Charles Yohanes Alling
Charles Alling | |
|---|---|
| Karo TU dan Protokol Setjen Kemhan | |
| Mulai menjabat 31 Juli 2025 | |
Pendahulu Rio Hendrawan Alin Putra Pengganti Petahana | |
| Komandan Satuan 81 Kopassus | |
| Masa jabatan 25 Februari 2023 – 2 Maret 2024 | |
Pendahulu Raden Nasrul Fathurrohman Pengganti Nur Wahyudi | |
| Komandan Kodim 0906/KKR | |
| Masa jabatan 27 Juli 2019 – 27 Januari 2022 | |
Pendahulu Bayu Kurniawan Pengganti Jeffry Satria | |
| Komandan Satuan Intelijen Kopassus | |
| Masa jabatan 22 Desember 2018 – 27 Juli 2019 | |
Pendahulu Richard Arnold Y. Sangari Pengganti Reza Fajar Lesmana | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 19 Mei 1980 Surabaya, Jawa Timur |
| Almamater | Akademi Militer (2001) |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 2001–Sekarang |
| Pangkat | |
| Satuan | Infanteri (Kopassus) |
| Pertempuran/perang | Operasi Nemangkawi, UNIFIL Lebanon |
Charles Yohanes Alling (Charles Alling; lahir di Surabaya, 19 Mei 1980) adalah seorang perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) berpangkat Brigadir Jenderal, lulusan Akademi Militer tahun 2001 dan penerima penghargaan Sangkur Komando Perak Prestasi. Ia dikenal karena pernah menjabat sejumlah posisi strategis di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), termasuk sebagai Komandan Satuan Intelijen dan Komandan Satuan 81 Kopassus. Ia juga terlibat dalam berbagai operasi militer, seperti Operasi Nemangkawi di Papua, serta aktif menulis buku bertema militer. Sejak Oktober 2024, ia menjabat sebagai Koordinator Staf Pribadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Pendidikan
Setelah lulus dari Akademi Militer pada tahun 2001, Charles Alling mengikuti berbagai pendidikan dan kursus kemiliteran:
- Sussarcab Infanteri (2002)
- Pendidikan Komando di Pusdiklatpassus Kopassus (2003)
- Kursus Pelatih Para Dasar (2004)
- Pendidikan Jump Master (2005)
- Pendidikan Penanggulangan Teror (2005)
- Pendidikan terjun bebas militer (2007)
- Kursus Intensif Bahasa Inggris (2010)
- Diklapa-II (2011)
Pendidikan di luar negeri:
- Program Magister di Australian National University (ANU)
- Sekolah Staf dan Komando di Australia
- Kursus di NATO School, Jerman (2012)[1]
Charles Alling diketahui telah berpartisipasi dalam sejumlah seminar pasukan khusus dan anti-terorisme yang diselenggarakan di berbagai negara, meliputi Jerman, Prancis, Australia, Filipina, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Turki.[2]
Karier
- Komandan Batalyon 32/Grup 3 Kopassus (2016–2018)
- Komandan Satuan Intelijen Kopassus (2018–2019)[3]
- Komandan Kodim 0906/Kukar (2019–2022)[4]
- Komandan Satuan 81 Kopassus (2023–2024)[2]
- Asisten Perencanaan Kopassus (2024)
- Koorspri Menhan RI (2024–2025)
- Kabag Dukmin dan Protmen Ro TU dan Protokol Setjen Kemhan (2025)
- Karo TU dan Protokol Setjen Kemhan (2025–Sekarang) ⭐️
Penugasan
Charles Alling pernah menjalani sejumlah penugasan di medan operasi, baik dalam negeri maupun luar negeri. Ia terlibat dalam lima operasi militer di dalam negeri, termasuk Operasi Pembebasan Sandera di Tembagapura pada tahun 2017 dan Operasi Nemangkawi I pada tahun 2018. Pada tingkat internasional, ia menjadi bagian dari misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) pada tahun 2014.[5] Selain itu, pada tahun 2022, Alling menjabat sebagai Komandan Tim Bravo dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, satuan khusus yang dibentuk oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.[6]
Peran dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 dan Ketahanan Pangan
Sebagai Komandan Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Charles Alling menginisiasi sejumlah kegiatan dalam rangka penanganan pandemi COVID-19. Langkah-langkah tersebut mencakup pembuatan kotak sterilisasi, alat sterilisasi uang, serta produksi hand sanitizer berbahan herbal.[7]
Ia juga menggagas pembentukan Tim Mobile sebagai bagian dari upaya percepatan penanggulangan pandemi COVID-19. Tim ini bertugas melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat serta menjangkau daerah-daerah yang belum terlayani secara optimal. Selain memberikan edukasi, Tim Mobile turut menyelenggarakan layanan vaksinasi, termasuk di desa-desa pedalaman dan pos kesehatan tingkat kecamatan..[8][9]
Di bidang ketahanan pangan, Charles Alling menggagas program Desa Sinergi Hijau di wilayah Tenggarong Seberang. Program ini bertujuan mengaktifkan lahan tidur sebagai kawasan cadangan pangan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.[10]
Partisipasi dalam Forum Strategis TNI AD
Pada tahun 2022, Alling menjadi salah satu pemapar dalam Seminar TNI AD VI yang diselenggarakan di Seskoad, Bandung. Ia menyampaikan materi mengenai penguatan kemampuan intelijen TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari pembahasan reaktualisasi doktrin operasi militer matra darat.[11]
Penghargaan
Charles Alling menerima berbagai penghargaan selama pengabdiannya:
- Komandan Kodim terbaik TNI AD (2021) [12]
- Juara lomba pembinaan satuan (2021) [13]
- Juara karya tulis ilmiah TNI berturut turut (2018-2021) [14]
- Pisau Komando Perak, sebagai penghargaan prajurit Kopassus berprestasi.
- Komandan Kodim inovatif dan kreatif, merupakan penghargaan dari Gubernur Kaltim atas pengabdian dan prestasinya dalam mengambangkan program teritorial Kawasan Ketahanan Pangan Desa Sinergi Hijau di wilayah Kalimantan Timur (2021).[15]
Tanda jasa
- Satyalancana Kesetiaan VIII dan XVI Tahun
- Satyalancana Dharma Nusa
- Satyalancana Ksatria Yudha
- United Nations Medal (UNIFIL Lebanon)
Karya tulis
Selain berkarier di dunia militer, ia juga dikenal memiliki minat dalam bidang penulisan dan telah menerbitkan beberapa buku, di antaranya:
- Alling, Charles Yohanes (2017). Tim Maleo: Operasi Pembebasan Sandera Tembagapura. Jakarta: Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN). ISBN 978-979-1024-28-0.
- Alling, Charles Yohanes (2014). Langit Biru di Atas Naqoura: Sebuah Catatan Military Staff di UNIFIL. Jakarta: Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN). ISBN 978-979-1024-23-5.
- Alling, Charles Yohanes (2018). Kepak Sayap Sang Cenderawasih: Catatan Penugasan Operasi di Papua. Jakarta: Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN). ISBN 978-979-1024-27-3.
Referensi
- ^ "Rekam Jejak Letkol Charles Alling". iNews Surabaya. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
- ^ a b "Letkol Charles Alling Jadi Komandan Termuda di TNI AD". Klausa.co. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
- ^ "Letkol Inf Charles Alling Dipercaya Jadi Dandim 0906 Tenggarong". Teritorial.com. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
- ^ "Letkol Charles Alling Dinobatkan Jadi Dandim Terbaik". Koran Kaltim. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
- ^ "Charles Alling Resmi Pimpin Pasukan Elit Sat 81 Kopassus". portal-komando.com. Diakses tanggal 2025-06-20.
- ^ "5 Fakta 'Tim Bravo' Besutan Luhut di Balik Sukses KTT G20". news.detik.com. Diakses tanggal 2025-06-20.
- ^ "Pemkab Kukar Apresiasi Dandim 0906/KKR Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional". Antaranews Kaltim. Diakses tanggal 2025-06-20.
- ^ "Kodim 0906 Tenggarong Laksanakan Serbuan Teritorial". Poskotakaltimnews. Diakses tanggal 2025-06-20.
- ^ "Kodim 0906 Kukar Gencarkan Serbuan Vaksinasi di Desa Separi". Klik Nusantara. Diakses tanggal 2025-06-20.
- ^ "Desa Sinergi Hijau: Bukti Sinergitas Pemkab, TNI, dan Polri Songsong IKN". Kukarpaper. Diakses tanggal 2025-06-20.
- ^ "Reaktualisasi Doktrin Operasi Militer Matra Darat". Portal Komando. Diakses tanggal 20 Juni 2025.
- ^ "Borong Dua Gelar di Lomba TNI AD, Charles Alling Dinobatkan Dandim Terbaik". korankaltim.com. Diakses tanggal 2025-05-04.
- ^ "Kodim 0906/Kukar Raih 2 Gelar Juara Nasional". sapos.co.id. Diakses tanggal 2025-06-17.
- ^ "Tiga Perwira Kopassus Hasilkan Karya Tulis Terbaik". elshinta.com. Diakses tanggal 2025-05-04.
- ^ "Desa Sinergi Hijau Bukti Sinergitas Pemkab, TNI/Polri dan Masyarakat". kukarpaper.com. Diakses tanggal 2025-06-18.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






