Combretum apiculatum

Combretum apiculatum
Nominate subsp. di Limpopo, Afrika Selatan
Buah dan dedaunan, Limpopo
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Myrtales
Famili: Combretaceae
Genus: Combretum
Spesies:
C. apiculatum
Nama binomial
Combretum apiculatum

Combretum apiculatum adalah spesies pohon dalam keluarga Combretaceae yang dikenal dengan nama umum widani merah. Tanaman ini berasal dari wilayah sabana mesik hingga semi-kering di Afrika bagian selatan khatulistiwa. Spesies ini memiliki dua subspesies, yaitu ssp. apiculatum yang terdapat di bagian selatan, dan ssp. leutweinii yang menyebar dari Namibia hingga Malawi ke arah utara, dengan perbedaan utama pada daun yang lebih berbulu.[1]

Daunnya dimakan oleh sejumlah hewan, termasuk sapi, tetapi buahnya bersifat beracun dan dapat membahayakan ternak. Meski begitu, dedaunan pohon ini dapat diberikan sebagai pakan tambahan untuk kambing.[1][2]

Deskripsi

Tumbuhan ini merupakan pohon semi-gugur yang dapat mencapai tinggi sekitar 10 meter, meskipun kadang tumbuh sebagai semak yang lebih rendah. Batangnya memiliki kulit kayu berwarna abu-abu kehitaman yang kasar dan beralur, sementara ranting-ranting kecilnya bisa tampak berbulu halus. Daunnya tersusun berlawanan, berukuran sekitar 11 hingga 13 sentimeter, dan dapat berupa daun tak berbulu maupun yang sedikit berbulu. Ujung daun meruncing tajam membentuk titik yang agak membengkok. Pada musim gugur, dedaunan berubah menjadi warna kehijauan hingga keemasan, memberikan tampilan yang mencolok.Perbungaannya muncul sebagai paku di antara daun dengan panjang hingga 7 sentimeter. Bunga-bunganya berwarna kuning atau hijau, memiliki sepal dan kelopak kecil, serta tangkai putik dan benang sari sepanjang kurang lebih setengah sentimeter. Bunganya dikenal beraroma kuat. Buahnya berupa samara bersayap berwarna kemerahan dengan panjang sekitar 2 hingga 3 sentimeter.[3][4][1]

Persebaran

Spesies ini ditemukan luas di kawasan Afrika bagian selatan dan timur, mencakup Afrika Selatan, Eswatini, Botswana, Mozambik, Namibia, Zimbabwe, Angola bagian selatan, Zambia, Malawi, wilayah tenggara Republik Demokratik Kongo, serta Tanzania dan Kenya bagian selatan.[5]

Pohon ini tumbuh di beragam ekosistem Afrika bagian selatan dan merupakan salah satu elemen dominan di banyak tipe sabana, termasuk sabana datar veld maupun kawasan mopane. Di habitatnya, spesies ini kerap muncul bersama berbagai tumbuhan berkayu lain seperti Acacia afra, Dichrostachys cinerea, Ximenia afra, Lannea discolor, seringa putih (Kirkia acuminata), serta marula (Sclerocarya afra).[6][7]

Referensi

  1. ^ a b c Masupa, T. and E. Rampho. Combretum apiculatum (Sond.) subsp. apiculatum. PlantZAfrica.com, Pretoria National Herbarium, January, 2011.
  2. ^ Aganga, AA; Monyatsiwa, CB (1999). "Use of browses (Terminalia serecia, Combretum apiculatum or Euclea schimperi) as a supplement for growing Tswana goats". Tropical Animal Health and Production. 31 (5): 295–305. doi:10.1023/A:1005203806867. PMID 10509422. S2CID 40488093.
  3. ^ Combretum apiculatum. Flora Zambesiaca Volume 4 Part 0 (1978). Combretaceae by A. W. Exell. Kew Royal Botanic Gardens.
  4. ^ Schmidt, E., et al. Trees and Shrubs of Mpumalanga and Kruger National Park. Jacana Media. 2002. pg. 456.
  5. ^ "Combretum apiculatum Sond". GBIF.org. Diakses tanggal 23 November 2025.
  6. ^ Walker, B. H. A review of browse and its role in livestock production in southern Africa. In: Le Houérou, H. N., Ed. Browse in Africa: The Current State of Knowledge. International Symposium on Browse in Africa. Addis Ababa. April 8–12, 1980.
  7. ^ Bengtsson-Sjörs, K. (2006). Establishment and survival of woody seedlings in a semi-arid savanna in southern Botswana.[pranala nonaktif permanen] Committee of Tropical Ecology, Uppsala University, Sweden. Diakses 23 November 2025.


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement