Dahi vada
Dahi Vada atau Dahi Bada (Devnagari: दही वड़ा) adalah salah satu jenis chaat atau camilan khas anak benua India. Hidangan ini dibuat dengan merendam vada bola lentil goreng dalam dahi kental atau yogurt pekat, sehingga menghasilkan tekstur lembut dengan rasa asam-manis yang khas.[1][2]
Nama lain
Hidangan ini dikenal dengan berbagai nama di berbagai bahasa dan wilayah:[3]
- Marathi: dahi vade (दही वडे)
- Urdu: dahi barey/dahi balley (دہی بھلے/دہی بڑے)
- Hindi: dahi bada/dahi vada (बड़ा बड़ा/दही वड़ा)
- Punjabi: dahi bhalla (ਦਹੀ ਭੱਲਾ/دہی بھلا)
- Tamil: thayir vadai (தயிர் வடை)
- Malayalam: thairu vada (തൈര് വട)
- Telugu: perugu vada
- Kannada: mosaru vade (ಮೊಸರು ವಡೆ)
- Odia: dahi bara (ଦହି ବରା)
- Bengali: doi bora (দই বড়া)
Sejarah
Resep awal dahi vada, yang dikenal dengan sebutan kshiravata, tercatat dalam Manasollasa, sebuah ensiklopedia berbahasa Sanskerta abad ke-12 yang disusun oleh Someshvara III, penguasa wilayah yang saat ini menjadi Karnataka. Saat ini, hidangan ini kerap disajikan dalam perayaan dan festival tradisional, khususnya pada festival Holi, sebagai bagian dari tradisi kuliner yang diwariskan secara turun-temurun.[4]
Saat ini, hidangan ini kerap disajikan dalam perayaan dan festival tradisional, khususnya pada festival Holi, sebagai bagian dari tradisi kuliner yang diwariskan secara turun-temurun.[5][6]
Cara pembuatan
Lentil urad dicuci, direndam semalaman, lalu digiling menjadi adonan untuk vada. Bola lentil ini kemudian digoreng dalam minyak panas hingga matang dan berwarna keemasan. Setelah digoreng, vada pertama-tama direndam dalam air, kemudian dipindahkan ke yogurt kental yang telah dikocok. Vada direndam beberapa saat agar menyerap rasa yogurt sebelum disajikan.
Adonan vada juga dapat dicampur dengan kismis emas. Hidangan biasanya dihias dengan daun ketumbar atau mint, bubuk cabai, lada hitam tumbuk, chaat masala, jintan, kelapa parut, cabai hijau, boondi, jahe segar iris tipis, atau biji delima. Di beberapa wilayah India, terutama Maharashtra dan Gujarat, yogurt manis lebih disukai, meskipun hiasannya tetap sama. Kombinasi ketumbar dan saus asam tamarind chutney sering digunakan sebagai pelengkap. Selain lentil, adonan vada juga bisa dibuat menggunakan tepung chickpea, memberi alternatif rasa dan tekstur yang berbeda tetapi tetap lembut.[7]
Dahi vada telah berkembang menjadi hidangan ikonik yang memadukan rasa gurih, asam, dan manis secara seimbang, sekaligus menjadi elemen penting dalam tradisi kuliner jalanan di India. Hidangan ini tidak hanya dikenal karena cita rasanya yang khas, tetapi juga mencerminkan keberagaman kuliner regional dan praktik makan sosial yang telah ada selama berabad-abad.[8][9]
Referensi
- ^ "Soft, crisp vadas!". The Hindu (dalam bahasa Indian English). 2014-02-20. ISSN 0971-751X. Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ "Express Recipes: How to make the perfect Dahi Vada". The Indian Express (dalam bahasa Inggris). 2015-03-11. Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ "சோள தயிர் வடை /கார்ன் தஹி வடா". Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ Vishal, Anoothi (2020-01-26). "Chaat Masala: Gourmet Indian street food". The Economic Times. ISSN 0013-0389. Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ Achaya, K. T. (2003-11). The Story of Our Food (dalam bahasa Inggris). Universities Press. ISBN 978-81-7371-293-7.
- ^ Mehdi, Tamanna S. (2020-05-05). "Mutton Khichda to Dahi Vadas: Home-made, but street style". The New Indian Express (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ "Street Food: Make Authentic Dahi Vada At Home With Veranda Restaurant's Exclusive Recipe". NDTV Food. Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ "Dahi Vada Recipe: How to make Dahi Vada Recipe at Home | Homemade Dahi Vada Recipe - Times Food". recipes.timesofindia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ "The story of Dahi Bhalla and how to make it at home". The Times of India. 2020-03-09. ISSN 0971-8257. Diakses tanggal 2025-11-08.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


