Chalan Beel
Chalan Beel (Bengali: চলনবিল) adalah lahan basah di distrik Sirajganj, Natore, dan Pabna di Bangladesh. Ini adalah cekungan pedalaman yang luas, berawa, dengan flora dan fauna yang kaya.[1] Empat puluh tujuh sungai dan jalur air lainnya mengalir ke Chalan Beel.[2] Seiring dengan penumpukan lumpur di beel, ukurannya semakin mengecil.[3]
Sejarah
Faktor terpenting yang mendominasi sejarah sungai di Benggala adalah proporsi besar lumpur yang dibawa oleh sungai-sungainya. Lumpur inilah yang telah membentuk dan membuatnya layak huni dengan membangunnya selama berabad-abad. Lumpur inilah yang menyuburkan tanah, tetapi lumpur, yang merupakan anugerah alam yang paling bermanfaat, juga telah menghasilkan sebagian besar masalah sungai yang kini dihadapi masyarakat Benggala. Endapan lumpur di dasar saluran sungai lama telah memaksa mereka untuk mengubah arah, menciptakan masalah bagi daerah-daerah telantar sekaligus membantu pengembangan daerah-daerah baru.[4]
Volume utama air dari Sungai Gangga mulai mengalir melalui saluran Padma pada abad keenam belas. Lumpur dari Padma membantu membangun bagian selatan Benggala utara. Ini adalah penjelasan yang paling masuk akal untuk keberadaan depresi di sekitar Chalan Beel. Teesta aktif di wilayah tersebut hingga mengubah arahnya pada tahun 1787. Wilayah ini terletak di antara daratan yang ditinggikan di utara oleh sistem Teesta saat aktif dan daratan di selatan oleh Padma.[5]
Penjelasan lain yang mungkin untuk depresi ini adalah perubahan arah yang terus-menerus di Padma. Dalam peta Benggala karya Ven den Brouck, yang disusun pada tahun 1660, saluran utama Padma ditunjukkan mengalir melalui Faridpur-Bakharganj. Terdapat dugaan adanya saluran lain, kemungkinan dari masa lampau, yang mengalir melalui Rampur Boalia di Rajshahi, Chalan Beel, Dhaleswari, dan Buriganga sebelum bertemu dengan Meghna. Pada saat itu, Sungai Jamuna hampir tidak ada dan Sungai Brahmaputra dulu mengalir melalui saluran lamanya.[6]
Dampak Rel Kereta Api
Perkiraan yang dibuat pada tahun 1945 menemukan sekitar 47 sungai dan jalur air lainnya mengalir ke Chalan Beel, sebuah daerah aliran sungai seluas sekitar 1.547 mil persegi (4.010 km²). Selain menjadi persimpangan bagi banyak jalur air, Chalan Beel juga berfungsi sebagai sumber bagi banyak sungai yang mengalir ke selatan atau timur yang akhirnya bertemu dengan Sungai Padma atau Jamuna. Pada awal tahun 1900-an, Chalan Beel mulai terkepung oleh pembangunan jalur utama Kereta Api Benggala Timur di barat dan jalur cabang Santahar-Bogra di utara. Pola alami saluran drainase air di daerah ini terganggu oleh penyumbatan yang disebabkan oleh pembangunan rel kereta api karena rel kereta api di dataran rendah ini harus dibangun di atas tanggul.[2]
Flora dan fauna
Tepi Sungai Chalan Beel ditutupi dengan tegakan rapat pohon kash, babla, nol, dhol kolmi, simul, dan kurma. Tujuh spesies katak dan satu spesies kodok mewakili fauna amfibi. Chalan Beel memiliki total 34 spesies reptil, termasuk sepuluh kura-kura dan penyu, sembilan kadal, dan berbagai spesies ular. Terdapat 27 spesies mamalia dari 12 famili.[1]
Polusi
Chalan Beel telah mengalami dampak negatif penggunaan pestisida di lahan pertanian sekitarnya. Pada tahun 2010, penelitian Universitas Pertanian Bangladesh menemukan bahwa penggunaan pestisida telah meningkat enam kali lipat sejak tahun 1982, dan populasi ikan Chalan Beel telah berkurang setengahnya dalam periode yang sama. Jalan raya sepanjang 25 kilometer yang dibangun di Sungai Beel telah terbagi dua dan menyebabkan kerusakan pada perkembangbiakan ikan karena mengganggu pergerakan mereka. Penangkapan ikan yang berlebihan, penggunaan alat pemanggang dan jaring tarik, serta penangkapan ikan yang merusak lainnya telah merusak populasi ikan.[7]
Referensi
- ^ a b Nishat, Ainun; Huq, S. M. Inamul; Barua, Shuvasish P.; Reza, Ali A. H. M.; Khan, A. S. Moniruzzaman (eds.) (2002). *Bio-ecological Zones of Bangladesh*. Dhaka: International Union for Conservation of Nature, Bangladesh Country Office. ISBN 978-984-31-1090-9. https://portals.iucn.org/library/node/8177. Diakses 1 November 2025.
- ^ a b Srinivasan, Roopa; Tiwari, Manish; Silas, Sandeep (2006). *Our Indian Railway: Themes in India's Railway History*. New Delhi: Foundation Books. ISBN 81-7596-330-1.
- ^ Alam, Mohd Shamsul; Hossain, Md Sazzad (2012). “Chalan Beel”. In Islam, Sirajul; Jamal, Ahmed A. (eds.). *Banglapedia: National Encyclopedia of Bangladesh* (Second ed.). Asiatic Society of Bangladesh. https://en.banglapedia.org/index.php/Chalan_Beel. Diakses 1 November 2025.
- ^ Majumdar, S.C. (1941). *Rivers of the Bengal Delta*. Government of Bengal. hlm. 109–110. https://archive.org/details/in.ernet.dli.2015.511780/page/109/mode/2up
- ^ Majumdar, S.C. hlm. 54.https://archive.org/details/in.ernet.dli.2015.511780/page/53/mode/2up
- ^ Roy, Niharranjan (1972; reprint 2005). *Bangalir Itihas, Adi Parba* (in Bengali). Kolkata: Dey’s Publishing. hlm. 83. ISBN 81-7079-270-3.
- ^ “Bangladesh’s once plentiful rivers run low on fish”. *The Independent*. London: Agence France-Presse. 26 Desember 2010. https://www.dawn.com/news/593331/bangladeshs-once-plentiful-rivers-run-low-on-fish. Diakses 1 November 2025.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


