Caesarisme

Dalam ilmu politik, istilah Caesarisme mengidentifikasi dan menggambarkan ideologi otoriter, populis, dan otokratis yang terinspirasi oleh Julius Caesar, pemimpin Roma, dari tahun 49 SM hingga 44 SM. [1] [2] [3]
Caesarisme dipakai dalam berbagai cara sepanjang abad. Ragam pemakaian 'Caesarisme' telah didokumentasikan.[4][5] Ini dipakai oleh para proponen darinya, meskipun juga dipakai dalam hal ejekan.
Sejarah istilah
Pemakaian pertama kata tersebut yang didokumentasikan adalah pada abad ke-19 saat ini dipakai oleh sejarawan Jerman Johannesburg Friedrich Böhmer pada 1846 untuk menyebut negara yang menaungi Gereja dengan kontrolnya.[4]
Referensi
- ^ Baehr, Peter (2009). Caesarism, Charisma and Fate: Historical Sources and Modern Resonances in the Work of Max Weber. Transaction Publishers. hlm. 32–35. ISBN 978-1-4128-0813-2.
- ^ "Caesarism". The Free Dictionary.
- ^ "The American Heritage Dictionary entry: Caesarism".
- ^ a b Peter Baehr. "Caesarism, Charisma and Fate: Historical Sources and Modern Resonances in the Work of Max Weber".
- ^ "Caesarism". The Free Dictionary.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


