Boestami Sjarif
Boestami Sjarif gelar Soetan Maharadjo (lahir 15 Oktober 1907 - wafat 27 September 1981) adalah seorang hakim Indonesia yang aktif pada masa Hindia Belanda dan pendudukan Jepang. Ia diketahui terakhir menjabat sebagai hakim di Tihoo Hooin (Pengadilan Sipil) dan Keizai Hooin (Pengadilan Polisi) Serang. Sebelumnya, ia bertugas di beberapa Landraad dan sempat menjabat sebagai plaatsvervangend (hakim pengganti) di Landrechter (pengadilan untuk orang Eropa dan golongan yang dipersamakan).[1]
Kehidupan awal
Boestami Sjarif bersaudara kandung dengan Dahlan Sjarif, yang merupakan ayah dari Muhammad Alwi Dahlan. Ia merupakan keponakan dari Abdoel Rivai. Pada masa mudanya, ia aktif di Jong Sumatranen Bond (JSB) dan mengetuai cabang JSB untuk Padang.
Bustami Syarif belajar hukum di Rechtshoogeschool (Sekolah Tinggi Hukum), Jakarta dan lulus pada tahun 1935. Sebelumnya, ia menyelesaikan pendidikan dasar HIS pada 1922, MULO di Padang pada 1926, dan AMS di Yogyakarta pada 1929.[1]
Karier
Bustami Syarif memulai kariernya di bidang hukum pada 1935 sebagai pegawai di ambtenaar ter beschikking di Raad van Justitie, Jakarta (1935-1938). Berikutnya, ia bertugas di berbagai pengadilan, yakni Jakarta (1938-1939), Garut (1939-1940), Nganjuk (1940-1941), dan Serang (1941-1942). Di dua tempat terakhir, ia merangkap sebagai plaatsvervangend Landrechter.[1]
Pada masa akhir Demokrasi Liberal, Boestami Sjarif mendukung Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang berpusat di Padang, Sumatera Barat. Ia dilaporkan menboyong keluarganya ke Singapura sebelum kembali ke Padang.[2]
Kariernya setelah PRRI tidak tercatat. Ia meninggal pada 27 September 1981 dan jenazahnya dimakamkan di TPU Jeruk Purut.[3]
Kehidupan pribadi dan keluarga
Bustami Syarif menikah dengan Soesmini, anak dari Raden Otto Soerapoetra.[3] Pasangan ini memiliki sepuluh anak.[4] Anak pertama, Soesmalijah Sjarif merupakan Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Anak kedua, Sjarmilah Sjarif merupakan oseanografer perempuan pertama Indonesia.[5]
Referensi
- ^ a b c Orang Indonesia jang terkemoeka di Djawa. Gunseikanbu. 1944. hlm. 138. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Ishak, Ismuwil (1959). Hantu subversi. Gerakan Massa Melawan Intervensi Asing.
- ^ a b Makam
- ^ https://www.geni.com/people/Bustami-SYARIF/6000000195354485837
- ^ Anugrah Nontji. "Syarmilah Syarif: Wanita Oseanografer Indonesia Yang Pertama". LIPI. 18 April 2017. Diarsipkan 31 Maret 2023 di Wayback Machine.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


