Bukit Rimpi

Bukit Rimpi, yang juga dikenal sebagai Bukit Teletubbies, adalah perbukitan dengan padang sabana hijau di Desa Tampang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Bukit ini menawarkan hamparan rumput luas yang membentuk gundukan menyerupai lanskap di serial animasi Teletubbies, dikelilingi pepohonan hijau dan ternak yang merumput. Meskipun belum dikembangkan secara besar-besaran, bukit ini menjadi spot rekreasi sederhana bagi wisatawan lokal yang mencari pemandangan alam asri, terutama saat matahari terbit.[1][2]

Sejarah

Bukit Rimpi mulai dikenal luas sebagai destinasi wisata sekitar 2010-an, meskipun tidak ada catatan sejarah spesifik tentang asal-usulnya. Nama "Teletubbies" muncul karena bentuk bukitnya yang bergelombang mirip dengan setting di acara anak-anak tersebut, menarik perhatian pengunjung yang membandingkannya dengan lanskap Selandia Baru. Pengelolaan bergantung pada warga desa, dengan fasilitas dasar seperti parkir dan warung kecil yang dikembangkan secara bertahap. Pada 2020-an, bukit ini dimasukkan dalam peta wisata Kabupaten Tanah Laut sebagai bagian dari promosi alam sabana, meskipun akses dan infrastrukturnya masih terbatas.[1][2]

Jarak dari Kota Pelaihari sekitar 30 menit, dan dari Banjarmasin 2 jam melalui jalan aspal yang relatif mulus, meskipun ada beberapa lubang.[1]

Deskripsi

Bukit Rimpi terdiri dari beberapa gundukan rumput hijau yang membentang luas, dikelilingi pepohonan tropis dan ternak seperti sapi yang merumput bebas. Pemandangannya mirip savana, dengan hamparan rumput elok yang kontras dengan langit biru, terutama saat pagi hari. Bukit ini tidak terlalu tinggi, sehingga pendakian memakan waktu sekitar 10–15 menit dari parkir, meskipun jalur setapak belum sepenuhnya dirawat. Udara segar dan angin sepoi menjadi daya tarik utama, meskipun tidak ada elemen geologi unik seperti di geopark lain. Fasilitas mencakup lahan parkir untuk 50–100 kendaraan, warung makan sederhana, dan toilet milik warga setempat. Pengunjung disarankan membawa bekal sendiri karena pilihan makanan terbatas.[1][2]

Tiket masuk Rp10.000 per orang, termasuk parkir (Rp5.000 untuk roda dua, Rp10.000 untuk roda empat).[2]

Kegiatan

Pengunjung biasanya datang pagi hari untuk menyaksikan matahari terbit dari puncak, di mana sinar pertama menerangi rumput hijau dan menciptakan suasana damai. Berfoto dengan latar savana menjadi aktivitas utama, terutama bagi keluarga atau pemuda yang mencari titik foto yang bagus. Berjalan kaki santai atau piknik di bawah pohon juga populer, meskipun tidak ada jalur trekking resmi. Memancing atau mengamati ternak merumput menambah pengalaman alam, tapi kegiatan terbatas karena kurangnya fasilitas seperti gazebo atau pemandu. Cuaca cerah ideal, meskipun musim hujan membuat rumput licin.[1][2]

Dampak

Bukit Rimpi mendukung pariwisata lokal dengan menarik wisatawan dari Pelaihari dan Banjarmasin, meskipun belum mencapai skala nasional. Kehadirannya memberikan pendapatan kecil bagi warga melalui parkir dan warung, sambil mempromosikan pelestarian savana alam. Tantangan seperti erosi tanah dan sampah pengunjung tetap ada, dengan rencana pemerintah daerah untuk menambah spot foto dan jalur pejalan kaki. Sebagai bagian dari wisata Tanah Laut, bukit ini melengkapi destinasi seperti Pantai Batakan, meskipun akses sekunder masih perlu perbaikan.[1]

Referensi

  1. ^ a b c d e f "Bukit Rimpi". Jadesta Kemenparekraf. Diakses tanggal 14 November 2025.
  2. ^ a b c d e "Bukit Teletubbies". Dinas Pariwisata Tanah Laut. Diakses tanggal 14 November 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement