Blimbingsari, Banyuwangi

Blimbingsari
Bandar Udara Banyuwangi
Bandar Udara Banyuwangi
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBanyuwangi
Pemerintahan
 • CamatTeddy Radiansyah, S.STP
Populasi
 (2024)
 • Total57.722 jiwa
Kode pos
68460 – 68461
Kode Kemendagri35.10.25 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3510121 Suntingan nilai di Wikidata
Luas67,13 km²
Desa/kelurahan10
Peta
PetaKoordinat: 8°18′53.19673″S 114°20′50.51749″E / 8.3147768694°S 114.3473659694°E / -8.3147768694; 114.3473659694

Blimbingsari adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Blimbingsari merupakan kecamatan ke-25 atau yang termuda di Banyuwangi. Kecamatan ini dibentuk oleh Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2015, tetapi baru diresmikan di awal tahun 2017. Blimbingsari merupakan pemekaran dari dua kecamatan, 8 desa berasal dari Kecamatan Rogojampi ditambah 2 desa dari Kecamatan Kabat.[1][2] Blimbingsari dikenal sebagai lokasi Bandar Udara Banyuwangi yang berstatus bandar udara internasional. Sebelumnya bandara ini diberi nama Bandar Udara Blimbingsari yang diresmikan tahun 2010.[3] Selain bandara, juga terdapat sekolah pilot bernama Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi (API). Kecamatan ini juga dikenal dengan wisata pesisirnya, salah satunya adalah Pantai Blimbingsari yang terkenal dengan kuliner ikan bakar.[4]

Geografi

Peta lokasi Kecamatan Blimbingsari

Blimbingsari adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Banyuwangi bagian tengah. Geografi Blimbingsari berupa dataran rendah yang lahannya didominasi oleh areal persawahan dan kebun kelapa. Kecamatan ini berbatasan dengan laut di sebelah timur dan di tepian laut tersebut terdapat banyak kawasan pertambakan. Blimbingsari merupakan pemekaran Kecamatan Rogojampi dan Kabat. Desa Badean dan Sukojati yang dimekarkan dari Kabat berada di utara Bandar Udara Banyuwangi, sedangkan desa lainnya berada di selatan bandara.

Batas wilayah Kecamatan Blimbingsari adalah sebagai berikut:[5]

Utara Kecamatan Kabat
Timur Selat Bali
Selatan Kecamatan Srono dan Kecamatan Muncar
Barat Kecamatan Rogojampi dan Kecamatan Kabat

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Blimbingsari terdiri dari 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Badean Krajan, Cinci, Cungkingan, Donosuko, Jatisari [5]
2 Blimbingsari Krajan, Bentengan, Pecemengan, Tegalwero [5][6]
3 Bomo Krajan, Jatisari, Kedunen [5]
4 Gintangan Krajan, Gumukagung, Kedungbaru, Kedungsari [5]
5 Kaligung Krajan, Kramatagung, Pekiwen [5]
6 Kaotan Krajan, Krasak [5]
7[a] Karangrejo Kedasri, Pendarungan, Rejosari [5]
8 Patoman Blibis, Patoman Barat, Patoman Tengah, Patoman Timur [5]
9 Sukojati Krajan, Kampung Lor, Kampung Tengah, Sengon [5]
10 Watukebo Krajan, Amerthasari, Gadog, Gepuro, Glondong, Gumukagung, Patoman [5]

Catatan

  1. ^ Karangrejo merupakan pemekaran dari Desa Kaligung, awalnya berstatus desa persiapan pada tahun 1997 dan menjadi desa definitif di tahun 2000.[7]

Sejarah

Pada tahun 2017-2025, kantor kecamatan berada di kantor Desa Blimbingsari

Blimbingsari dulunya bernama Banyualit yang merupakan salah satu pelabuhan penting di Kerajaan Blambangan. Pada tahun 1743, Pakubuwana II dari Kesultanan Mataram secara sepihak menyerahkan Blambangan ke VOC. VOC memutuskan untuk mengirim ekspedisi ke Blambangan yang dipimpin oleh E. Blanke dan berhasil menguasai Banyualit pada tahun 1767. Banyualit menjadi salah satu benteng pertahanan untuk mengukuhkan kekuasaan VOC di Blambangan. Banyualit menjadi saksi sejarah peperangan antara VOC dengan pasukan Blambangan pimpinan Wong Agung Wilis.[8]

Pasca kemerdekaan, Desa Blimbingsari menjadi bagian dari Kecamatan Rogojampi. Blimbingsari menjadi lokasi pengembangan bandara baru setelah awalnya direncanakan berada di Glenmore. Pembangunan dimulai hingga akhirnya Bandar Udara Blimbingsari diresmikan pada tahun 2010. Bandara ini kemudian berubah nama menjadi Bandar Udara Banyuwangi pada tahun 2017 dan mendapat status bandara internasional.[3] Bandara ini dicabut statusnya sehingga berubah menjadi bandara domestik pada tahun 2024, tetapi kembali mendapatkan statusnya kembali pada tahun 2025.[9]

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 8 Tahun 2015, maka dibentuk kecamatan baru bernama Kecamatan Blimbingsari. Kecamatan ini mencakup 8 desa dari Kecamatan Rogojampi dan 2 desa dari Kecamatan Kabat. Sehingga total terdapat 10 desa di kecamatan ini dengan rincian sebagai berikut:

  • Dari Kecamatan Rogojampi = Desa Blimbingsari (ibu kota kecamatan), Bomo, Gintangan, Kaligung, Kaotan, Karangrejo, Patoman, dan Watukebo
  • Dari Kecamatan Kabat = Desa Badean dan Sukojati

Ibu kota kecamatan berada di Desa Blimbingsari dengan kantor sementara berada kantor Desa Blimbingsari. Kantor kecamatan memiliki gedung sendiri pada awal tahun 2025.[10]

Tempat terkenal

Bandar Udara Banyuwangi

Referensi

  1. ^ "PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG PEMBENTUKAN KECAMATAN BLIMBINGSARI" (PDF).
  2. ^ "Banyuwangi Resmi Punya 25 Kecamatan". banyuwangikab.go.id. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. 2017-01-09.
  3. ^ a b Niklaas Andries (2024-02-18). "Sejarah Bandara Banyuwangi, Dari Glenmore Pindah ke Blimbingsari". RADAR BANYUWANGI.
  4. ^ Adetiya Prananda Putra, Ayu Purwaningtyas, Tri Ajeng Rizki Ayu Pertiwi (2021). "Destination Branding Pantai Blimbingsari sebagai Sentra Kuliner Ikan Bakar di Kabupaten Banyuwangi". Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (JSHP). 5 (1). Politeknik Negeri Balikpapan. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. ^ a b c d e f g h i j k Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Jember. 2025-02-28.
  6. ^ Syaifuddin Mahmud (2023-01-19). "Desa Blimbingsari Andalkan Wisata Pantai hingga UMKM". RADAR BANYUWANGI.
  7. ^ "KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 12 TAHUN 2000 tentang Penetapan Desa Persiapan Karangrejo Menjadi Desa Karangrejo Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi" (PDF).
  8. ^ Aji Ramawidi (2021-04-04). "BANYUALIT; Pelabuhan Internasional dan Benteng Kerajaan Balambangan". BALAMBANGAN.id.
  9. ^ Sumarsono (2025-08-22). "Bandara Banyuwangi Kembali Sandang Status Internasional". RRI.
  10. ^ "Blimbingsari Sudah Punya Kantor Kecamatan Sendiri Berlantai Dua, Menelan Biaya 1,4 Milyar". Banyuwangi 1 TV. 2025-02-17.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement