Buyung Wijaya Kusuma

Buyung Wijaya Kusuma
Buyung Wijaya Kusuma
Lahir10 Januari 1970 (umur 56)
Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Nama lainBoy
PendidikanUniversitas Hasanuddin (Fakultas Ekonomi)
Seoul National University (Ilmu Komunikasi - non-gelar/kursus)
Nederland Radio Training Center (Multimedia - non-gelar/kursus)
PekerjaanJurnalis, Pemimpin Redaksi, Direktur Utama
Dikenal atasPendiri dan Pemimpin Redaksi TAWAF TV, Mantan GM News & Current Affair KompasTV

Buyung Wijaya Kusuma (lahir 10 Januari 1970) adalah seorang jurnalis senior dan tokoh media Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama dan Pemimpin Redaksi TAWAF TV, yang diklaim sebagai televisi berita Islam pertama di Indonesia. Buyung memiliki rekam jejak panjang di dunia jurnalistik, termasuk menjadi salah satu perintis KompasTV dan memegang berbagai posisi kunci di Kompas Gramedia Group.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Buyung Wijaya Kusuma lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 10 Januari 1970. Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin, Makassar. Untuk memperdalam ilmunya di bidang media, Buyung juga sempat menimba Ilmu Komunikasi di Seoul National University, Korea Selatan, dan mempelajari Multimedia di Nederland Radio Training Center, Belanda.

Karier

Awal Karier di Harian Kompas

Buyung Wijaya Kusuma mengawali karier jurnalistiknya di harian Kompas. Ia bertugas sebagai koresponden di Makassar sebelum kemudian ditempatkan di berbagai daerah seperti Cilegon, Batam, dan Palembang, hingga akhirnya kembali bertugas di Jakarta. Selama berkarier sebagai wartawan, ia banyak meliput dan mendalami isu-isu di bidang energi dan sumber daya mineral.

Kompas Gramedia Group

Buyung merupakan salah satu tokoh yang terlibat dalam perintisan KompasTV. Di stasiun televisi berita ini, ia pernah menjabat sebagai General Manager News & Current Affair dan General Manager Sport. Selain itu, ia juga pernah dipercaya sebagai General Manager Produksi di KG Production, bagian dari Kompas Gramedia Group. Buyung juga tercatat membangun dan menjadi Penanggung Jawab sekaligus Pemimpin Redaksi untuk Channel Bola Indonesia dan Otomotif Indonesia di K-Vision.

Tawaf TV

Setelah mengakhiri kariernya di Kompas Gramedia Group, Buyung Wijaya Kusuma mendirikan Tawaf TV. Ia menjabat sebagai Direktur Utama sekaligus Pemimpin Redaksi stasiun televisi ini. Tawaf TV diposisikan sebagai televisi berita Islam pertama di Indonesia dan mulai mengudara secara resmi sekitar tahun 2019. Dalam sebuah kesempatan, Buyung menjelaskan bahwa Tawaf TV bertujuan menjadi referensi program acara berita Islami.

Pencalonan Direktur Utama TVRI

Pada awal tahun 2020, Buyung Wijaya Kusuma menjadi salah satu dari 30 nama calon yang lolos seleksi administrasi untuk posisi Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI), menggantikan Helmy Yahya.

Karier Lain

Di luar dunia jurnalistik, Buyung Wijaya Kusuma juga tercatat sebagai Komisaris di PT Brantas Energi, sebuah anak perusahaan BUMN yang bergerak di sektor energi. Berdasarkan data dari perusahaan tersebut, ia juga memiliki pengalaman dalam bidang konstruksi dan pengembangan infrastruktur, serta telah mengikuti berbagai program pengembangan eksekutif dan sertifikasi profesional di bidang manajemen dan infrastruktur. Ia juga aktif menulis artikel dan opini sebagai wartawan senior di berbagai media massa, dengan fokus pada isu energi, ekonomi, dan sosial kemanusiaan.

Referensi

  • Situs Resmi TAWAF TV - Redaksi. Diakses [21 Mei 2025]
  • "Tiga Tahapan Lagi, Jurnalis Asal Makassar Jadi Direktur Utama TVRI Pengganti Helmi Yahya". Tribun-Timur.com. 25 Februari 2020. Diakses [30 Mei 2025]
  • "Dua Mantan Wartawan Ikut Seleksi Dirut TVRI". IVoox Indonesia. 14 Februari 2020. Diakses [28 Mei 2025]
  • "Resmikan Tawaf TV, Waketum DMI Ajak Umat Lakukan Syiar Islam". Liputan6.com. 12 April 2019. Diakses [2 April 2025]
  • "Timeline Berita Terbaru Buyung Wijaya Kusuma". Kompas.com. Diakses [21 Mei 2025]
  • "Profil Buyung Wijaya Kusuma". Kompasiana.com. Diakses [21 Mei 2025]

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement