Pada musim keempat pembawa acara yang ditugaskan adalah Ramzi, Rina Nose, dan Irfan Hakim. Format pembawa acara ini kembali ke musim pertama. Berbeda dari musim sebelumnya, ketiganya tersebut kini memiliki penampilan baru. Ramzi tampil dengan rambut yang dicat warna biru, Irfan Hakim tampil dengan rambut berwarna abu-abu, Rina Nose yang sekarang tampil dengan berhijab. Setelah menjadi pembawa acara dari musim ke musim, kini mereka mempunyai banyak harapan untuk peserta musim ini.[2]
Format pembawa acara sendiri dari musim ke musim selalu mengalami perubahan, di musim kedua berubah formasi dengan bertambahnya Andhika Pratama dan musim ketiga dengan bertambahnya Gilang Dirga. Namun dipertengahan musim ini Gilang Dirga kembali hadir dan melengkapi formasi pembawa acara menjadi empat. Terkadang Ricky Harun juga menggantikan salah satunya jika berhalangan hadir.[3]
Formasi juri di musim ini sama dengan musim kedua namun kursi Saipul Jamil kini diisi oleh Dewi Persik. Sebelumnya, Dewi juga pernah menjadi mentor diajang pencarian bakat Bintang Panturamusim ketiga.[4] Format tempat duduk mereka juga tetap sama. Kini juri meningkatkan standrt peserta yang ingin lolos dari tahap ke tahap. Salah satu dewan juri yang ikut terlibat dalam proses seleksi, Beniqno mengatakan potensi para peserta yang lolos lebih variatif dari sebelumnya, dia juga menilai banyak bibit-bibit berkualitas yang harusnya mampu menggemparkan panggung D'Academy dengan kualitas yang dimilikinya.[5]
"Kalo potensi beda dari setiap keahliannya. Di sini banyak penyanyi yang punya kualitas suara bagus, cuma masih belum kenal dengan panggung. Mereka banyak yang bukan penyanyi panggung, tapi bener-bener dateng mau belajar di akademi ini. Mudah-mudahan dengan datang ke sini bisa kita lihat dan itu yang bikin mereka meningkat," ucap Beniqno
Sementara itu, satu juri lain, Inul Daratista memastikan jika para dewan juri sepakat untuk meningkatkan standardisasi penilaian pada para kontestan. Hal tersebut tentunya guna mendapatkan juara baru yang memiliki karakter tersendiri di atas panggung guna memberikan warna baru bagi musik dangdut di Indonesia.
Karena pertengkaran yang melibatkan antara Dewi Persik dan Nassar di atas panggung, kini Dewi Persik tidak lagi menjadi juri. Dan posisinya kini digantikan oleh Iyeth Bustami, tetapi keduanya telah berdamai setelah perseteruan tersebut.[6]
"Kalau dengan Nassar sudah selesai. Setelah peristiwa itu kami sudah berdamai. Karena memang kami engga pernah ada apa-apa. Hubungan kami pun baik," ucap Dewi Persik. "Saya kerja pakai hati. Jadi kalau hati saya engga nyaman, ngapain dipaksain? Mending saya mundur." pungkasnya
Komentator yang diberi tugas untuk menilai para peserta adalah Ivan Gunawan yang didapuk menjadi komentator penampilan atau busana masing-masing peserta, Soimah Pancawati yang mengomentari aksi panggung para peserta, dan Nassar yang menjadi guru vokal sekaligus mengomentari olah vokal para peserta. Mereka menamai formasi ini dengan nama "Keluarga Gunarso". Di saat Ivan Gunawan tidak hadir Samuel Watimena yang akan menggantikan, dan dengan formasi ini mereka beri nama "Keluarga Panarso".
Jadwal Audisi
Audisi untuk musim keempat dimulai bulan November 2016 di Kota Surabaya. Akan tetapi untuk penayangan audisi dimulai dari Kota Kota Makassar.[7] Audisi diadakan dari bulan November sampai Desember 2016, dan lebih dari 80.000 orang menghadiri audisi dengan keinginan menjadi seorang penyanyi profesional di layar kaca.
