Clapotis
Clapotis adalah gelombang stasioner yang tidak pecah dan tidak berpindah tempat, terbentuk akibat pantulan gelombang laut dari permukaan vertikal seperti tebing curam, dinding laut, atau pemecah gelombang.[1][2] Berbeda dengan gelombang biasa yang bergerak ke arah tertentu, clapotis tidak bergerak secara horizontal. Permukaannya tampak naik dan turun di tempat yang sama, membentuk pola tetap yang disebut gelombang stasioner. Pola ini memiliki dua titik penting, yaitu simpul (node) yang merupakan titik tanpa gerakan vertikal, dan perut (antinode), titik dengan gerakan vertikal maksimum.[3][4]
Fenomena ini sering menimbulkan arus kuat dan dapat menyebabkan erosi pada dasar laut,[5] sehingga berpotensi merusak struktur pantai seperti pelabuhan atau tanggul.[6] Istilah clapotis berasal dari bahasa Prancis yang berarti “gelombang berdebur”, dan pertama kali diperkenalkan oleh Joseph Valentin Boussinesq pada tahun 1877, seorang ilmuwan yang meneliti perilaku gelombang di perairan.[7][8]
Relevansi
Secara ilmiah, gelombang stasioner jenis clapotis, yaitu pola gelombang yang terbentuk akibat pantulan gelombang di dinding pantai atau struktur vertikal, dapat menghasilkan gelombang infrasonik (mikrobarom) di atmosfer dan sinyal seismik (mikroseisme) melalui interaksi gelombang laut dengan atmosfer dan dasar laut. Sebagai contoh, studi teori menunjukkan bahwa gelombang yang berdiri di laut dapat mengakibatkan osilasi tekanan di atas dan di bawah permukaan air yang kemudian menyiarkan gelombang infrasonik ke atmosfer sebagai mikrobarom.[9][10][11] Demikian pula, interaksi gelombang laut yang bergerak saling berlawanan arah atau berupa pantulan dapat memicu gelombang seismik mikroseisme di kerak bumi melalui coupling antara laut, dasar laut dan bumi.[12][13][14]
Secara praktis, fenomena clapotis sangat penting dalam perancangan struktur pantai dan pelabuhan. Karena gelombang yang dipantulkan dan membentuk pola berdiri dapat menerapkan tekanan siklis (naik-turun) pada dinding laut atau bangunan pelindung pantai, maka fenomena ini dapat mempercepat erosi di dasar struktur dan memperbesar kerusakan material. Keberadaan pantulan gelombang yang tinggi atau dinding yang sangat vertikal dapat memperkuat pola gelombang stasioner dan meningkatkan risiko kerusakan.[15]
Dalam konteks aktivitas kelautan, clapotis merupakan fenomena gelombang yang muncul akibat pertemuan gelombang datang dengan gelombang pantul, sehingga membentuk pola gelombang berdiri yang dapat memengaruhi stabilitas kapal atau wahana laut berukuran kecil. Gelombang ini tidak mengalami pergerakan horizontal seperti gelombang permukaan pada umumnya, melainkan bergerak naik-turun pada lokasi yang relatif tetap dan membentuk pola berdiri yang terdefinisi secara spasial. Kondisi tersebut menghasilkan permukaan air yang berubah-ubah secara vertikal, yang dapat menambah tingkat kesulitan dalam pengendalian perahu atau kayak dan memerlukan kemampuan navigasi yang sesuai dengan karakteristik lingkungan tersebut.[16]
Referensi
- ^ Eid, Bassem M.; Zemell, Sheldon H. (1984-03). "Erratum: Dynamic analysis of a suspended pump in a vertical well connected to the ocean". Canadian Journal of Civil Engineering. 11 (1): 137–137. doi:10.1139/l84-025. ISSN 0315-1468.
- ^ American Society of Civil Engineers, ed. (1996). Hydrology handbook. ASCE manuals and reports on engineering practice (Edisi 2nd ed). New York: ASCE. ISBN 978-0-7844-0138-5.
- ^ Carter, R. W. G. (2013). Coastal Environments: An Introduction to the Physical, Ecological, and Cultural Systems of Coastlines. Burlington: Elsevier Science. ISBN 978-0-12-161856-8.
- ^ Matzner, Richard A., ed. (2001). Dictionary of geophysics, astrophysics, and astronomy. Comprehensive dictionary of physics. Boca Raton: CRC Press. ISBN 978-0-8493-2891-6.
- ^ Beer, Tom (1997). Environmental oceanography. CRC series in marine science (Edisi 2nd ed). Boca Raton: CRC Press. ISBN 978-0-8493-8425-7.
- ^ Reeve, Dominic; Chadwick, Andrew; Fleming, Christopher; Chadwick, Andrew J. (2004). Coastal engineering: process, theory and design practice. London: Spon Press. ISBN 978-0-415-26841-7.
- ^ Iooss, Gérard (2007). "J. Boussinesq and the standing water waves problem". Comptes Rendus. Mécanique (dalam bahasa Prancis). 335 (9–10): 584–589. doi:10.1016/j.crme.2006.11.007. ISSN 1873-7234.
- ^ Iooss, G.; Plotnikov, P. I.; Toland, J. F. (2005-09-01). "Standing Waves on an Infinitely Deep Perfect Fluid Under Gravity". Archive for Rational Mechanics and Analysis (dalam bahasa Inggris). 177 (3): 367–478. doi:10.1007/s00205-005-0381-6. ISSN 1432-0673.
- ^ Posmentier, E. S. (1967-11-01). "A Theory of Microbaroms". Geophysical Journal International (dalam bahasa Inggris). 13 (5): 487–501. doi:10.1111/j.1365-246X.1967.tb02301.x. ISSN 0956-540X.
- ^ Nishida, K.; Fukao, Y.; Watada, S.; Kobayashi, N.; Tahira, M.; Suda, N.; Nawa, K.; Oi, T.; Kitajima, T. (2005-09). "Array observation of background atmospheric waves in the seismic band from 1 mHz to 0.5 Hz". Geophysical Journal International (dalam bahasa Inggris). 162 (3): 824–840. doi:10.1111/j.1365-246X.2005.02677.x. ISSN 0956-540X.
- ^ Nishida, K.; Fukao, Y.; Watada, S.; Kobayashi, N.; Tahira, M.; Suda, N.; Nawa, K.; Oi, T.; Kitajima, T. (2005-09). "Array observation of background atmospheric waves in the seismic band from 1 mHz to 0.5 Hz". Geophysical Journal International (dalam bahasa Inggris). 162 (3): 824–840. doi:10.1111/j.1365-246X.2005.02677.x.
- ^ Okeke, E. O.; Asor, V. E. (2000-06-01). "On the microseisms associated with coastal sea waves". Geophysical Journal International (dalam bahasa Inggris). 141 (3): 672–678. doi:10.1046/j.1365-246x.2000.00103.x. ISSN 0956-540X.
- ^ Kedar, Sharon; Longuet-Higgins, Michael; Webb, Frank; Graham, Nicholas; Clayton, Robert; Jones, Cathleen (2008-01-08). "The origin of deep ocean microseisms in the North Atlantic Ocean". Proceedings of the Royal Society A: Mathematical, Physical and Engineering Sciences. 464 (2091): 777–793. doi:10.1098/rspa.2007.0277.
- ^ "Multidecadal climate-induced variability in microseisms | U.S. Geological Survey". www.usgs.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-03.
- ^ Jiang, Lai; Zhang, Jisheng; Tong, Linlong; Guo, Yakun; He, Rui; Sun, Ke (2022-11-21). "Wave Motion and Seabed Response around a Vertical Structure Sheltered by Submerged Breakwaters with Fabry–Pérot Resonance". Journal of Marine Science and Engineering (dalam bahasa Inggris). 10 (11): 1797. doi:10.3390/jmse10111797. ISSN 2077-1312. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
- ^ "Sea Kayaking and Clapotis". Chemistry LibreTexts (dalam bahasa Inggris). 2019-05-08. Diakses tanggal 2025-11-03.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


