Christophe Zakhia El-Kassis
Yang Mulia Christophe Zakhia El-Kassis | |
|---|---|
| Nunsius Apostolik untuk Uni Emirat Arab, Yaman dan Delegasi Apostolik untuk Jazirah Arab Uskup Agung Tituler Rusellae | |
| Penunjukan | 3 Januari 2023 |
| Pendahulu | Francisco Montecillo Padilla |
| Jabatan lain | Uskup Agung Tituler Rusellae |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 21 Mei 1994 oleh Khalil Abi-Nader |
Tahbisan uskup | 19 Januari 2019 oleh Pietro Parolin |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Agustus 1968 Beirut, Lebanon |
| Kewarganegaraan | Lebanon |
| Denominasi | Gereja Katolik Maronit |
Jabatan sebelumnya |
|
| Semboyan | Scis Domine, quia amo te |
| Lambang | |
| Sejarah tahbisan Christophe Zakhia El-Kassis | |
|---|---|
Tahbisan imamat | |
| Ditahbiskan oleh | Uskup Agung Khalil Abi-Nader |
| Tanggal tahbisan | 21 Mei 1994 |
| Tempat tahbisan | Katedral Maronit Santo Gregorius, Beirut |
Tahbisan episkopal | |
| Konsekrator utama | Kardinal Pietro Parolin |
| Ko-konsekrator | Kardinal Dominique Mamberti Uskup Agung Paul Youssef Matar |
| Tanggal konsekrasi | 19 Januari 2019 |
Uskup yang ditahbiskan oleh Christophe Zakhia El-Kassis sebagai konsekrator utama | |
| Khalid Rehmat, O.F.M. Cap. | 2021 |
| Yousaf Sohan, O.F.M. Cap. | 2023 |
Christophe Zakhia El-Kassis (lahir 24 Agustus 1968) adalah seorang diplomat dan uskup agung Katolik Maronit Lebanon.[1] Ia menjabat sebagai Nunsius Apostolik untuk Uni Emirat Arab dan Yaman sekaligus Delegasi Apostolik untuk Jazirah Arab.
Kehidupan
El-Kassis lulus secara utroque iure, meraih gelar doktor dalam hukum sipil dan hukum gereja. Ia menerima sakramen imamat pada 21 Mei 1994. Ia dapat bertutur dalam bahasa Lebanon, Arab, Prancis, Italia, Inggris, Indonesia, Spanyol, dan Jerman[2]
Karir diplomatik
Ia bergabung dengan penugasan diplomatik Takhta Suci pada 19 Juni 2000 dan menjabat di Nunsiatur-Nunsiatur Apostolik di Indonesia, Sudan dan Turki. Dari 2007 sampai 2018, ia menjabat di kantor Hubungan Luar Negeri Sekretariat Negara di Takhta Suci.
Pada 24 November 2018, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Uskup Agung Tituler Rusellae dan mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Pakistan.[3] Ia menerima penahbisan episkopal di Basilika Santo Petrus pada 19 Januari 2019 dari Kardinal Pietro Parolin sebagai penahbisan utama, yang didampingi oleh Kardinal Dominique Mamberti dan Uskup Agung Paul Youssef Matar.[4]
Pada 3 Januari 2023, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Uni Emirat Arab. Ia menjadi nunius pertama yang menjadi residen di Nunsiatur di Abu Dhabi yang dibuka pada Februari 2022.[5]
Pada 22 Juli 2024, Paus Fransiskus juga menambahkan penugasan nunsius untuk Yaman dan Delegasi Apostolik untuk Jazirah Arab[6]
Referensi
- ^ Christophe Zakhia El-Kassis on catholic-hierarchy.org
- ^ Vatican press office Accessed 4 December 2018
- ^ Nomina del Nunzio Apostolico in Pakistan. In: Daily Bulletin. Press Office of the Holy See, 24 November 2018, retrieved on 24 November 2018 (Italian)
- ^ Catholic Hierarchy Accessed 26 January 2019
- ^ "Resignations and Appointments, 03.01.2023". Diakses tanggal January 3, 2023.
- ^ "Resignations and Appointments, 22.07.2024". Diakses tanggal July 22, 2024.
Pranala luar
- (Inggris) Entri Christophe Zakhia El-Kassis pada situs web Catholic-Hierarchy
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Jabatan diplomatik | ||
| Didahului oleh: Ghaleb Moussa Abdalla Bader |
Nunsius Apostolik untuk Pakistan 24 November 2018 – 3 Januari 2023 |
Diteruskan oleh: Germano Penemote |
| Didahului oleh: Francisco Montecillo Padilla |
Nunsius Apostolik untuk Uni Emirat Arab 3 Januari 2023 sampai kini |
Petahana |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