Di proses audisi juri artis yang diundang bergantian kota demi kota. Dari musim pertama sampai saat ini juri artis untuk proses audisi tidaklah sama. Mereka juga adalah juri yang ditugaskan memberi masukan disaat kompetisi siaran langsung dimulai. Mereka yang ditugaskan adalah Dewi Persik, Nassar, Inul Daratista, Iis Dahlia, Beniqno, dan Kristina. Di mana ada tiga juri hadir, tiga yes yang diperlukan untuk peserta audisi untuk melanjutkan ke Jakarta. Ini juga musim pertama dimana usia peserta audisi dinaikkan menjadi 16, untuk berbagai keperluan. Pada audisi ini juga terdapat banyak peserta kembar atau duo sehingga menambah variasi peserta, mereka terinspirasi dari RizkiRidho dan Duo Alfin yang sukses menjadi bintang. Di musim ini pula jumlah peserta audisi di tiap kota bertambah sangat banyak. Peserta audisi juga banyak yang mengandalkan goyangan dan juga penampilan yang menarik untuk memikat dewan juri.[8]
Konser Nominasi
Keterangan:
Peserta yang lolos ke babak berikutnya karena mendapatkan SMS tertinggi
Peserta yang lolos ke babak berikutnya karena pertolongan dewan juri atau jumlah SMS
Peserta yang harus tersenggol karena mendapatkan banyak lampu merah dari dewan juri atau jumlah SMS yang rendah
Juri berhak memilih bebas satu peserta yang sudah tersenggol
Konser Final
Keterangan:
Peserta yang lolos ke babak berikutnya karena mendapatkan SMS tertinggi
Peserta yang lolos ke babak berikutnya karena pertolongan dewan juri atau jumlah SMS
Peserta yang harus tersenggol karena mendapatkan banyak lampu merah dari dewan juri atau jumlah SMS yang rendah
Konser Final 25 Besar
Pada babak ini peserta di beri tantangan bernyanyi dua malam. Di malam show di akhir acara mereka hanya diberitahu perolehan poling sementara. Dan pada malam result peserta yang di awal mendapat jumlah poling pemirsa teratas akan mendapatkan kesempatan tampil tanpa dinilai oleh dewan juri.
Dibabak ini peserta yang mendapat hak previllage mendapatkan keistimewaan di malam show untuk memilih urutan tampil di malam result. Mulai grup kedua, peserta akan mendapatkan tantangan yang berbeda yakni disetiap selesai penampilanya, juri akan memberi lampu warna hijau atau merah.
Dibabak ini peserta yang mendapat hak previllage mendapatkan keistimewaan di malam show untuk memilih urutan tampil di malam result. Mulai grup kedua, peserta akan mendapatkan tantangan yang berbeda yakni disetiap selesai penampilanya, juri akan memberi lampu warna hijau atau merah. Peserta yang mendapat lampu merah minimal tiga, akan diberi kesempatan untuk mengulang penampilannya.
Mencari peserta yang mendapat sms tertinggi dimalam show akan diberi kebebasan memilih urutan tampil di result show dan urutan untuk peserta lainnya diacak. Peserta juga akan mendapatkan lampu dari juri setelah peserta bernyanyi. Eliminasi dilakukan di babak result show, peserta dengan sms tertinggi langsung lolos, sedangkan dua terbawah ditentukan oleh juri.
Pada babak ini, peserta akan ditantang bernyanyi solo pada penampilan pertama dan pada penampilan kedua mereka akan bernyanyi duet dengan peserta lainnya. Pasangan duet tidak ditentukan dipanggung tetapi pada malam show disesuaikan gender dan malam result akan bernyanyi dengan lawan jenis di lagu duet dan kolaborasi dengan musisi di lagu solo.
Pada malam show para finalis dituntunt untuk berkolaborasi dengan para juara musim sebelumnya Lesti Andryani, Danang Pradana Dieva, dan Weni Wahyuni. Setelah itu pada penampilan kedua mereka dituntut bernyanyi solo dengan penuh penjiwaan. Dan dimalam result show mereka akan ditantang bernyanyi solo dan duet bersama Alam, Ikke Nurjanah, dan Erie Suzan.
Para finalis akan berkolaborasi dengan musisi Doadibadai Hollo dan Arlonsy Miraldi, satu lagu solo dengan tuntutan rasa dan penghayatan penuh serta kekreatifan peserta dalam mengubah aransemen, dan di lagu terakhir dengan dewan juri Iyeth Bustami dan Rita Sugiarto.
Para finalis akan bernyanyi lagu mellow di penampilan solo, kemudian mereka akan berkolaborasi dengan Sigit Purnomo Syamsuddin Said dalam kolaborasi lagu bergenre pop, setelah itu mereka akan ditantang bekolaborasi dengan beberapa musisi yaitu Piyu, Makki, Posan Tobing, Hendri Lamiri, aku German Dmitriev, dan Delicacy. Pada akhir kompetisi mereka akan membawakan lagu kemenangan!
Adalah konser award tahunan menjelang konser grand final yang selalu diadakan untuk mengapresiasi semua pembawa acara di musim tersebut dan semua hasil pemenang berdasarkan keputusan perhitungan terbanyak di sosial media milik Indosiar dan menyandang gelar Terfavorit.
Sebelum mengikuti D'Academy pada musim ini, beberapa peserta di bawah ini sebelumnya sudah mengikuti ajang pencarian bakat di beberapa stasiun televisi swasta, di antaranya: