Colton Herta

Colton Herta
KebangsaanAmerika Serikat Amerika Serikat
LahirColton Thomas Herta
30 Maret 2000 (umur 26)
Santa Clarita, California, Amerika Serikat
Karier Seri IndyCar
Musim debut2018
Tim saat iniAndretti Autosport
Nomor mobil26
Mantan timHarding Steinbrenner Racing
Start116
Menang9
Pole16
Lap tercepat0
Hasil terbaikPosisi ke-37 di 2018
Ajang sebelumnya
2017–18Indy Lights

Colton Thomas Herta (lahir 30 Maret 2000) adalah seorang pembalap mobil profesional asal Amerika Serikat yang terakhir berkompetisi di NTT Seri IndyCar untuk tim Andretti Global dengan Curb Agajanian.[1]

Herta adalah putra dari pembalap IndyCar dan Champ Car Bryan Herta, dan merupakan pembalap yang termuda yang pernah memenangkan perlombaan Seri IndyCar.[2] Dia akan menjadi pembalap penguji untuk Tim Formula Satu Cadillac sambil berkompetisi di dalam ajang Kejuaraan FIA Formula 2 pada musim 2026.

Karier balapan junior

Gokart (2010–2013)

Herta di Road America pada tahun 2018.

Herta memulai debut gokart kompetitifnya pada tahun 2010 di usia sepuluh tahun, dengan membalap di gokart di seri SKUSA dan IKF, meskipun dia telah membalap gokart sejak usia enam tahun. Dia memulai debut balapan mobil single-seater pada usia 13 tahun, dan finis di posisi kedua di Seri Musim Dingin SBF2000.[butuh rujukan]

Kejuaraan USF2000 (2014)

Pada tahun 2014, dia memulai debut balap profesionalnya di Kejuaraan Cooper Tires USF2000 Powered by Mazda, dan finis di posisi kelima belas di dalam klasemen akhir kejuaraan pembalap, meskipun harus absen di pekan pembuka karena persyaratan usia. Pada tahun yang sama, Herta memulai debut balap formula internasionalnya di Sirkuit Internasional Sepang di negara Malaysia dengan Seri AsiaCup yang diselenggarakan oleh Meritus, dengan berpartisipasi dalam satu ajang di mana dia berhasil meraih satu kemenangan balapan dan tiga kali finis podium. Herta juga tampil sekali dalam Kejuaraan Global RallyCross Lites, dan menjadi pembalap yang termuda yang berkompetisi di dalam seri tersebut.[butuh rujukan]

Balapan di benua Eropa (2015–2016)

Herta balapan di Brands Hatch di dalam ajang MSA Formula.

Pada musim 2015, dia memulai debutnya di seri Formula MSA yang berbasis di negara Inggris, sebagai pembalap yang termuda dan satu-satunya pembalap mobil profesional asal Amerika Serikat di grid yang sebagian besar diisi pembalap mobil profesional asal Inggris. Dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan kedua di Sirkuit Snetterton pada bulan Agustus, yang membantu negara Amerika Serikat memenangkan Piala Nasional. Dia kemudian berhasil meraih tiga kemenangan lagi di sepanjang musim, dan finis di posisi ketiga secara keseluruhan.[3]

Untuk musim 2016, dia berencana untuk pindah ke seri BRDC British F3 yang pada saat itu baru saja berganti nama, tetapi terlalu muda untuk berkompetisi di babak pembukaan.[4] Karena ingin menyelesaikan satu musim penuh, dia beralih ke dalam ajang Euroformula Open Championship, di mana dia tetap bersama dengan tim Carlin dan finis di posisi ketiga dalam perolehan poin, dengan empat kemenangan, enam podium, dan lima posisi terdepan. Herta kemudian berkompetisi di enam ajang F3 Inggris, di mana dia meraih tiga podium, termasuk satu kemenangan di Brands Hatch.

Indy Lights (2017–2018)

Herta membalap di Portland pada musim 2018.

Pada musim 2017, Herta bergabung bersama dengan tim Steinbrenner Racing yang baru saja dibentuk untuk mengemudikan mobil bernomor 98 di Seri Indy Lights.[5] Dia mengawali musim ini dengan kuat, di mana dia finis di posisi kedua pada balapan pertama di sirkuit jalan raya St. Petersburg, dan kemudian meraih kemenangan di hari Minggu; kemenangan pertama Colton di Indy Lights. Dia berhasil meraih kemenangan keduanya di ajang berikutnya di Barber Motorsports Park, yang merupakan balapan yang ke-400 dalam seri tersebut. Herta berhasil memenangkan penghargaan Rookie of the Year dan finis di posisi ketiga di kejuaraan pembalap.

Pada musim 2018, Herta tetap di Indy Lights. Dia berhasil memenangkan empat balapan, termasuk ketiga balapan yang diadakan di Indianapolis Motor Speedway (kedua balapan di Grand Prix Indianapolis dan Freedom 100 di sirkuit tersebut). Herta finis di posisi kedua di kejuaraan pembalap di belakang rekan setimnya di tim Andretti, yaitu Patricio O'Ward.

Karier IndyCar

Pada bulan September 2018, Herta melakoni debutnya di Seri IndyCar di balapan penutup musim Sonoma, dengan membalap untuk tim Harding Racing.[6]

Harding Steinbrenner Racing

2019: Musim debut

Herta berhasil memenangkan balapan perdananya di IndyCar Classic pada musim 2019.

Untuk musim 2019, Herta menandatangani kontrak untuk mengemudikan mobil No. 88 milik tim Harding Steinbrenner Racing. Herta adalah pembalap Seri IndyCar yang pertama yang lahir pada 2000-an yang memulai balapan. Pada tanggal 24 Maret 2019, di usia delapan belas tahun, Herta menjadi pemenang balapan yang termuda di dalam sejarah IndyCar dengan keberhasilannya memenangkan IndyCar Classic di Circuit of the Americas.[7] Dia berhasil lolos babak kualifikasi di posisi kelima untuk Indianapolis 500, tetapi berhenti setelah hanya empat putaran akibat mengalami kerusakan girboks pada mobilnya. Pada tanggal 22 Juni 2019, di usia sembilan belas tahun, Herta menjadi peraih posisi terdepan yang termuda di Road America. Dia kembali menang di Laguna Seca, dan finis di posisi ketujuh di dalam klasemen akhir kejuaraan pembalap secara keseluruhan, dengan hanya terpaut lima poin saja dari Rookie of the Year Felix Rosenqvist.

2020: Didukung oleh Andretti

Herta kembali mengemudikan mobil #88 untuk tim Harding Steinbrenner Racing pada musim 2020, dengan dukungan tambahan dari tim Andretti Autosport. Herta finis di posisi ketujuh pada putaran pembuka musim IndyCar 2020 di Texas Motor Speedway. Dia finis di urutan kedelapan di Indianapolis 500. Pada tanggal 13 September 2020, Herta berhasil memenangkan balapan yang kedua dari dua balapan yang digelar di Mid-Ohio. Dia meraih posisi kedua di balapan hari Sabtu di sirkuit Indianapolis. Dengan tujuh kali finis di posisi lima besar dalam empat belas balapan, dia menempati peringkat ketiga dalam perolehan poin.[butuh rujukan]

Andretti Autosport

2021: Tiga kemenangan tambahan

Herta membalap di Grand Prix Big Machine Spiked Coolers 2021.

Memasuki musim 2021, Herta dipandang sebagai penantang terkuat di tim Andretti bagi Scott Dixon untuk gelar juara IndyCar. Herta juga akan berpindah dari mobil balap Andretti Harding Steinbrenner Racing No. 88 ke mobil Andretti Autosport with Curb Agajanian No. 26 dengan dukungan dari sponsor utama Indianapolis 500, yaitu Gainbridge. Herta memulai musimnya dengan mengalami sebuah kecelakaan yang disebabkan oleh Josef Newgarden di Alabama, tetapi kemudian berhasil meraih kemenangan pertamanya di musim ini di St. Petersburg, yang merupakan kemenangan pertamanya di sirkuit jalan raya.[8] Dia kemudian berhasil meraih dua podium sebelum meraih kemenangan keduanya di musim ini; posisi kedua di Road America dan posisi ketiga di putaran kedua di IMS Road Course. Dia sering kali dihantui oleh strategi yang buruk, masalah mekanis, dan kesalahan membalap. Yang paling menonjol adalah pada putaran perdana di Nashville; Herta berhasil lolos babak kualifikasi dengan meraih posisi terdepan untuk balapan tersebut.[9] memimpin sebagian besar jalannya balapan, kehilangan pimpinan pada saat sedang dalam kondisi waspada terhadap Marcus Ericsson, dan mengalami kecelakaan pada saat dirinya sedang mencoba untuk mengambil alih kembali posisi sebagai pimpinan lomba dari Ericsson di putaran terakhir.[10] Herta sebenarnya berpeluang untuk memenangkan balapan di Gateway, tetapi dia harus menghentikan mobilnya karena poros setengahnya patah pada saat sedang menjalani pit stop. Herta meraih kemenangan keduanya musim ini di Laguna Seca, di mana dia memimpin di sepanjang balapan kecuali satu putaran dan menang dari posisi terdepan.[11] Dia menutup musim dengan kemenangan gemilang di Sirkuit Jalan Raya Long Beach ketika dia memulai jalannya perlombaan ini dari posisi keempat belas dan dengan cepat menyalip para pesaingnya untuk memimpin jalannya perlombaan ini dari Josef Newgarden dan Scott Dixon dan memenangkan balapan ketiganya musim ini. Dia pada akhirnya menyelesaikan musim ini di posisi kelima di dalam klasemen akhir kejuaraan pembalap.[12]

2022: Musim yang sulit

Setelah spekulasi yang kuat bahwa dia akan pindah ke ajang Formula Satu, tim Andretti Autosport dan Herta secara resmi mengumumkan bahwa dia akan membalap di IndyCar pada musim 2022, berpasangan dengan Alexander Rossi, Romain Grosjean, dan Devlin DeFrancesco. Herta mengalami kesulitan di putaran awal musim, termasuk mengalami kecelakaan setelah kehilangan posisi terdepan di Long Beach, tetapi berhasil meraih kemenangan pertamanya musim ini di Grand Prix GMR. Herta berada di posisi yang tepat untuk memenangkan balapan yang kedua di sirkuit permanen IMS sebelum kegagalan mekanis membuatnya harus menghentikan mobil untuk hari itu dan rekan setimnya, yaitu Alexander Rossi, berhasil menang.[butuh rujukan]

2023: Musim tanpa kemenangan

Herta di posisi kesembilan pada Grand Prix GMR.

Herta pada awalnya menandatangani kontrak multi-tahun untuk tetap bersama dengan tim Andretti Autosport,[13] meskipun ini kemudian diperpanjang hingga setidaknya musim 2027.[14] Musim 2023 Herta berakhir dengan tiga kali finis di posisi lima besar, termasuk podium di Toronto. Dia juga meraih posisi terdepan berturut-turut di Mid-Ohio dan Road America, di mana dia juga memimpin putaran terbanyak. Road America terbukti menjadi kesempatan terdekat Herta untuk meraih kemenangan di musim 2023, di mana dia mendominasi jalannya balapan tersebut sebelum turun ke posisi kelima karena strategi yang buruk sehingga memaksanya menghemat bahan bakar agar dapat mencapai garis finis. Musim ini berakhir dengan Herta yang kembali berada di posisi kesepuluh di dalam klasemen akhir kejuaraan pembalap setelah menjalani paruh kedua yang sulit, termasuk dua kali DNF di Sirkuit Jalan Raya Nashville dan balapan yang terakhir di Laguna Seca.[butuh rujukan]

2024: Karier terbaik

Herta memulai musim ini dengan lima kali finis di posisi lima besar dalam lima balapan pertama, termasuk podium di St. Petersburg dan Long Beach. Dia berjuang dengan nasib buruk dan masalah performa setelah Indianapolis 500, meskipun berhasil meraih posisi finis di atas podium lagi di Laguna Seca dan posisi terdepan pertamanya di trek oval di Iowa. Herta pada akhirnya tampil gemilang di Toronto, lolos kualifikasi di posisi terdepan dan memenangkan balapan pertamanya dalam dua tahun. Pada balapan terakhir musim ini di Nashville Superspeedway, Herta tampil gemilang dan meraih kemenangan pertamanya di trek oval, dan mengamankan posisi kedua di belakang Alex Palou di dalam klasemen akhir kejuaraan pembalap Seri IndyCar musim 2024, yang merupakan total poin tertingginya sejauh ini. Herta juga menjadi pembalap Andretti Autosport dengan skor tertinggi di IndyCar era modern sejak Ryan Hunter-Reay pada musim 2012.[butuh rujukan]

2025: Musim terakhir bersama dengan Andretti

Setelah musim ini berakhir, Herta meninggalkan Andretti dan seri IndyCar untuk menjadi pembalap penguji tim Cadillac di dalam ajang Formula Satu, dengan Will Power yang menggantikan posisinya setelah dilepaskan dari Team Penske.[15]

Balapan mobil sport

Herta berpartisipasi dalam Daytona 24 Jam 2019 dengan BMW M8 GTE untuk tim Rahal Letterman Lanigan Racing di dalam ajang WeatherTech SportsCar Championship. Dia, bersama dengan rekan sesama pembalap Connor De Phillippi, Augusto Farfus, dan Philipp Eng, berhasil memenangkan balapan di kelas GTLM.[butuh rujukan]

Herta (No. 25) mengendarai mobil BMW M Hybrid V8 di Daytona 24 Jam 2023.

Herta kembali lagi ke Daytona untuk berpartisipasi di dalam edisi musim 2022, bermitra dengan sesama pembalap IndyCar Pato O'Ward dan Devlin DeFrancesco bersama dengan Eric Lux di dalam entri LMP2 untuk tim DragonSpeed.[16] Kuartet itu menang setelah Herta memimpin dalam sebelas menit terakhir perlombaan.[17]

Pada akhir musim 2022, Herta dikonfirmasi sebagai salah satu pembalap untuk prototipe BMW M Hybrid V8 yang baru yang akan diterjunkan oleh tim Rahal Letterman Lannigan di dalam ajang IMSA SportsCar Championship musim 2023.[butuh rujukan]

Dalam IMSA SportsCar Championship musim 2024, Herta mengendarai mobil Acura bernomor #40 untuk tim Wayne Taylor Racing bersama dengan tim Andretti Autosport dan berhasil meraih kemenangan keseluruhan pertamanya dalam seri tersebut di dalam ajang 12 Hours of Sebring.[butuh rujukan]

Formula Satu

Dengan upaya pembelian tim Sauber oleh Andretti Autosport pada musim 2021, Herta menjadi kandidat favorit untuk bergabung bersama dengan ajang Formula Satu bersama dengan tim Alfa Romeo untuk musim 2022. Hal ini menghasilkan cetakan jok untuknya dan uji coba dengan simulator di markas tim di Hinwil, Swiss—di mana Mario Andretti dan berbagai laporan yang lainnya mengklaim bahwa dia mencatatkan waktu lebih cepat daripada Kimi Räikkönen dan Antonio Giovinazzi, yang merupakan jajaran pembalap Alfa Romeo di musim 2021.[18] Kesepakatan awal dicapai dengan tim Ferrari untuk mengadakan uji coba 300 km (186,41 mi) dengan Herta agar dia dapat berpartisipasi di dalam sesi latihan bebas di Grand Prix Amerika Serikat, Kota Meksiko, dan Sao Paulo. Namun, negosiasi antara tim Andretti dan Sauber gagal pada akhir musim 2021, sehingga Herta tidak pernah berpartisipasi di dalam sesi uji coba.[19]

Herta kemudian dikontrak oleh tim McLaren pada musim 2022 sebagai pembalap pengembangan untuk menguji mobil MCL35M–yang merupakan mobil McLaren untuk musim 2021.[20] Dia mengambil bagian dalam uji coba pertamanya dari tanggal 11–13 Juli di Sirkuit Internasional Algarve di sekitar Portimão.[21] Kemudian pada tahun itu, pihak Red Bull mulai menunjukkan minat untuk menjadikan Herta sebagai pembalap AlphaTauri pada musim 2023.[22] Namun, Herta kekurangan poin untuk mendapatkan Lisensi Super FIA—yang diperlukan untuk dapat berlaga di dalam ajang Formula Satu. Red Bull mulai berupaya untuk mendapatkan lisensi tersebut bagi Herta, dengan meminta Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) untuk mempertimbangkan pengecualian bagi Herta.[23] Red Bull kemudian mencapai kesepakatan dengan tim Alpine agar Herta menguji mobil Formula Satu mereka pada bulan September di Hungaroring—yang merupakan sebuah acara yang diselenggarakan oleh tim asal Prancis tersebut untuk membantu upaya memilih pembalap mereka untuk musim 2023—dalam upaya untuk mendapatkan lebih banyak poin lisensi super bagi Herta.[24][25] Tim Alpine akan menerimanya dengan syarat bahwa pembalap AlphaTauri saat itu, yaitu Pierre Gasly, bebas untuk bergabung bersama dengan tim asal Prancis ini.[26] Pada akhirnya, FIA menolak untuk memberikan pengecualian untuk Herta,[27] sehingga memaksa Red Bull untuk menghentikan upayanya untuk membawa pembalap mobil profesional asal Amerika Serikat itu ke dalam ajang Formula Satu, karena Herta tidak berpartisipasi di dalam uji coba bersama dengan tim Alpine.[28]

Pada akhir tahun 2024, Herta menjadi sangat terkait dengan upaya untuk membalap di Tim Formula Satu Cadillac yang baru dibentuk setelah tawaran mereka untuk bergabung bersama dengan ajang Formula Satu pada musim 2026 diterima.[29][30] Mario Andretti—yang merupakan seorang anggota dewan direksi—menyatakan bahwa satu dari dua kursi mereka "kemungkinan besar" akan diberikan kepadanya, tetapi menambahkan bahwa "Anda harus tetap membuka pilihan Anda."[31] Tim Cadillac kemudian secara resmi mengumumkan bahwa dua kursi mereka akan diisi oleh Sergio Pérez dan Valtteri Bottas pada bulan Agustus 2025. Pada bulan berikutnya, Herta kemudian diumumkan sebagai pembalap penguji Cadillac untuk musim 2026, sehingga tim IndyCar milik Andretti yang akan mengisi peran ini. CEO Cadillac, yaitu Dan Towriss, juga mengumumkan bahwa Herta akan mengincar kursi di dalam ajang Formula 2, dalam upaya untuk mendapatkan poin lisensi super yang cukup agar memenuhi syarat untuk mendapatkan tempat di dalam ajang Formula Satu.[32] Herta membutuhkan finis di posisi delapan besar di dalam ajang Formula 2 untuk mencapai 40 poin yang diperlukan untuk Lisensi Super FIA untuk musim 2027.

Kehidupan pribadi

Di luar dunia balap, Herta adalah seorang anggota band indie punk rock The Zibs, yang merupakan tempat di mana dia bermain drum. Dia membentuk band tersebut pada tahun 2018 bersama dengan teman-teman SMA-nya, yaitu Jon Graber dan Chris Broadbent.[33]

Referensi

  1. ^ "Herta switching to Andretti's Gainbridge-backed No. 26". RACER (dalam bahasa American English). Desember 8, 2020. Diakses tanggal September 21, 2021.
  2. ^ Eubanks, Michael (Maret 24, 2019). "Colton Herta wins inaugural IndyCar Classic at COTA, becomes youngest winner in series history". MotorSportsTalk | NBC Sports (dalam bahasa American English). Diakses tanggal September 21, 2021.
  3. ^ Jackson, Connor. "Herta Crosses the Line on MSA Formula's Inaugural Season". thecheckeredflag.co.uk. Diakses tanggal Mei 2, 2016.
  4. ^ Henbsy, Paul. "Carlin Announce Herta and Vaidyanathan for EuroFormula Open". thecheckeredflag.co.uk. Diakses tanggal Mei 2, 2016.
  5. ^ "Colton Herta joins new Steinbrenner (as in the Yankees) Racing Indy Lights team". Autoweek. Desember 15, 2016.
  6. ^ "Harding Steinbrenner Racing formed to field two cars in 2019 IndyCar Series".
  7. ^ Malsher, David (Maret 24, 2019). "COTA IndyCar: Herta becomes series' youngest ever winner". Motorsport.com. Motorsport Network. Diakses tanggal Maret 24, 2019.
  8. ^ "Colton Herta beats Newgarden to win IndyCar St. Petersburg - NBC Sports". MotorSportsTalk | NBC Sports (dalam bahasa American English). April 25, 2021. Diakses tanggal September 21, 2021.
  9. ^ Ryan, Nate (Agustus 7, 2021). "Colton Herta takes pole in starting lineup for inaugural Music City Grand Prix in Nashville". NBC Sports. NBC Universal. Diakses tanggal November 20, 2021.
  10. ^ Ryan, Nate (Agustus 9, 2021). "IndyCar results and points standings after inaugural Music City Grand Prix at Nashville". NBC Sports. NBC Universal. Diakses tanggal November 20, 2021.
  11. ^ "Herta scores dominant victory at Laguna Seca". RACER (dalam bahasa American English). September 19, 2021. Diakses tanggal September 21, 2021.
  12. ^ Ryan, Nate (September 27, 2021). "IndyCar results and points standings after Long Beach". NBC Sports. NBC Universal. Diakses tanggal September 28, 2021.
  13. ^ "Herta finalizes multi-year IndyCar contract extension with Andretti". racer.com. Oktober 4, 2022. Diakses tanggal Oktober 26, 2022.
  14. ^ Malsher-Lopez, David (Oktober 26, 2022). "Herta extends Andretti Autosport contract through 2027". Motorsport.com. Diakses tanggal Oktober 26, 2022.
  15. ^ "Andretti announces Power as Herta's IndyCar replacement" (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal September 4, 2025.
  16. ^ Ryan, Nate (Desember 20, 2021). "IndyCar stars Colton Herta, Pato O'Ward set as Rolex 24 teammates in DragonSpeed LMP2". NBC Sports. NBC Universal. Diakses tanggal Januari 23, 2022.
  17. ^ Ryan, Nate (Januari 30, 2022). "2022 Rolex 24 results: Helio Castroneves wins for Shank - NBC Sports". MotorSportsTalk | NBC Sports (dalam bahasa American English). Diakses tanggal Maret 12, 2022.
  18. ^ GPfans.com (Maret 2022). "Andretti reveals Herta test plan after outperforming Raikkonen and Giovinazzi". GPfans (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal September 4, 2022.
  19. ^ "Un vuelo a Suiza y un test fallido: la intrahistoria de la "casi llegada" de Colton Herta". Motor.es (dalam bahasa Spanyol). April 7, 2022. Diakses tanggal September 2, 2022.
  20. ^ "McLaren signs Herta to Formula 1 development deal". RACER (dalam bahasa American English). Maret 12, 2022. Diakses tanggal Maret 12, 2022.
  21. ^ "McLaren Racing - Colton Herta to test with the McLaren Formula 1 Team in Portimão". McLaren (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal Juli 11, 2022.
  22. ^ "¿Quién es Colton Herta y por qué Red Bull lo eligió para la Fórmula 1?". MARCA (dalam bahasa Mexican Spanish). September 8, 2022. Diakses tanggal September 16, 2022.
  23. ^ "FIA considering Colton Herta's F1 superlicence credentials". www.motorsport.com (dalam bahasa Inggris). Agustus 31, 2022. Diakses tanggal September 16, 2022.
  24. ^ "Alpine to test four contenders for 2023 drive ahead of Singapore Grand Prix". RacingNews365 (dalam bahasa Inggris). September 14, 2022. Diakses tanggal September 16, 2022.
  25. ^ "Herta poised for Alpine test as AlphaTauri F1 interest continues". www.motorsport.com (dalam bahasa Inggris). September 13, 2022. Diakses tanggal September 16, 2022.
  26. ^ "Acuerdo para que Herta fiche por AlphaTauri y liberar a Gasly rumbo Alpine". SoyMotor.com (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal September 16, 2022.
  27. ^ "FIA "won't be pressured" as Herta F1 superlicence claim set to fail". www.motorsport.com (dalam bahasa Inggris). September 10, 2022. Diakses tanggal September 16, 2022.
  28. ^ "Herta's F1 switch off as Red Bull abandons efforts". www.motorsport.com (dalam bahasa Inggris). September 16, 2022. Diakses tanggal September 16, 2022.
  29. ^ "Statement on General Motors application to join FIA Formula One World Championship in 2026". November 25, 2024. Diakses tanggal Januari 2, 2025.
  30. ^ "Who should Cadillac pick for its F1 line-up? Our verdict". November 26, 2024. Diakses tanggal Januari 2, 2025.
  31. ^ Blackstock, Elizabeth (Desember 26, 2024). "Fresh Cadillac F1 hope for Mick Schumacher with 'think big' verdict". PlanetF1 (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal Desember 27, 2024.
  32. ^ "IndyCar star Herta to make shock F2 switch, Cadillac CEO confirms". September 3, 2025. Diakses tanggal September 3, 2025.
  33. ^ Eubanks, Michael (November 1, 2019). "Rockin' and Racin': Colton Herta and 'The Zibs' to tour this month". NBC Sports. NBC Universal. Diakses tanggal Maret 3, 2022.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement