Daftar Residen Priangan

Pemerintahan Hindia Belanda (1817–1942)

Belanda Resident van Priangan
No. Nama Awal menjabat Akhir menjabat Ref.
1 Gerrit Willem Casimir van Motman 1817 1819 [1]
2 Robert Lieve Jasper van der Capellen 1819 1825 [1]
3 Pieter le Clereq 1825 1827
4 Willem Nicolaas Servatius 1827 1828
5 Otto Carel Holmberg de Beckfelt 1828 1837
6 Pieter le Clereq 1837 1839
7 Johan Frans Hora Siccama 1839 1841
8 Jean Baptiste Cleerens 1841 1846
9 Pieter Johannes Overhand 1846 1850
10 Carl Philip Conrad Steinmetz 1851 1855 [2]
11 Herman Constantijn van der Wijck 1855 1858 [3]
12 Christiaan van der Moore 1858 1874 [2][3]
13 Ferdinand Theodoor Pahud de Mortanges 1874 1879
14 Jan Marinus van Vleuten 1879 1884
15 Albert Gustaaf George Peltzer 1884 1887
16 Johannes Heijting 1887 1891
17 Johannes Diederik Harders 1891 1894
18 Christiaan Willem Kist 1894 1900 [2]
19 Eduard Thomas Theodorus Henricus van Benthem van den Bergh 1900 1903
20 Gustaaf Adolf Frederik Jan Oosthout 1903 1907 [2]
21 Willem Frederik Lamoraal Boissevain 1907 1911 [4]
22 Gideon Jan Oudemans 1911 1913 [4]
23 Tielus Jan Janssen 1913 1917
24 Louis de Stuers 1917 1920
25 Willem Pieter Hillen 1920 1921
26 August Johan Herman Eijken 1921 1925 [4]
Pada tahun 1925, Keresidenan Priangan dipecah menjadi Keresidenan Priangan Barat, Tengah, dan Timur.
Enam tahun kemudian, Keresidenan Priangan Tengah dan Timur digabungkan untuk membentuk Keresidenan Priangan.
27 Johan Herman Bernhard Kuneman 1931 1933
28 Meinard Frederik Tynema 1933 1938
29 Eelco Tacoma 1938 Tidak diketahui

Pemerintahan Kekaisaran Jepang (1942–1945)

Jepang Syuuchokan Periangan
No. Nama Awal menjabat Akhir menjabat Ref.
K. Matsui 1942 [5]

Pemerintahan Republik Indonesia

Indonesia Karesidenan Priangan, Jawa Barat
No. Nama Foto Awal menjabat Akhir menjabat Wakil Ref.
R. Poeradiredja
Agustus 1945
1946
M. Ardiwinangoen
(1945–1946)
[6][7][8]
M. Ardiwinangoen
1946
Kosasih Purwanegara
(1946–1947)
Sanusi Hardjadinata
(1947–1948)
[9]
M. Ardiwinangoen
Januari 1950
16 Februari 1950
[10][11]
Sanusi Hardjadinata
1950
1951
[12]
Ipik Gandamana
1951
[13][14]
[15]

Referensi

  1. ^ a b Jaelani, Gani A, Rima Febriani, and Ratna E. Mawarrani (2023). Antara Ekspedisi Saintifik dan Ancaman Ekonomi antara Ekspedisi Saintifik dan Ancaman Ekonomi Kolonial: Letusan Gunung di Priangan Pada Paruh Pertama Abad ke-19 Paradigma: Jurnal Kajian Budaya 13, no. 1 (April). 10.17510/paradigma.v13i1.1138.
  2. ^ a b c d Ekadjati, Edi S.; Hardjasaputra, Sobana; Mardiana, Ietjel (1985). Sejarah Kota Bandung 1945–1979 (PDF). Proyek Inventarisasi Sejarah dan Dokumentasi Nasional, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 26, 30, 34. Diakses tanggal 23 Juli 2025.
  3. ^ a b Isnaeni, Hendri (23 November 2022). "Ibu Kota Pindah dari Cianjur ke Bandung". Historia. Diakses tanggal 23 Juli 2024.
  4. ^ a b c Lubis, Nina H. "Kehidupan Kaum Menak Priangan 1800–1942" (PDF). Pusat Informasi Kebudayaan Sunda. hlm. 108, 150, 251. Diakses tanggal 30 Juli 2025.
  5. ^ Suryanegara, Ahmad Mansur (5 Januari 2017). Api Sejarah 2. Surya Dinasti. hlm. 28–29. ISBN 9786027123724.
  6. ^ Koenodiprodjo (1945). Himpunan Undang-Undang, Peraturan-Peraturan, Penetapan-Penetapan Pemerintah Republik Indonesia. S. K. Seno. hlm. 88.
  7. ^ Tempo (1981). Apa & siapa sejumlah orang Indonesia. Grafiti Pers. hlm. 509. Diakses tanggal 29 Juli 2025.
  8. ^ Hakiem, Lukman (9 Agustus 2017). "Hatta-Sjafruddin: Kisah Perang Uang di Awal Kemerdekaan". Riau Editor. Diakses tanggal 29 Juli 2025.
  9. ^ Adeng; Kuswiah, Wiwi; Wiryono, Herry; Lasmiyati. Peranan Desa dalam Perjuangan Kemerdekaan: Studi Kasus Keterlibatan Beberapa Desa di Daerah Bandung dan Sekitarnya Tahun 1945-1949 (PDF). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. hlm. 27, 41, 97. Diakses tanggal 29 Juli 2025.
  10. ^ Kami perkenalkan. Kementerian Penerangan Rep. Indonesia. 1952. hlm. 91. Diakses tanggal 29 Juli 2025.
  11. ^ Harnoko, Darto (1986). Drs. Jap Tjwan Bing:Pelopor Pembauran (PDF). Inventarisasi Dan Dokument Asli Sejarah Nasional, Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. hlm. 78. Diakses tanggal 29 Juli 2025.
  12. ^ Arsip Foto: Mendagri Sanusi Hardjadinata, Rektor UGM Sardjito, dan WAkil Gubernur D. I. Yogyakarta melihat maket gedung publik Kemendagri, Arsip Nasional Republik Indonesia, 19 September 2022, diakses tanggal 29 Juli 2025
  13. ^ Isnaeni, Hendri F. (13 Desember 2012). "Tanggung jawab Publik Residen Ipik". Historia.id. Diakses tanggal 29 Juli 2025.
  14. ^ Mimbar penerangan 1959. Departemen Penerangan Republik Indonesia. 1959. hlm. 354. Diakses tanggal 29 Juli 2025.
  15. ^ Widodo, R.M.A. Ahmad Said. "R. Ipik Gandamana Orang Asli Purwakarta Yang Punya Karier Panjang". Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta. Diakses tanggal 30 Juli 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement