Beton berkekuatan tinggi
Beton berkekuatan tinggi (Beton KinerjaTinggi) adalah beton yang memiliki kinerja tinggi dengan mutu fc' > 60 Mpa umur 28 hari dengan benda uji silinder standar serta memiliki kelecakan dan keawetan tinggi.[1] Beton kinerja tinggi harus memenuhi kombinasi persyaratan kinerja spesifik dan keseragaman yang tidak selalu bisa dicapai ketika menggunakan bahan-bahan konvensional dalam praktik-praktik pencampuran, pengecoran dan perawatan untuk beton normal.
Beton Kinerja Tinggi biasanya dirancang untuk memenuhi paramater berupa Kriteria Daya Tahan yang melingkupi Creep, Permeabilitas terhadap Klorida, Freeze-Thaw (Ketahanan terhadap perubahan suhu ekstrem), serta penyusutan. Untuk Kriteria Kekuatan, Beton Kinerja Tinggi wajib memenuhi Modulus Elastisitas, Scaling, serta ketahanan terhadap abrasi.
Dalam prakteknya, Beton Kinerja Tinggi didapatkan dari bahan bahan baku (semen, agregat, bahan tambah kimia/bahan tambah mineral) terpilih dan metode desain campuran yang tepat untuk mencapai kinerja yang diinginkan. Pada umumnya beton kinerja tinggi menggunakan kadar sementisius yang tinggi dengan rasio semen (f.a.s) 0,4 atau kurang.[2]
Referensi
- ^ Petunjuk Teknis Pt-S08-200-C=Spesifikasi Campuran Beton Kinerja Tinggi dengan Abu Terbang-Departemen Pemukiman dan Pengembangan Wilayah Kemen PU RI
- ^ Ranastra Irawan, Rulli (2012). Beton Kinerja Tinggi, Teknologi dan Aplikasi di Indonesia. Bandung: Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Penelitian dan Pengembangan. hlm. 17–19. ISBN 978-602-8256-91-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


