Daftar episode Kusuriya no Hitorigoto

The Apothecary Diaries adalah sebuah anime televisi Jepang berdasarkan seri novel ringan dari nama yang sama ditulis oleh Natsu Hyūga dan diilustrasikan oleh Touko Shino. Diproduksi oleh Toho Animation Studio dan OLM, serial anime ini disutradarai dan ditulis oleh Norihiro Naganuma, dengan Akinori Fudesaka menjabat sebagai asisten sutradara untuk musim pertama dan kemudian menggantikan Norihiro sebagai sutradara musim kedua. Yukiko Nakatani [ja] mendesain karakternya, sementara Satoru Kōsaki, Kevin Penkin, dan Alisa Okehazama [ja] semuanya menggubah musik.[1][2] Dua bagian musim pertama yang berurutan berlangsung dari 22 Oktober 2023 hingga 24 Maret 2024 Nippon TV dan afiliasinya.[3][4]

Crunchyroll menayangkan serial ini di seluruh dunia di luar Asia, selain Timur Tengah, CIS, dan Asia Selatan.[5][6][7] Bagian pertama dari musim pertama dirilis di Blu-ray pada tanggal 28 Januari 2025,[8][9] sementara bagian kedua dirilis pada 25 Maret 2025.[10] Netflix menayangkan serial ini di beberapa wilayah tertentu di Asia.[11]

Ikhtisar musim

MusimEpisodeWaktu tayang
Awal tayangAkhir tayang
12422 Oktober 2023 (2023-10-22)24 Maret 2024 (2024-3-24)
22410 Januari 2025 (2025-01-10)4 Juli 2025 (2025-7-4)

Episode

Musim 1 (2023–24)
No.
total
No.
musim
Judul [12][13]Sutradara [a]Penulis skenario [a]Disusun oleh [a]Tanggal tayang asli [14][b]Peringkat pemirsa [15]
11"Maomao"
(Jepang: 猫猫)
Akinori FudesakaYūko Kakihara [ja]Norihiro Naganuma22 Oktober 2023 (2023-10-22)[c]N/A
Maomao, anak seorang apoteker yang tinggal di pinggiran kota, diculik oleh sekelompok bandit dan dijual ke Istana Kekaisaran. Di sana, ia bekerja sebagai tukang cuci di bagian Istana Dalam, tempat para selir Kaisar, para kasim, dan para pelayan tinggi tinggal. Tiga bulan berlalu. Suatu hari, Maomao memperhatikan ada pertengkaran kecil antara dua selir Kaisar: Lihua dan Gyokuyou. Desas-desus menyebar bahwa anak-anak mereka jatuh sakit, bahkan hampir mati, seolah-olah terkena kutukan. Tapi Maomao, dengan pengetahuan medisnya, menyadari kalau itu bukan kutukan, melainkan sesuatu yang lebih logis. Dari gejala-gejalanya, ia dapat menebak penyebabnya: bedak wajah yang mengandung timbal. Diam-diam, Maomao meninggalkan pesan tanpa nama di jendela masing-masing selir, menyarankan mereka untuk berhenti memakai bedak tersebut. Namun, pelayan Lihua mengabaikan pesan itu—dan tidak lama kemudian, anak laki-lakinya meninggal. Sebaliknya, Gyokuyou membaca dan mematuhi pesan itu, dan anak perempuannya pun selamat. Jinshi, seorang kasim muda yang tampan dan cukup berpengaruh, menaruh curiga pada penulis pesan. Hanya satu orang di antara para pelayan cuci yang dapat membaca tulisan tangannya—dan itu Maomao. Akhirnya, Jinshi memperkenalkan Maomao kepada Gyokuyou, yang dengan penuh rasa terima kasih ingin mengetahui bagaimana Maomao dapat menyadari bahwa bedak wajah itu berbahaya. Setelah mendengar penjelasannya, Gyokuyou merasa sangat berutang budi—dan sebagai bentuk terima kasih, ia menjadikan Maomao sebagai dayang pribadi.
22"Apoteker yang Dingin"
Transkripsi: "Buaisō na Kusushi" (Jepang: 無愛想な薬師)
Kentarō FujitaMisuzu Chiba [ja]Norihiro Naganuma22 Oktober 2023 (2023-10-22)[c]N/A
Beberapa prajurit yang ditugaskan untuk menenangkan sebuah desa di luar istana tiba-tiba jatuh sakit setelah makan. Dicurigai mereka telah diracuni, dan pemimpin desa menjadi tersangka utama. Jinshi pun diminta turun tangan membantu memutuskan nasib pemimpin desa. Sementara itu, Maomao memulai peran barunya sebagai dayang istana. Ia diperkenalkan kepada para dayang lain yang bekerja untuk Gyokuyou. Begitu melihat lengan Maomao yang dibalut perban dan mendengar bahwa tugas barunya adalah sebagai "Pencicip Racun", para dayang langsung merasa iba. Tapi Maomao, dengan wajah datar dan sikap tidak peduli, malah terlihat sangat tenang. Ia beradaptasi dengan cepat sebagai pencicip makanan beracun—tapi justru karena terlalu tenang, ia malah menjadi bosan. Terlebih lagi karena para dayang lain merasa kasihan dan mengerjakan bagian tugas Maomao juga. Suatu hari, Jinshi memanggil Maomao. Ia ingin Maomao memecahkan misteri prajurit-prajurit yang jatuh sakit. Dari informasi yang ia kumpulkan, Maomao menyadari bahwa masalahnya bukan terletak pada makanan—melainkan pada jenis kayu yang mereka bakar sebagai bahan bakar. Kayu itu mengeluarkan asap beracun. Tidak lama setelahnya, Jinshi kembali memberinya tugas baru: membuat ramuan perangsang. Maomao pun mendapat akses ke gudang obat dan bahan-bahan milik dokter istana. Ia meracik afrodisiak berbahan dasar kakao, tapi saat sedang memetik tumbuhan obat di taman, ia tidak sadar jika tiga dayang Gyokuyou tanpa sengaja memakan beberapa cokelat hasil percobaannya. Cokelat itu ternyata mengandung afrodisiak dengan efek tiga kali lebih kuat dari biasanya. Begitu Gyokuyou mengetahuinya dan berusaha meminta sedikit untuk diberikan pada kaisar, tubuhnya langsung gemetar.
33"Masalah Arwah yang Meresahkan"
Transkripsi: "Yūrei Sōdō" (Jepang: 幽霊騒動)
Kyohei YamamotoHitomi OgawaNorihiro Naganuma22 Oktober 2023 (2023-10-22)[c]N/A
Desas-desus tentang sosok perempuan yang menari di Istana mulai menyebar seperti kabut di malam hari. Konon, ada hantu perempuan yang terlihat menari di tembok timur saat bulan purnama menggantung di langit. Jinshi, penasaran dengan gosip itu, ia meminta Gaoshun untuk menunjukkan langsung pada Maomao. Dan memang, dari kejauhan, tampak seorang selir tingkat menengah bernama Fuyou, tubuhnya melayang-layang anggun di bawah cahaya bulan, seolah benar-benar menari dalam keheningan malam. Fuyou dulunya sempat dipanggil ke hadapan Kaisar. Namun sayang, ia gagal menarik hati Kaisar. Ia kehilangan kesempatan, dan pada akhirnya diputuskan untuk diberikan sebagai hadiah pada seorang Jenderal dari pasukan kaisar. Setelah itu, ia mulai terlihat berbeda. Kata orang-orang, ia menjadi gila, dan sejak itulah ia mulai menari dalam cahaya bulan, seperti dirasuki roh. Keesokan harinya, Maomao menceritakan kisah yang mirip pada Gyokuyou dan Jinshi. Ia pernah mengenal seorang pelacur di distrik hiburan, yang nyaris dibeli oleh seorang pelanggan kaya. Tapi tekanan dan rasa takut akan hidup yang tidak ia inginkan membuatnya mulai berjalan dalam tidur dan tidak mengingat apa-apa keesokan harinya. Akhirnya, kesepakatan pun batal. Hari ketika Fuyou dijadwalkan akan diserahkan pada Jenderal yang telah dijanjikan padanya, Maomao membisikkan kebenaran yang belum ia ungkap pada Gyokuyou. Pelacur yang ia ceritakan itu tidak benar-benar gila. Ia hanya berpura-pura. Ia menurunkan harganya sendiri agar tidak dibeli oleh pria yang tidak ia inginkan, dan malah jatuh ke tangan pria yang sebenarnya ia cinta. Fuyou pun melakukan hal yang sama. Setelah tahu bahwa Jenderal yang ditetapkan untuknya adalah pria dari kampung halamannya—pria yang dulu ia cintai—Fuyuo merancang siasatnya sendiri. Ia membiarkan dirinya terlihat gila, menari dalam bulan, agar Kaisar tidak lagi menginginkannya. Dan rencananya berhasil. Ia diserahkan pada sang Jenderal, bukan sebagai hukuman, tapi sebagai hadiah.
44"Ancaman"
Transkripsi: "Dōkatsu" (Jepang: 恫喝)
China [ja]Yūko KakiharaChina29 Oktober 2023 (2023-10-29)N/A
Kaisar secara langsung meminta Maomao untuk merawat Selir Lihua—permintaan yang tidak bisa ia tolak. Tapi sejak awal, usahanya tidak berjalan mulus. Berkali-kali Maomao diusir dari kamar sang selir oleh para pelayan pribadi Lihua, seolah-olah kehadirannya adalah gangguan. Melihat Maomao terus-menerus digagalkan, Jinshi pun turun tangan. Dengan senyuman manis dan kata-kata lembutnya yang memikat, ia meluluhkan para pelayan Lihua, membuat mereka akhirnya memberi izin agar Maomao bisa merawat Lihua tanpa gangguan. Langkah pertamanya adalah mengubah pola makan Lihua. Tujuannya jelas: membersihkan racun dari tubuh Lihua—racun dari bedak kecantikan terlarang yang ternyata diam-diam masuh digunakan oleh pelayan pribadinya sendiri. Saat akhirnya Maomao mengetahui siapa dalangnya, ia tidak tinggal diam. Tanpa banyak bicara, ia menampar pelayan dan menyiramkan bedak beracun itu ke wajahnya. Pelayan itu sempat ditahan dan Maomao mengambil alih perawatan Lihua sepenuhnya. Setelah beberapa waktu, para pelayan diperbolehkan kembali dengan janji tifak akan mengulangi kesalahan yang sama. Sementara itu, kasim yang bertugas mencari dan mengumpulkan bedak terlarang itu dihukum cambuk. Maomao lalu meminta Jinshi untuk membangun sebuah sauna di istana belakang, sebagai bagian dari terapi uap yang kini rutin ia lakukan untuk membersihkan tubuh Lihua. Dengan ketekunan dan rutinitas yang disiplin, Lihua akhirnya benar-benar pulih dalam dua bulan. Saat waktu Maomao bersama Lihua berakhir dan ia hendak kembali melayani Gyokuyou, ia sempat mengajarkan satu trik terakhir pada Lihua—sebuah rahasia kecil yang dia pelajari dari para "kakak"-nya di distrik kesenangan. Trik sederhana untuk merebut kembali perhatian Kaisar.
55"Operasi Rahasia"
Transkripsi: "Anyaku" (Jepang: 暗躍)
Gaku ShigaMisuzu ChibaAkinori Fudesaka6 November 2023 (2023-11-06)N/A
Saat Maomao dan dokter istana duduk santai menikmati jamur matsutake panggang yang harum, seseorang datang terburu-buru ke klinik, mengeluh soal kutukan yang menyerangnya. Maomao menanggapi dengan tenang, memberikan salep untuk menyembuhkan ruam yang tampak di lengannya. Tidak lama, Jinshi memanggilnya meminta pendapat Maomao tentang beberapa zat yang mungkin berkaitan dengan "kutukan". Rupanya, Jinshi juga sedang menyelidiki kasus yang sama. Hari pesta kebun pun semakin dekat. Kali ini, semua selir kelas atas Kaisar akan hadir, termasuk Lihua dan Gyokuyou. Maomao turut hadir sebagai pelayan pribadi Gyokuyou. Saat ia mulai merias wajah, para pelayan lain membocorkan sebuah rahasia kecil. Dan entah bagaimana, Jinshi mengetahuinya bahwa bintik-bintik di wajah Maomao—yang selama ini dianggapnya sebagai tanda lahir—ternyata hanyalah riasan. Riasan yang digunakan sebagai kamuflase. Sebuah perlindungan. Karena di distrik kesenangan tempat ia tumbuh, terlalu cantik bisa menjadi bencana. Bintik-bintik itu dibuat untuk menjauhkan niat buruk orang-orang. Begitu mengetahui tentang masa lalu Maomao, Jinshi terdiam. Sebagai gantinya Jinshi memberikan sebuah tusuk konde miliknya sendiri pada Maomao. Pesta kebun pun dimulai dengan kemewahan istana seperti biasanya.
66"Pesta Kebun"
Transkripsi: "Enyūkai" (Jepang: 園遊会)
Wataru NakagawaHitomi OgawaWataru Nakagawa12 November 2023 (2023-11-12)N/A
Di tengah hiruk-pikuk pesta kebun istana, Maomao tanpa sengaja terjebak dalam perang dingin antarpelayan selir. Salah satu pelayan Lihua kedapatan bergosip tentang dirinya—tanpa menyadari bahwa orang yang sedang digosipkan berdiri tepat di hadapannya. Tapi Maomao tetap tenang. Pada hari yang sama Maomao menerima dua tusuk konde tambahan—salah satunya langsung dari tangan Lihua sendiri. Tidak hanya itu, Maomao mendengar kabar burung tentang keretakan hubungan antara Ah-Duo dan Lishu. Karena permainan politik istana, Lishu yang masih sangat muda secara teknis menjadi ibu mertua dari Ah-Duo yang jauh lebih tua. Namun suasana berubah cepat ketika Maomao menyadari terdapat racun dalam sup Lishu. Tidak lama setelah itu, seorang menteri yang mencicipi sup tersebut jatuh sakit dan muntah hebat. Jinshi, yang melihat Maomao ikut memuntahkan isi perutnya karena racun, segera membawanya ke ruang perawatan. Setelah sedikit pulih, Maomao meminta Jinshi memanggil Lishu dan pencicip makanannya. Dari situ Maomao menemukan bahwa Lishu memiliki alergi terhadap ikan makarel. Dugaan Maomao: mungkin cuka yang seharusnya digunakan untuk masakan Lishu tertukar dengan yang digunakan untuk Gyokuyou. Meski mencuriga pelayan makanan Lishu yang mungkin terlibat, Maomao memilih untuk tidak langsung menuduh. Sebagai gantinya, ia memberikan daftar lengkap makanan yang tidak boleh dimakan Lishu—sebuah peringatan halus.
77"Kepulangan"
Transkripsi: "Satogaeri" (Jepang: 里帰り)
Tadao ŌkuboYūko KakiharaNorihiro Naganuma19 November 2023 (2023-11-19)N/A
Setelah insiden di pesta kebun, Maomao harus beristirahat sejenak—racun yang ia telan sendiri tak dapat dianggap sepele. Tapi seperti biasa, istirahat lama membuatnya gelisah. Begitu tubuhnya sedikit membaik, ia meminta izin pada Gyokuyou untuk memakai ruang duduk. Tidak lama kemudian, Gaoshun datang membawa mangkuk perak yang sama—yang berisi sup beracun atas permintaan Jinshi. Mangkuknya dibungkus kain, dijinjing dengan sangat hati-hati, tidak sampai tersentuh langsung. Di ruang itu, Maomao menyiapkan alat-alat sederhana: bubuk, kapas, dan kuas. Cara lama dari tempat kerjanya dulu—dan mulai menaburkan bubuk sidik jari di permukaan logam. Hasilnya terdapat empat sidik jari. Salah satunya berada di bibir mangkuk—bukan dari orang dalam. Dari situ, Maomao mulai menyusun potongan teka-teki: pakaian Lishu yang mencolok dibandingkan pakaian Gyokuyou, nada bicara para pelayan yang terlalu manis, terlalu berhati-hati. Ia mulai curiga Lishu sedang jadi sasaran—bukan dari luar, tapi dari orang-orangnya sendiri. Supnya kemungkinan memang ditujukan untuk Lishu. Tapi penguji makanan Lishu menukar mangkuknya dengan milik Gyokuyou. Mungkin ingin memaksa Lishu memakan makarel yang jelas-jelas dapat memicu reaksi alergi, tapi secara tak sengaja malah menyelamatkannya dari racun yang lebih mematikan. Di sela-sela itu, Xiaolan menceritakan pada Maomao arti sebenarnya dari tusuk konde yang ia terimat. Maomao kemudian menemui Lihaku, seorang prajurit yang sempat memberinya tusuk konde di pesta. Sayangnya, Lihaku tidak mengenalinya. Tapi Maomao punya jurus andalan: ia menawarkan untuk mempertemukannya dengan salah satu dari "Tiga Putri"—tiga pelacur paling ternama dari rumah Verdigris tempat ia dibesarkan. Ditambah fakta bahwa Maomao kini punya dua koneksi kuat di istana belakang, Lihaku pun luluh dan bersedia mengantar. Akhirnya, Maomao berhasil keluar istana untuk mengunjungi ayahnya.
88"Batang Gandum"
Transkripsi: "Mugiwara" (Jepang: 麦稈)
Kentarō FujitaYuniko AyanaKentarō Fujita26 November 2023 (2023-11-26)N/A
Sepulang dari kebun obat tempat ia biasa berjalan-jalan, Maomao melihat seorang gadis pelayan mengetuk-ngetuk pintu mereka dengan panik. Begitu melihat Maomao, gadis itu langsung menarik tangannya dan memohon bantuan. Tanpa banyak tanya, Maomao mengikutinya—menuju distrik kesenangan dengan seorang kurtesan dan pelanggan berpakaian mewah tergeletak tak sadarkan diri. Dengan sigap, Maomao bekerja. Ia mengeluarkan racun dari tubuh keduanya. Saat memeriksa keadaan, ia segera menyadari ini bukan sembarang insiden. Racun yang digunakan berasal dari tembakau—racun halus, mematikan, dan cukup umum di kalangan mereka yang ingin meninggal dengan tenang. Awalnya terlihat seperti percobaan bunuh diri bersama. Tapi semakin banyak ia gali, semakin jelas bahwa ini bukan kisah cinta yang tragis. Saat ayahnya datang, mereka dijamu oleh pemilik rumah bordil dan diberikan uang tutup mulut. Maomao sempat menggagalkan niat gadis pelayan menusuk pelanggan pria yang ternyata adalah putra saudagar kaya. Dari penuturan kurtesan lain, Maomao mendapat potongan kebenaran: pria tersebut terkenal gemar mempermainkan kurtesan—membuat mereka jatuh hati, lalu membuangnya seperti debu. Termasuk kakak gadis pelayan. Maka Maomao pun merangkai ulang cerita: kurtesan yang diracun itu bukan korban. Justru pelakunya, menyuguhkan tembakau dalam alkohol beracun, disamarkan melalui sedotan dan gelas-gelas berbeda. Andai Maomao tidak turun tangan, kematian pemuda itu akan menimbulkan skandal besar. Setelah semua beres, Maomao menikmati sedikit “dimanjakan” oleh Meimei di pemandian Verdigris. Lalu ia menuju salah satu kamar di bangunan samping—tempat seorang wanita sedang terbaring. Tiga hari kemudian, ia kembali ke istana. Saat tiba, sambutan yang ia terima cukup meriah—Gyokuyou dan para pelayannya menyambut hangat, tapi yang paling mencolok adalah Jinshi yang terlihat sangat gelisah. Apalagi setelah Maomao—dengan nada santai—berkomentar tenrang Lihaku, membuat wajah Jinshi memerah seperti anak kecil. Gyokuyou pun hanya bisa tersenyum geli melihatnya.
99"Bunuh Diri atau Pembunuhan?"
Transkripsi: "Jisatsu ka Tasatsu ka" (Jepang: 自殺か他殺か)
Akira KoremotoMisuzu ChibaNorihiro Naganuma3 Desember 2023 (2023-12-03)N/A
Jinshi masih cemberut setelah kepulangan Maomao yang penuh kejutan. Meski perlahan mulai tenang setelah mendengar penjelasan langsung dari Gyokuyou, suasana hatinya tetap belum sepenuhnya pulih. Lalu, seperti ditakdirkan untuk tidak punya hari tenang, seorang kasim menerobos masuk ke ruangannya, membawa kabar mendadak: Kounen—seorang pejabat tinggi di istana—ditemukan tewas setelah berpesta minuman keras semalam. Membaca sekilas tentang kebiasaan hidup Kounen, Maomao segera menarik kesimpulan. Kematian Kounen bukan murni karena minuman, tapi karena garam berlebih yang sengaja dimasukkan ke minumannya. Padahal, Kounen dikenal punya kelemahan: ia kecanduan makanan manis. Campuran asin di minuman manisnya jelas bukan kecelakaan. Maomao menyebar petunjuk tentang siapa pelakunya, tapi tidak ingin secara langsung menyebut nama. Ia tahu, sekali ia menunjuk, nyawa dapat melayang. Dan ia bukanlah orang yang ingin memikul beban itu. Jinshi, yang belum puas membalas kepulangan Maomao, mengambil kesempatan membalas dendam kecil. Jishi lantas membuat hukum baru tentang larangan minum untuk anak di bawah umur. Hal tersebut sangat berdampak pada Maomao yang menyukai alkohol. Tidakclama setelah itu, dokter istana datang meminta Maomao melakukan autopsi pada jenazah seorang pelayan yang ditemukan tenggelam di parit istana. Tapi Maomao menolak. Sebagai apoteker, menyentuh mayat punya makna lain—karena manusia, dalam dunia obat-obatan kuno, dapat menjadi ‘bahan obat-obatan’ juga. Namun begitu, rasa ingin tahunya terusik. Dari jari korban yang berdarah, tampak ia berusaha memanjat tembok. Tapi Maomao menyadari: bagaimana mungkin seorang pelayan perempuan, memakai sandal kayu, dengan kaki yang pernah dibebat, dapat memanjat tembok tinggi tanpa bantuan alat. Akhirnya, semua mengarah pada dugaan bunuh diri, apalagi setelah ditemukan surat wasiat. Dan ternyata, perempuan itu sempat hadir di pesta kebun sebelumnya. Saat Maomao menyendiri dan merenungkan betapa mudahnya orang-orang di istana mati, ingatannya melayang pada masa lalunya. Ia pun berpikir, jika suatu saat ia mati, racun seperti apa yang akan ia pilih. Di tengah semua itu, Jinshi menerima laporan tentang insiden "kutukan" dua bulan lalu. Rupanya, terdapat seseorang yang juga memiliki luka bakar di lengan—dan orang itu adalah Fengming, kepala pelayan pribadi Ah-Duo.
1010"Madu"
Transkripsi: "Hachimitsu" (Jepang: 蜂蜜)
Erkin KawabataHitomi OgawaKazuya Nomura [ja]10 Desember 2023 (2023-12-10)N/A
Desas-desus mulai berhembus di bagian belakang istana soal pelayan yang ditemukan tenggelam di Paviliun Garnet—perempuan malang tersebut dituduh sebagai dalang di balik racun dalam makanan Lishu. Kabar lainnya menyebutkan bahwa Ah-Duo mungkin akan kehilangan gelarnya digeser oleh selir yang jauh lebih muda. Riwayat Ah-Duo mulai terbuka sedikit demi sedikit. Di sebuah pesta teh yang diadakan oleh Gyokuyou dan Lishu, Maomao memperhatikan sesuatu yang tidak kasat mata untuk orang biasa terutama kelakuan para dayang Lishu. Belakangan Maomao mengetahui bahwa pesta teh itu bukan semata acara santai—Jinshi-lah yang diam-diam mengaturnya, dan tentu saja ia memiliki maksud. Tidak lama setelahnya, Jinshi mengirim Maomao untuk membantu Ah-Duo. Tanpa instruksi dan tanpa penjelasan. Maomao mulai menelusuri jejak-jejak samar, dan kembali ke Jinshi membawa sebuah simpulan: semuanya mungkin berhubungan dengan Fengming, kepala pelayan Ah-Duo yang konon memiliki kemampuan mengirim pesan rahasia melalui papan-papan tulisan warna. Semua potongan mulai menyatu: alergi Lishu, pelayan yang bunuh diri, dan cara Lishu berjalan hati-hati di sekitar Paviliun Garnet. Maomao pun memberanikan diri bertanya langsung pada Lishu tentang alerginya. Dan saat nama Fengming disebut, Lishu langsung pucat. Padahal selama Maomao sempat bekerja di Paviliun Garnet, Fengming terlihat ramah, lembut, bahkan bisa jadi panutan. Maomao lalu meminta Gaoshun menyelidiki catatan-catatan lama. Dari sana, muncul kenyataan yang mengejutkan bahwa seorang dokter yang dulu membantu persalinan anak Ah-Duo, anak yang kemudian meninggal kemudian ia diusir dari istana. Dokter tersebut adalah ayah Maomao.
1111"Mengurangi Dua Menjadi Satu"
Transkripsi: "Futatsu o Hitotsu ni" (Jepang: 二つを一つに)
Yukihiko AsakiYūko KakiharaNorihiro Naganuma17 Desember 2023 (2023-12-17)2.4%
Maomao akhirnya menghadapkan Fengming pada kejadian di masa lalu yang melibatkan bayi Ah-Duo dan anak permaisuri janda. Dari situ, Maomao mengetahui fakta bahwa Ah-Duo kehilangan kemampuannya untuk melahirkan lagi setelah anak pertamanya lahir—sebagian besar karena keputusan tabib, ayah angkat Maomao sendiri, dipanggil mendadak untuk menangani kelahiran permaisuri yang dianggap lebih penting. Tidak lama setelah itu, Fengming—secara tidak sadar—menyebabkan kematian anak Ah-Duo karena memberinya madu. Kematian tersebut dulunya dianggap misterius, tapi gabungan antara insiden kemandulan dan kematian bayi itulah yang membuat ayah Maomao diusir dari istana. Fengming sendiri baru menyadari fakta berbahaya madu setelah Lishu, yang sebelumnya hampir meninggal karena mengkonsumsi madu saat masih bayi dan tanpa sengaja menyinggung hal tersebut pada Fengming. Sejak saat itu, rasa bersalah dan ketakutan Fengming jika Ah-Duo mengetahui kebenaran tentang kematian anaknya menjadi pendorong utama tindakannya—termasuk menjauhkan Lishu dari Ah-Duo bahkan berusaha meracuni Lishu di pesta taman setelah ia kembali ke istana. Perasaan cinta dan kesetiaannya pada Ah-Duo bercampur aduk dengan rasa bersalah. Tapi melalui bantuan Maomao, Fengming akhirnya dapat sedikit berdamai dengan dua sisi yang saling bertolak belakang dalam dirinya. Fengming hanya ingin menjaga status Ah-Duo, tanpa harus mengungkap kebenaran pahit yang bisa menghancurkannya. Sayangnya, keputusan kaisar telah bulat—Ah-Duo harus meninggalkan istana timur. Malam setelah eksekusi Fengming, Maomao tidak dapat tidur. Ia pergi ke tembok tempat dulu pelayan yang bunuh diri melompat dan menemukan Ah-Duo berdiri di sana dan Jinshi yang mabuk berat di bawahnya. Di tengah suasana yang sunyi dan getir itu, Ah-Duo sedikit memberi petunjuk soal siapa anaknya sebenarnya. Dan tanpa sengaja, Maomao malah menjadi penenang bagi Jinshi yang menangis diam-diam di bawah cahaya bulan. Keesokan harinya, Ah-Duo menyerahkan gelarnya secara resmi dan pergi menuju istana terpencil di selatan. Lishu menangis saat mengantar kepergiannya. Saat melihat wajah Ah-Duo dan Jinshi yang berdiri berhadapan, Maomao mulai menyadari sesuatu—bisa jadi bayi Ah-Duo dulu ditukar saat lahir, dan hal tersebut menjadi alasan sebenarnya mengapa ayahnya diusir karena gagal menyadarinya. Belakangan, saat Jinshi menyelidiki lebih lanjut tentang keluarga Fengming, pikirannya juga kembali ke satu titik yang sama—tentang awal mula kehadiran Maomao di istana belakang, dan misteri yang mungkin selama ini diam-diam mengikat mereka berdua.
1212"Kasim dan Penghibur"
Transkripsi: "Kangan to Gijo" (Jepang: 宦官と妓女)
Mitsuyo YokonoMisuzu ChibaNorihiro Naganuma24 Desember 2023 (2023-12-24)N/A
Setelah eksekusi Fengming, seluruh hartanya disita. Keluarga, kerabat, dan orang-orang yang terhubung dengannya juga terkena imbas, dihukum secara fisik dengan tingkat yang berbeda-beda. Di tengah kekacauan itu, Maomao ikut terkena dampaknya. Namanya terseret karena keterlibatannya—meski tidak langsung—dalam bisnis sampingan keluarga Fengming: perdagangan manusia. Ia dipecat bersama banyak pelayan lainnya. Jinshi, yang sebenarnya ingin mempertahankannya justru ragu. Ia takut jika menahan Maomao di istana belakang malah semakin membuat jarak di antara mereka, karena Jinshi berpikir Maomao sebenarnya membenci istana. Maomao, yang merasa posisinya semakin pelik, mencoba untuk bernegosiasi. Maomao berkata bahwa utangnya pada nyonya rumah Rokushoukan belum lunas. Jika ia tidak dapat membayar, bisa-bisa ia kembali dijadikan pelacur sepenuhnya. Tapi Jinshi tetap bergeming. Seminggu kemudian, Jinshi menyesali keputusannya. Ternyata yang dibutuhkan untuk menahan Maomao hanyalah perintah sederhana darinya. Dan perasaan bersalah itu semakin diperparah oleh Gyokuyou, yang tidak ragu menyindirnya. Akhirnya, Maomao pun kembali ke Verdigris, bekerja paruh waktu sebagai pelacur. Saat itu, sebuah pesta mewah digelar di luar rumah bordil. Acaranya sangat istimewa—karena ketiga primadona Verdigris, Meimei, Joka, dan Pairin, diminta hadir sekaligus. Tapi yang lebih mengejutkan dari itu semua, adalah kemunculan Jinshi di sana. Mereka bertemu lagi. Di pesta itu, Jinshi sempat berpikir untuk menebus Maomao dan beberapa hari kemudian ia benar-benar melakukannya. Maomao sendiri tidak tahu persis bagaimana semuanya terjadi. Tapi saat ia melihat Gaoshun juga hadir di pesta, ia mulai curiga. Apalagi dengan keterlibatan Lihaku—salah satu prajurit yang dekat dengan Verdigris. Meski tak diucapkan langsung, tapi dapat ditebak mungkin pesta mewah ini hanyalah dalih. Dalih yang dirancang demi mempertemukan mereka kembali.
1313"Melayani di Istana Luar"
Transkripsi: "Gaitei Kinmu" (Jepang: 外廷勤務)
Wataru NakagawaYuniko AyanaWataru Nakagawa7 Januari 2024 (2024-01-07)2.4%
Maomao akhirnya kembali ke istana. Tapi saat ini bukan ke istana dalam seperti sebelumnya, melainkan ke istana luar. Seperti yang dijelaskan Gaoshun padanya, mereka tidak dapat mengembalikan posisi lamanya setelah pemecatan tempo hari. Jinshi juga meminta Maomao tetap memakai riasan bintik-bintik di wajahnya yang selama ini jadi penyamarannya. Begitu tiba, Gaoshun memperkenalkannya pada Suiren, salah satu asisten pribadi Jinshi. Suiren lalu mengajak Maomao berkeliling kediaman Jinshi. Sementara itu, Gaoshun menunjukkan sisa area istana luar, termasuk kantor-kantor publik dan pemerintahan. Rencananya, Jinshi ingin menjadikan Maomao seorang dayang istana resmi. Tapi meski sudah belajar mati-matian, Maomao tetap gagal dalam ujian yang dibutuhkan. Akhirnya, satu-satunya posisi yang tersedia untuknya adalah menjadi asisten pribadi Jinshi. Tentu saja, keberadaan Maomao tidak disambut manis oleh semua orang. Para dayang istana lain yang menyukai Jinshi mulai membenci dan bergosip tentang Maomao. Maomao justru tidak menyukai tempat tinggal dan ruang kerjanya. Ia masih merindukan pekerjaannya sebagai apoteker yang ia butuhkan hanyalah kamar sederhana yang dapat menjadi ruangan kerja dilengkapi dengan tungku dan air. Sayangnya permintaannya ditolak. Suatu hari, saat ia tanpa izin masuk ke bagian militer untuk mencari obat-obatan herbal, seorang dayang beraroma cendana menegurnya dengan suara tajam.
1414"Selir Suci Baru"
Transkripsi: "Atarashī Yoshihi" (Jepang: 新しい淑妃)
Akira Shimizu
& Jun Ōwada
Hitomi OgawaWataru Nakagawa14 Januari 2024 (2024-01-14)2.7%
Atas rekomendasi dari Gyokuyou dan Lihua, Maomao akhirnya secara resmi diberi tugas oleh Jinshi: mengajari selir murni yang baru bernama Loulan, tentang "cara melayani" Kaisar. Sesi pelatihan ini dihadiri oleh semua selir kelas atas, dan materinya diambil langsung dari pelajaran lama milik nenek dari rumah bordil Verdigris. Gyokuyou dan Lihua terlihat santai, mereka dapat menangani semuanya dengan wajah tenang. Tapi Lishu dan Hongniang malu dengan materinya. Sementara Loulan sibuk duduk angkuh, nyaris tidak bereaksi, seperti semua hal tersebut hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang mewah. Malamnya, istana mendadak diguncang ledakan. Salah satu bangunan meledak, dan Lakan langsung turun tangan menyelidiki. Besok paginya, Maomao yang sedang mencari herba obat—karena tidak diajak serta dalam urusan penting—malah tersasar ke lokasi kejadian. Karena tidak tahan rasa penasarannya, Maomao mulai menyelidiki sendiri. Dari potongan arang dan sisa puing yang berserakan, Maomao mulai mencurigai insiden ini bukan kecelakaan biasa. Maomao berspekulasi bahwa semuanya ini dilakukan dengan sengaja. Maomao menemukan sebuah pipa gading mahal di antara puing-puing. Dan di sanalah kesimpulannya muncul: kemungkinan besar, terdapat bara rokok dari pipa tersebut yang jatuh ke lantai, menyulut debu gandum yang beterbangan di gudang makanan. Ledakan pun terjadi. Maomao segera memberi tahu Lihaku, yang ditugaskan menangani kasus ini, agar segera menyebarkan larangan merokok di sekitar gudang makanan. Tapi terdapat satu hal yang masih mengusik pikirannya: pipa gading tersebut terlalu mewah untuk dimiliki sembarang orang.
1515"Ikan Mentah"
Transkripsi: "Namasu" (Jepang: )
Kentarō FujitaYūko KakiharaKentarō Fujita21 Januari 2024 (2024-01-21)N/A
Gaoshun datang membawa sebuah kasus baru dan ia membutuhkan bantuan Maomao. Kali ini, seorang pejabat istana kritis setelah memakan fugu mentah yang diberikan cuka. Kasus ini mengingatkan Gaoshun pada insiden serupa yang terjadi sepuluh tahun lalu. Semua detailnya mirip. Tapi terdapat satu hal kecil yang mengganjal. Gaoshun pun meminta putra bungsunya yang bernama Basen mengantar Maomao ke dapur tempat makanan itu disiapkan. Meski sempat diganggu oleh adik pejabat yang terlalu sibuk ikut campur, Maomao tetap tenang dan teliti. Perhatiannya langsung tertuju pada satu bahan yang sering dilupakan orang: rumput laut. Setelah diperiksa, rumput laut yang dipakai ternyata berasal dari wilayah selatan dan menurut pengamatan Maomao, rumput laut tersebut tidak disiapkan dengan benar—proses untuk menghilangkan racunnya dilewatkan. Hasilnya, racun dari rumput laut tersebut bercampur dengan ikan fugu dan membuat pejabat tidak sadarkan diri. Saat mencaritahu pemasoknya, diketahui bahwa semuanya ini ulah adik pejabat sendiri. Sementara di tempat lain, Jinshi sedang mengurut kening karena Lakan tiba-tiba datang dan mengeluh soal pelayan baru Jinshi yang dirumorkan memiliki hubungan dengan rumah Verdigris. Lakan bercerita bahwa ia mengenal seorang perempuan di Verdigris—seorang pelacur yang menjual keahlian, tapi tidak pernah menjual dirinya, yant memiliki kemiripan dengan sikap Maomao terhadap Jinshi. Lakan tiba-tiba meminta bantuan pada Jinshi memecahkan misteri dengan melibatkan Maomao.
1616"Timbel"
Transkripsi: "Namari" (Jepang: )
So Toyama [ja]Misuzu ChibaSo Toyama28 Januari 2024 (2024-01-28)N/A
Jinshi mendatangi Maomao lagi dengan membawa sebuah kasus baru. Terdapat seorang pengrajin logam kenalan Lakan yang meninggal mendadak. Dalam surat wasiatnya, ia meninggalkan barang-barang tertentu untuk ketiga putranya: sang sulung mendapat bangunan studio, anak kedua diwarisi sebuah kabinet dengan laci tengah yang terkunci, dan bungsu mendapat mangkuk akuarium kaca dan catatan singkat meminta mereka bertiga meminum teh bersama. Dengan rasa penasaran yang sudah telah menjadi kebiasaannya, Maomao pergi menelusurinya bersama Basen. Mereka mulai dari studio yang diwarisi anak sulung. Tapi saat Maomao memeriksa kabinet warisan untuk anak kedua, Maomao menemukan bahwa lubang kuncinya ditutupi semacam logam patri. Lalu ia menggunakan mangkuk dari anak bungsu, dengan memanfaatkan cahaya matahari yang dibiaskan lewat mangkuk kaca tersebut, Maomao berhasil melelehkan patri yang menutup lubang kunci. Begitu dibuka dengan kunci yang dimiliki anak kedua, ternyata terdapat kunci lain di dalam laci tengah, dan kunci tersebut membuka semua laci di dalam kabinet. Di dalamnya tersimpan berbagai benda termasuk sebongkah kristal kebiruan. Awalnya, ketiga bersaudara mengira semua ini hanyalah gurauan aneh dari ayah mereka yang eksentrik. Tapi saat anak bungsu memohon agar mereka tidak bertengkar, mereka akhirnya bersatu. Beberapa bulan kemudian, kabar baik datang—studio tersebut kembali beroperasi. Anak bungsu melanjutkan pekerjaan sebagai pengrajin logam, sedangkan sulung mengurus keuangan, dan anak kedua menangani para klien. Namun Maomao belum selesai. Ia memperhatikan bahwa kristal kebiruan yang mereka temukan kemungkinan besar adalah timbal—zat yang dapat memicu keracunan jika terpapar terlalu lama. Maomao menyarankan bungsu untuk berobat ke Luomen. Malam harinya, setelah semua urusan selesai, Jinshi meminta Maomao merias tubuhnya sebagai rakyat jelata.
1717"Tamasya Keliling Kota"
Transkripsi: "Machiaruki" (Jepang: 街歩き)
Kurabu KadomatsuYuniko AyanaKurabu Kadomatsu4 Februari 2024 (2024-02-04)N/A
Jinshi datang lagi ke Maomao dengan permintaan merias wajahnya dengan alasan ia ingin jalan-jalan ke kota. Maomao mengerahkan segala trik yang ia punya. Rambut Jinshi dipudarkan warnanya, pakaiannya diganti yang longgar dan polos agar ototnya tidak mencolok, dan bahkan aroma tubuhnya pun diubah agar tak meninggalkan jejak. Suaranya juga diatur agar lebih kasar. Mereka berdua pun berjalan-jalan ke kota, dengan Basen yang mengawasi dari kejauhan sebagai penjaga bayangan. Dalam perjalanan itu, Jinshi—yang sekarang menyamar dengan nama Jinka—memperhatikan jika Maomao sangat pendiam. Akhirnya Jinshi bertanya mengenai Luomen yang merupakan ayah angkat Maomao. Maomao mengangguk pelan. Ia lalu bercerita bahwa Luomen pernah belajar ke luar negeri. Tapi kenyataannya pahit: ia dikebiri, karena keputusan permaisuri agung sebelumnya. Jinshi mendengarkan diam-diam. Kemudian, Jinshi juga mempertanyakan alasan mengapa harga seorang pelacur jatuh. Maomao menjawab jika pelacur kehilangan keperawanan maka harganya akan turun separuh. Tapi kalau sampai hamil harganya jatuh sampai nol. Setelah semuanya dijelaskan mereka berdua berpisah.
1818"Lakan"
(Jepang: 羅漢)
Mayu Tanimoto
& Jun Ōwada
Hitomi OgawaMayu Tanimoto &
Norihiro Naganuma
11 Februari 2024 (2024-02-11)N/A
Maomao menolak mengikuti Jinshi sampai ke tujuan. Karena ia memakai pakaian indah dan jika terus nenerus menemani Jinshi maka penyamarannya terbongkar. Maomao kemudian memilih pulang duluan. Lagipula ia memang membutuhkan beberapa hari istirahat. Di rumah, malam itu Maomao terbangun karena mimpi buruk. Tapi bukan sembarang mimpi—itu sebenarnya potongan ingatan masa kecilnya. Saat pagi datang, ayah angkatnya, Luomen, menyuruhnya ke Verdigris membantu seseorang di paviliun belakang. Orang tersebut yang Maomao rawat adalah ibunya sendiri—yang menderita sifilis. Selama ini hanya obat-obatan dari Luomen yang dapat memperbaiki kondisi ibunya. Dahulu saat gejalanya mulai mencuat pihak rumah bordir meragukan bantuan Luomen. Akibatnya, penyakitnya semakin parah. Dan sejak saat itu, Verdigris sempat mendapat pandangan buruk dari orang luar. Sore harinya, seorang pelanggan lama datang—Lakan. Maomao buru-buru diminta bersembunyi di dalam kamar, sementara Meimei mengalihkan perhatian Lakan seperti biasa. Beberapa hari kemudian, Maomao kembali ke istana. Suiren memberitahunya jika makan malam nanti bertema vegetarian. Katanya semua ini bagian dari ritual penyucian yang sedang dijalani Jinshi. Suiren juga minta tolong Maomao untuk mengambil tepung kentang dari apotek bagian dalam. Saat mengambil tepung Maomao bertemu Suirei—pengurus istana yang dulu pernah menegurnya saat Maomao keluyuran ke area militer. Maomao bertanya-tanya mengapa Jinshi melakukan ritual penyucian setiap kali ditugaskan lama di tempat tertentu. Di sisi lain, Lakan mulai terang-terangan menunjukkan ketertarikannya pada Maomao. Hal ini membuat Jinshi semakin cemas—terutama karena Lakan bukan orang biasa. Lakan bahkan memberikan ancaman terselubung dalam kata-katanya. Jinshi sempat memberitahu Maomao bahwa pejabat bernama Lakan ingin menemuinya tetapi Maomao menolaknya. Beberapa hari kemudian, Maomao kembali keluyuran ke area militer, mencari tanaman obat dan kembali bertemu dengan Suirei yang menanam obat-obatan di sekitar situ, serta mengungkapkan bahwa Suirei adalah seorang apoteker.
1919"Kesempatan atau Sesuatu yang Lain"
Transkripsi: "Gūzen ka Hitsuzen ka" (Jepang: 偶然か必然か)
Wataru NakagawaYūko KakiharaWataru Nakagawa18 Februari 2024 (2024-02-18)N/A
Gaoshun memberitahu Jinshi tentang kegiatan hari itu, sementara Jinshi masih kepikiran perihal interaksinya dengan Maomao. Di tempat lain, Lihaku datang menghampiri Maomao dan memberitahu masalah pencurian alat-alat upacara yang terjadi bersamaan dengan ledakan di gudang makanan. Saat menyelidiki, Maomao mendapati jika kepala gudang saat itu—seorang pejabat yang memiliki hobi memakan makanan aneh—sedang sakit karena keracunan. Ternyata, ia adalah Kounen, pejabat sebelumnya yang meninggal karena overdosis garam, dulunya juga merupakan kepala gudang. Naluri Maomao langsung merasa semua ini saling berkaitan—terutama dengan pipa gading yang ia temukan di gudang yang terbakar. Lihaku sempat menyebut bahwa ada seorang bangsawan tinggi yang wangi seperti cendana memberikan pipa tersebut sebagai hadiah pada seorang penjaga. Deskripsinya merujuk pada seseorang yang Maomao curigai, tapi ia ingat pesan Luomen agar ia tidak asal menebak tanpa bukti. Jadi Maomao putuskan untuk menggali lebih banyak informasi. Setelah merenung, Maomao menyampaikan temuannya ke Jinshi. Sebagai balas jasa, Jinshi memberinya hadiah yang cukup langka—sebutir bezoar sapi, yang baru saja sampai di apotek istana. Dari situ, Maomao menemukan bahwa korban keracunan makanan ternyata berasal dari Departemen Upacara. Maomao kemudian mengaitkan antara keracunan, pencurian alat upacara, dan pipa gading dan semuanya terhubung ke ritual pemurnian yang dijalani Jinshi. Maomao langsung lari menuju Altar Langit, tempat ritual akan dilakukan. Kepala arsip membenarkan bahwa ritualnya memang sedang berlangsung. Tapi saat ia mencoba masuk, para penjaga menghalanginya. Dalam keadaan panik, Maomao menuduh salah satu dari mereka terlibat konspirasi. Ia berharap tuduhannya akan cukup membuat gaduh agar ritualnya dihentikan—tapi Maomao malah terkena pukulan tongkat di wajahnya hingga hampir pingsan. Saat Maomao nyaris tumbang, suara Lakan menggema, menyatakan bahwa ia menjamin Maomao. Semua orang terkejut—termasuk Maomao sendiri. Meski kesal dan penuh rasa curiga pada Lakan, Maomao tetap bergegas masuk ke dalam bangunan. Dan di detik berikutnya, ia langsung mendorong seseorang menjauh dari hiasan altar besar yang tiba-tiba jatuh—yang bisa saja membunuhnya seketika jika ia tidak diselamatkan. Luka parah dan nyaris kehilangan kesadaran, Maomao akhirnya menyadari bahwa orang yang ia selamatkan adalah Jinshi. Tanpa berkata apa pun, Jinshi langsung mengangkat tubuh Maomao yang luka-luka dan membawanya pulang ke rumahnya sendiri, melewati Lakan yang hanya bisa berdiri membisu, wajahnya diliputi keterkejutan.
2020"Kecubung"
Transkripsi: "Mandarage" (Jepang: 曼荼羅華)
Akira KoremotoMisuzu ChibaNorihiro Naganuma25 Februari 2024 (2024-02-25)N/A
Maomao membuka matanya dan mendapati dirinya berada di kamar Jinshi, sedang dirawat oleh Suiren. Setelah agak siuman, Suiren memintanya untuk menjelaskan semua kejadian yang berkaitan dengan upaya pembunuhan terhadap Jinshi—kepada Basen, Jinshi, dan Gaoshun. Ternyata, rencana pembunuhan itu melibatkan alat upacara yang telah dimodifikasi, terbuat dari campuran timah dengan titik leleh rendah, yang sengaja dibuat meleleh saat ritual berlangsung. Semuanya ternyata terhubung: kebakaran gudang, kematian Kounen, keracunan kepala gudang yang sekarang, sampai pencurian alat upacara yang asli. Semua potongan puzzle itu perlahan tersambung di kepala Maomao. Sementara itu, Lihaku memberitahu Maomao kabar mengejutkan: Suirei—bangsawan istana luar yang dulu sempat memergoki Maomao di daerah militer tewas karena racun. Tapi Maomao merasa terdapat hal yang ganjal. Ia mencurigai kematian Suirei dipalsukan memanfaatkan kombinasi racun kecubung dan racun ikan buntal. Dugaan Maomao terbukti benar. Mayat lain ditemukan di dalam peti mati Suirei. Diyakini Suirei memalsukan kematiannya dan berhasil lolos. Maomao tidak dapat menahan rasa kagum dan kesalnya. Ia bersumpah akan memaksa Suirei memberitahu resep yang ia gunakan jika mereka berdua bertemu lagi. Di sisi lain, Jinshi mulai merasa tertekan. Politik di istana semakin rumit, dan perasaannya terhadap Maomao—ditambah hubungan anehnya dengan Lakan, ayah Maomao membuatnya gelisah. Ia masih menyembunyikan identitas dan usianya yang sebenarnya agar dapat tetap berada di dalam istana. Di tengah semua kekacauan itu, Gyokuyou tiba-tiba meminta bantuan Maomao. Ia mengeluh haidnya terlambat. Maomao langsung mengetahui fakta bahwa Gyokuyou sedang hamil. Sementara itu, bisik-bisik mulai menyebar di kalangan pelayan dan pegawai istana: salah satu dari Tiga Putri dari Verdigris akan dibeli oleh seseorang. Dan entah mengapa semua orang merasa rumor tersebut akan membawa badai besar ke istana.
2121"How to Buy Out a Contract"
Transkripsi: "Miuke Sakusen" (Jepang: 身請け作戦)
Yūshi IbeYuniko AyanaMasako Sato [ja]3 Maret 2024 (2024-03-03)2.8%
Maomao memutuskan untuk turun tangan langsung membersihkan apotek istana belakang. Ia tidak ingin tempat tersebut disabotase lagi, apalagi setelah dokter dari apotek istana dalam dihukum—gajinya dipotong gara-gara lalai dalam mengelola tempatnya. Saat sedang bekerja, dokter istana belakang bercerita tentang keluarganya yang merupakan penyedia kertas resmi untuk istana. Tapi sejak Janda permaisuri melarang penebangan pohon, usaha mereka merosot. Formula baru mereka hanya dapat menghasilkan kertas kualitas buruk. Diperparah dengan mengenai dokter istana yang rela menjadi kasim demi mencegah adik perempuannya yang kedua masuk ke istana belakang. Semua itu demi mempertahankan status keluarga sebagai penyedia resmi istana. Maomao tidak tahan melihat sesuatu yang setengah-setengah. Ia turun tangan mencari tahu penyebab buruknya kualitas kertas dan akhirnya menemukan akar masalahnya: air dari palung tempat sapi minum yang dipakai dalam proses pembuatan kertas ternyata menjadi penyebabnya. Beberapa hari kemudian, Lihaku datang ke Maomao meminta saran membeli keluar Pairin yang dulu pernah menjadi ibu susu Maomao saat masih bayi karena kondisi tubuh Pairin yang unik. Maomao dengan serius menilai postur tubuh Lihaku, mempertimbangkan apakah Lihaku cocok secara fisik. Namun saat Maomao sedang asyik memeriksa, tiba-tiba Jinshi masuk tanpa permisi dan salah paham. Wajahnya langsung menegang. Tanpa banyak tanya, ia langsung menawarkan harga dua kali lipat demi membantu Lihaku membeli Pairin. Namun Lihaku menolak. Menurutnya, cinta itu bukan sesuatu yang dapat dibeli dengan uang orang lain. Jika Lihaku memang serius, ia ingin melakukannya dengan cara yang benar—dengan usahanya sendiri. Sementara itu, Pairin mengirim surat ke Maomao. Pairin mengatakan bahwa ia masih menunggu pangeran impiannya datang. Dan tentang desas-desus yang beredar, semuanya terjadi karena Lakan bertanya tentang menebus seseorang dari Verdigris. Maomao naik darah begitu mengetahui dalang dari penyebab semua kekacauan ini.
2222"Mawar Biru"
Transkripsi: "Aoi Soubi" (Jepang: 青い薔薇)
Erkin KawabataHitomi OgawaErkin Kawabata10 Maret 2024 (2024-03-10)N/A
Maomao masih terus membantu Gyokuyou yang sedang hamil, sekaligus merawat putri kecilnya, Putri Lingli. Di saat yang sama, Lakan—dengan gayanya yang sering memancing masalah kembali mengusik Jinshi. Kali ini, Lakan menantang Jinshi untuk menunjukkan mawar biru saat pesta musim semi berikutnya. Jinshi yang malas ribut akhirnya menuruti saja, walaupun dengan berat hati. Dan anehnya, dari semua orang Jinshi meminta tolong ke Maomao. Maomao semangat nerima tantangan tersebut karena Maomao ingin membalas Lakan. Ia memakai sauna milik Lihua sebagai rumah kaca darurat, dan mulai bereksperimen mempercepat mekarnya seratus mawar. Semua mawar tersebut Maomao tanam dan dirawat sendiri, dibantu oleh Xiaolan—yang sampai kakinya cedera lagi gara-gara ikut angkat-angkat. Maomao bahkan begadang setiap malam demi merawat mawar-mawar tersebut. Xiaolan khawatir, begitu juga para dayang Gyokuyou. Tapi semua usaha tersebut tidak sia-sia. Mawar-mawarnya mekar tepat waktu untuk pesta musim semi yang sekaligus jadi perkenalan resmi Loulan di istana. Jinshi yang melihat mawar biru tersebut, langsung menyadari—ini kesempatan emas untuk menunjukkan taringnya di depan Kaisar. Apalagi lawan-lawannya semakin banyak dan licik. Ditambah lagi muncul Shishou, ayah Loulan, yang tidak kalah berbahaya dan tentu saja, masih ada Lakan di balik bayang-bayang. Setelah pesta, Maomao akhirnya mengungkap rahasia dari mawar-mawar pada Jinshi. Ternyata dibalik warna biru muncul dari air yang telah dicampur pewarna, lalu diserap oleh bunga yang hampir mekar. Trik lama, tapi efektif. Bahkan Maomao memberitau Kaisar terlebih dahulu tentang rahasianya, agar tidak ada pejabat iseng yang mempermasalahkan hasil kerjanya. Namun bagi Maomao, semua ini belum selesai. Ia masih ingin menjebak Lakan, untuk sekali-sekali membuat Lakan kehilangan kata-kata. Sementara itu, Lakan—dengan senyum tipis khasnya—merenung. Baginya semua orang di sekelilingnya seperti bidak dalam papan catur Tiongkok atau go. Kebanyakan hanya pion. Tapi begitu pikirannya melayang pada satu sosok penghibur dari masa lalu—perempuan dengan kuku merah menyala yang selalu menantangnya bermain go—Lakan tiba-tiba melihat Maomao muncul di kejauhan. Kuku jarinya dicat persis seperti penghibur tersebut dan berjalan di antara Jinshi dan Gaoshun.
2323"Balsam dan Calincing"
Transkripsi: "Hōsenka to Katakumi" (Jepang: 鳳仙花と片喰)
Jun ŌwadaMisuzu ChibaKazuya Nomura17 Maret 2024 (2024-03-17)N/A
Maomao menantang Lakan bermain catur Tiongkok dengan taruhan yang membuat Jinshi melongo. Jika Lakan menang, Maomao akan tinggal bersamanya. Tapi jika Maomao menang, Lakan harus membeli seorang penghibur tua dari Verdigris yang sudah lama ingin pensiun. Tantangan tersebut semakin serius dengan aturan tambahan: pemenang boleh memilih salah satu dari tiga cangkir arak keras yang telah dicampur obat beracun—yang akan berubah menjadi racun setelah tegukan ketiga—dan menyuruh yang kalah meminumnya. Jika yang menyerah di tengah jalan maka akan dianggap kalah. Maomao kalah dua ronde berturut-turut, yang berarti ia dapat meneguk dua dari tiga cangkir beracun. Namun di ronde ketiga Lakan menang. Jinshi, yang menyaksikan semua itu dengan cemas, curiga Lakan sengaja mengalah. Lakan lalu meneguk isi cangkir. Jinshi panik, mengira Lakan terkena racun. Tapi Maomao dengan santai menjelaskan bahwa Lakan sebenarnya tidak tahan minum alkohol. Karena itu, meskipun tidak diracun, Lakan langsung tumbang. Kesempatan itu pun dimanfaatkan: tubuh Lakan yang mabuk berat dibawa ke Verdigris, dan ia terbangun di sana, dirawat oleh Meimeivyang menyodorkan ramuan pahit buatan Maomao. Di samping ranjangnya, terdapar kotak kayu kecil berisi bunga mawar biru kering. Sedikit demi sedikit, masa lalu Lakan mulai terbuka. Dulu, Lakan lahir dengan kondisi yang membuatnya tidak dapat mengenali wajah orang lain. Ayahnya kecewa berat, dan menolak mengakuinya. Hidup Lakan mengalir tanpa arah hingga pamannya yang jeli mengajarinya cara melihat orang-orang bukan melalui wajah, tapi sebagai bidak-bidak di papan catur dan go. Berkat kemampuannya, ia menjadi ahli strategi dan berhasil memimpin pasukan. Di Verdigris, ia bertemu Fengxian, seorang penghibur yang lihai bermain go. Untuk pertama kalinya, Lakan dapat mengenali wajah seseorang yaitu wajah Fengxian setelah kalah bermain go. Mereka pun semakin mendekat, dan sebelum Lakan dikirim belajar ke luar negeri, Fengxian menyerahkan dirinya pada Lakan. Tapi takdir kejam. Kepergiannya yang awalnya hanya sebentar, berubah menjadi tiga tahun. Dalam surat-surat yang belakangan ia temukan—semuanya tak sempat ia baca tepat waktu—Fengxian menulis tentang pembatalan pembelian dirinya oleh pria lain, yang menyebabkan nilai dirinya jatuh. Dan yang paling mengguncang: dalam surat terakhir, Fengxian mengirimkan dua jari yang sudah mengering, satu dari Fengxian dan kelingking milik Maomao. Sebuah kutukan diam-diam, bukti bahwa ia pernah hamil anak Lakan. Saat Lakan akhirnya kembali, semua sudah terlambat. Fengxian sudah pergi karena mengira dirinya telah ditinggalkan.
2424"Jinshi dan Maomao"
Transkripsi: "Jinshi to Maomao" (Jepang: 壬氏と猫猫)
Wataru NakagawaYūko KakiharaNorihiro Naganuma24 Maret 2024 (2024-03-24)2.4%
Lakan yang mulai pahit melihat kedekatan Jinshi dan Maomao, diam-diam menyimpan kerinduan akan kasih sayang Maomao. Saat itu juga, ia dipanggil oleh pemilik Verdigris untuk memilih seorang penghibur. Awalnya ia mempertimbangkan Meimei, tapi langkahnya terhenti saat mendengar sebuah lagu nina bobo. Lagu tersebut membawanya pada kenangan tentang mawar biru kering yang pernah dikirim Maomao—sebuah pesan yang dalam diam memanggilnya. Tanpa ragu, Lakan bergegas menuju tempat Fengxian berada dan memilihnya, berapa pun biayanya. Sementara itu, Maomao baru saja kembali setelah mengantar Lakan yang mabuk berat dengan bantuan Basen. Dalam perjalanan pulang, ia berpapasan dengan Loulan dan ayahnya. Di sana, Maomao menjelaskan bahwa ia membantu Lakan bukan karena suka, tapi karena rasa terima kasih—karena dulu Fengxian memilih untuk tidak menggugurkannya, walaupun saat itu Fengxian dapat menggugurkannya dengan mudah. Maomao mencurigai Fengxian memanipulasi Lakan dengan surat-surat yang dikirimkan pada waktu-waktu tertentu untuk mengatur kedatangannya. Dan ketika semuanya gagal, keputusasaan tersebut berubah jadi kutukan: dua jari yang dikeringkan dan dikirim pada Lakan—milik Fengxian dan Maomao. Maomao lalu mengungkapkan bahwa ia tahu tentang kondisi Lakan yang tidak dapat mengenali wajah. Tapi anehnya, Lakan dapat mengenali wajah Fengxian dan wajah Maomao. Mungkin hal tersebut juga yang membuat Maomao terikat secara emosional dengan ayahnya. Meski Maomao sendiri mengaku tidak menyukai Lakan, ia tetap mengakui kecerdasan Lakan, dan memperingatkan Jinshi agar berhati-hati—karena lebih baik tidak menjadikan Lakan musuh, meski ia tidak akan pernah menjadi sekutu. Beberapa hari kemudian, Meimei mengirimkan sebuah gaun untuk Maomao—gaun untuk pesta pernikahan yang akan datang. Maomao pun iseng memakai gaun tersebut di atas tembok belakang istana. Seorang penjaga yang melihatnya langsung melapor, dan tidak lama kemudian, Jinshi muncul. Saat Jinshi naik ke tembok untuk menemuinya, Maomao hampir terjatuh. Tapi ia berhasil ditangkap Jinshi, dan mereka pun berbagi momen yang langka dan intim. Dan seperti biasa, Maomao mengakhiri semuanya dengan celetukan blak-blakan: ia menginginkan bezoar sapi yang dijanjikan padanya. Beberapa hari kemudian, Jinshi datang ke Pavilion Giok dengan satu kasus baru yang ingin ia serahkan pada Maomao.
  1. ^ 薬屋のひとりごと:2023年テレビアニメ化 TOHO animation STUDIO×OLM 悠木碧が猫猫に. Mantan Web (dalam bahasa Jepang). February 16, 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 16, 2023. Diakses tanggal February 16, 2023.
  2. ^ Pineda, Rafael Antonio (February 15, 2023). "The Apothecary Diaries Novels About Palace Intrigue Get 2023 TV Anime". Anime News Network. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 16, 2023. Diakses tanggal February 16, 2023.
  3. ^ Mateo, Alex (July 7, 2023). "The Apothecary Diaries Anime's Teaser Video Reveals New Cast Member, October Premiere". Anime News Network. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 15, 2023. Diakses tanggal July 7, 2023.
  4. ^ a b c アニメ「薬屋のひとりごと」10月21日の初回は3話一挙放送、最新ビジュアルも公開に. Comic Natalie (dalam bahasa Jepang). Natasha, Inc. August 25, 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 25, 2023. Diakses tanggal August 25, 2023.
  5. ^ Mateo, Alex (July 3, 2023). "Crunchyroll Licenses The Apothecary Diaries, Goblin Slayer Season 2, Black Butler, More Anime". Anime News Network. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 3, 2023. Diakses tanggal July 3, 2023.
  6. ^ "Crunchyroll Announces Fall 2023 Anime Season Lineup! (10/1)". Crunchyroll. September 20, 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 6, 2023. Diakses tanggal October 1, 2023.
  7. ^ Hazra, Adriana (September 22, 2023). "Crunchyroll Announces Hindi, Tamil Dubs for Jujutsu Kaisen Season 2, Frieren, 2 More Anime". Anime News Network. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 28, 2023. Diakses tanggal October 23, 2023.
  8. ^ "Crunchyroll to Release 'The Apothecary Diaries' Season 1 Part 1, 'Horimiya: The Missing Pieces,' And More on Blu-Ray This January". Anime News Network (Press release). Crunchyroll, LLC. October 16, 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 19, 2024. Diakses tanggal October 23, 2024.
  9. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Part1
  10. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Part2
  11. ^ Tan, Melvyn (October 1, 2023). "Netflix Will Stream The Apothecary Diaries in "Select" Asian Countries". Anitrendz. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 5, 2023. Diakses tanggal October 1, 2023.
  12. ^ "Episōdozu | Terebi Anime "Kusuriya no Hitorigoto" Kōshiki Saito" Episodes | TVアニメ『薬屋のひとりごと』公式サイト [Episodes | TV Anime "The Apothecary Diaries" Official Site]. kusuriyanohitorigoto.jp (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 27, 2024. Diakses tanggal December 13, 2024.
  13. ^ "Watch The Apothecary Diaries - Crunchyroll". Crunchyroll. Diakses tanggal October 21, 2023.
  14. ^ "On'ea | Terebi Anime "Kusuriya no Hitorigoto" Kōshiki Saito" On Air | TVアニメ『薬屋のひとりごと』公式サイト [On Air | TV Anime "The Apothecary Diaries" Official Site]. kusuriyanohitorigoto.jp (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 22, 2024. Diakses tanggal December 13, 2024.
  15. ^ Peringkat mingguan animasi TV Jepang di wilayah Kantō:


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement