Honorary Fellows di Association of Tropical Biology and Conservation (ATBC).[8]

Pada 2025, ia terlibat dalam riset lintas negara di mana ia diversifikasi sistem pertanian dan menyaring data 24 studi kasus dari 11 negara, termasuk Indonesia. Hasil penelitiannya mendapat penghargaan juara internasional edisi ke-3 Frontiers Planet Prize.[9]

Referensi

  1. ^ "Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, M.Sc – Departemen Proteksi Tanaman – IPB University" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-15.
  2. ^ "Organization". CTSS IPB (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-15.
  3. ^ Buchori, Damayanti. "Damayanti Buchori".
  4. ^ Bonacic, Cristian; Medellin, Rodrigo A.; Ripple, William; Sukumar, Raman; Ganswindt, Andre; Padua, Suzana M.; Padua, Claudio; Pearl, Mary C.; Aguirre, Luis F. (2023-01-20). "Scientists warning on the ecological effects of radioactive leaks on ecosystems". Frontiers in Ecology and Evolution (dalam bahasa English). 10. doi:10.3389/fevo.2022.1099162. ISSN 2296-701X. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  5. ^ "Prof. Damayanti Buchori – IUCN SSC – Indonesian Species Specialist Group" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-17.
  6. ^ Buchori, Damayanti. "Damayanti Buchori". LinkedIn.
  7. ^ "TF4 – Food Security and Sustainable Agriculture – T20 Indonesia" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-16.
  8. ^ tropicalbiology.org https://tropicalbiology.org/grants-awards/. Diakses tanggal 2025-10-16.
  9. ^ Agency, ANTARA News. "Serangga serta pertanian berkelanjutan ala Damayanti Buchori". ANTARA News Megapolitan. Diakses tanggal 2025-10-17.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement