Bra olahraga

Tampak depan dan tampak belakang wanita yang mengenakan bra olahraga

Sebuah bra olahraga adalah bra yang memberikan topangan pada payudara selama latihan fisik. Lebih kokoh daripada bra pada umumnya, pakaian ini meminimalkan pergerakan payudara dan mengurangi rasa tidak nyaman.[1] Banyak wanita mengenakan bra olahraga untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan fisik yang disebabkan oleh pergerakan payudara saat berolahraga. Beberapa bra olahraga dirancang untuk dikenakan sebagai pakaian luar selama latihan seperti berlari. Terdapat juga bra olahraga dengan bantalan ekstra untuk olahraga yang melibatkan beberapa jenis trauma pada payudara.[1]

Bra olahraga dianggap sebagai inovasi penting yang memberikan wanita kepercayaan diri dan kenyamanan untuk berolahraga, yang datang seiring dengan revolusi dalam olahraga wanita. Pada tahun 2022, para penemunya, Lisa Lindahl, Polly Smith, dan Hinda Miller (sebelumnya Hinda Schreiber), dimasukkan ke dalam National Inventors Hall of Fame Amerika Serikat.[2]

Sejarah

Bra olahraga pertama yang tersedia secara komersial adalah "Free Swing Tennis Bra" yang diperkenalkan oleh Glamorise Foundations, Inc. pada tahun 1975.[3]

Jogbra, tampak belakang dengan kemasan, "Bra Penopang Atletik Profesional yang Menjaga Payudara agar Tidak Memantul"

Bra latihan umum yang pertama, awalnya disebut "jockbra", diciptakan pada tahun 1977 oleh Lisa Lindahl dan desainer kostum teater Polly Smith dengan bantuan asisten Smith, Hinda Schreiber. Baik Lindahl maupun saudara perempuannya, Victoria Woodrow, mengeluhkan pengalaman buruk mereka saat berolahraga menggunakan bra biasa, mulai dari tali yang mudah terlepas, lecet, hingga nyeri payudara. Selama Lindahl dan Smith mencari alternatif yang lebih baik, muncul sebuah gagasan bahwa yang mereka butuhkan adalah semacam cawat olahraga (jockstrap) untuk payudara wanita.[4] Di toko kostum Teater Royall Tyler di Universitas Vermont, Lindahl dan Smith benar-benar menjahit dua cawat olahraga menjadi satu dan menjulukinya "jockbra". Pakaian ini di kemudian hari berganti nama menjadi "jogbra".[4] Salah satu Jogbra asli buatan mereka yang dilapisi perunggu dipajang di dekat toko kostum teater tersebut. Dua lainnya disimpan oleh Smithsonian dan satu lagi oleh Museum Seni Metropolitan New York.[5]

Pada tahun 1990, Playtex membeli Jogbra dari Lindahl dan para mitranya. Hal ini diikuti oleh penelitian yang dilakukan oleh Christine Haycock, seorang profesor madya bedah di University of Medicine and Dentistry of New Jersey. Ia mengukur pergerakan payudara para wanita yang berlari di atas treadmill. Dicari oleh para produsen bra karena keahliannya, ia menganjurkan penggunaan pita bawah yang lebar untuk penyangga ekstra serta tali yang kaku guna meminimalkan pantulan payudara. Renelle Braaten, seorang penata rambut dari Montana, kesulitan menahan payudaranya yang berukuran DD saat bermain bola raket dan bola voli. Karena tidak dapat menarik minat produsen bra arus utama, ia berkolaborasi dengan desainer pakaian lepas, Heidi Fisk, dan mendirikan Enell Incorporated. Setelah melalui lobi yang intens, ia berhasil meyakinkan Oprah Winfrey pada tahun 2001 untuk mencoba branya. Hal ini berujung pada ulasan yang sangat positif di majalah O: The Oprah Magazine, sebuah penampilan di The Oprah Winfrey Show pada tahun 2001, dan lonjakan pesanan yang luar biasa.[6]

Pada tahun 1999, dalam ajang Final Piala Dunia Wanita FIFA 1999 di Pasadena, California, setelah mencetak tendangan kelima dalam adu penalti yang memberi Amerika Serikat kemenangan atas Tiongkok pada pertandingan final, Brandi Chastain merayakannya secara spontan dengan melepas jerseynya dan berlutut hanya mengenakan bra olahraga. Gambar tersebut dianggap sebagai foto ikonik seorang wanita yang merayakan kemenangan atletik. Ini adalah kali pertama seorang pesepak bola wanita internasional melepas atasannya hingga memperlihatkan bra olahraganya.[7][8]

Referensi

  1. ^ a b Thomas E. Hyde, Marianne S. Gengenbach (2007). Conservative Management of Sports Injuries. Jones & Bartlett Learning. hlm. 863. ISBN 9780763732523.
  2. ^ Honderich, Holly (11 May 2022). "The 'jockstrap' that revolutionised women's sports". BBC News.
  3. ^ Zorn, Marc (2014-09-18). "When Were Sports Bras Invented". Vision Launch Media (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-12-31.
  4. ^ a b Roberts, Jacob (2017). "Women's work". Distillations. 3 (1): 6–11. Diakses tanggal 22 March 2018.
  5. ^ Dorschner, Cheryl (30 March 2005). "History-Changing Garment Born in Theater Costume Shop". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-16. PDF
  6. ^ "A History of the Sports Bra". Women's Adventure Magazine. March–April 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-02-17.
  7. ^ Jere Longman (July 5, 2003). "The Sports Bra Seen Round the World". New York Times.
  8. ^ "100 Greatest Sports Photos of All Time #14 - Brandi Chastain - Women's World Cup". Sports Illustrated. 10 July 1999. Diarsipkan dari asli tanggal 21 January 2013.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement