Cabai bunga-api
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
| Cabai bunga-api
| |
|---|---|
| Dicaeum trigonostigma | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 22717519 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Passeriformes |
| Famili | Dicaeidae |
| Genus | Dicaeum |
| Spesies | Dicaeum trigonostigma Scopoli, 1786 |
Untuk cabai sebagai bumbu, lihat cabai.
Cabai bunga-api (Dicaeum trigonostigma) adalah salah satu spesies burung dari keluarga Dicaeidae. Burung ini berukuran sangat kecil, dengan panjang tubuh rata-rata sekitar 8 cm. Burung jantan memiliki bulu punggung berwarna jingga cerah dengan kepala, sayap, dan ekor berwarna biru gelap. Bagian leher berwarna abu-abu, sedangkan bagian perut berwarna jingga. Sementara itu, burung betina dapat dibedakan melalui warna bulunya yang lebih kehijauan pada bagian punggung, sayap, dan ekor, sehingga tampak lebih samar dibandingkan burung jantan.[2]
Makanan utama cabai bunga-api adalah buah-buahan kecil, antara lain pepaya, pisang, kersen (Muntingia calabura), serta benalu. Selain itu, burung ini juga memangsa serangga kecil, seperti ulat, kroto, ngengat, dan belalang kecil.
Burung ini hidup di berbagai jenis habitat, termasuk hutan tropis, semak belukar, hutan mangrove, dan pekarangan. Penyebarannya meliputi kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Bangladesh, India, Myanmar, Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, dan Indonesia.[3]
Referensi
- ^ BirdLife International (2012). "Dicaeum trigonostigma". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 26 November 2013. ;
- ^ Kamal, Samsul; Agustina, Elita; Rahmi, Zahratur (2017-02-22). "Spesies Burung pada Beberapa Tipe Habitat di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar". BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan. 4 (1): 15. doi:10.22373/biotik.v4i1.1067. ISSN 2549-1768.
- ^ Rahayu, Kinanthi (2023-12-02). "PENGAMATAN BURUNG SEBAGAI POTENSI WISATA MINAT KHUSUS DI DESA GOWONG, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO". Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna. 1 (2): 246–254. doi:10.22146/parikesit.v1i2.9487. ISSN 3025-6747.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


