Daikokuten
| Daikokuten | |
|---|---|
Dewa kekayaan, kemakmuran, keberuntungan, rumah tangga, pertanian, kesuburan | |
| Anggota Tujuh Dewa Keberuntungan | |
| Nama lain | Makakara (摩訶迦羅) Makakaraten (摩訶迦羅天) Daikokutenjin (大黒天神) Daikokusonten (大黒尊天) Daikoku-san (大黒さん) Daikoku-sama (大黒様 / 大黒さま) |
| Kanji | 大黒天 |
| Afiliasi | Dewa |
| Mantra | Oṃ Mahākālāya svāhā (On Makakyaraya sowaka) |
| Simbol | karung, palu |
| Hewan | tikus |
| Dewa/dewi terkait | Mahakala |
| Pemujaan | |
| Kepercayaan | Buddha/Shinto |
| Aliran | Buddhisme di Jepang |
| Etnis | orang Jepang |
| Daerah | Jepang |
Daikokuten (大黒天) adalah dewa kekayaan dan kemakmuran, salah satu Tujuh Dewa Keberuntungan menurut kepercayaan tradisional Jepang. Daikokuten merupakan asimilasi dari Siwa, dewa dalam agama Hindu. Namanya merupakan padanan kata Mahakala (nama lain Siwa, bahasa Sanskerta) dalam bahasa Jepang. Nama Mahakala terdiri dari kata mahā (महत्; "besar") dan kāla (काल; "gelap"), diartikan sebagai "kegelapan raya", sedangkan Daikokuten ditulis dalam kanji dengan huruf 大 (dai, "besar") dan 黒 (koku, "hitam"). Huruf 天 (ten) bermakna "dewa".
Daikokuten dipercaya memberikan kekayaan dan kemakmuran, atau dewa rumah tangga, khususnya dapur. Ia digambarkan sebagai dewa berwajah lebar, tersenyum, dan bertopi hitam. Ia sering kali digambarkan membawa palu emas yang disebut Uchide no kozuchi, atau palu uang ajaib, dan duduk di atas karung beras, dengan tikus di dekatnya.
Referensi
- Japan and Indian Asia by Hajime Nakamura. Publisher: Firma KLM, 1961. Publication Date: 1961
- India and Japan: A Study in interaction during 5th cent - 14th century - By Upendra Thakur .
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


